Resep Roti Sisir dari Roti Tawar, Inovasi Lezat dan Ekonomis ala Rumahan

0(0)

Cari ide camilan praktis? Temukan cara inovatif membuat resep roti sisir dari roti tawar yang lembut dan enak, cocok untuk sarapan atau teman ngopi.

Diterbitkan 04 Juni 2026, 14:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Roti sisir dikenal sebagai salah satu jenis roti yang memiliki tekstur lembut dengan bentuk unik yang dapat disobek per bagian. Biasanya roti ini dibuat menggunakan adonan khusus yang memerlukan proses cukup panjang. Namun kini, roti sisir juga bisa dibuat lebih praktis dengan memanfaatkan roti tawar sebagai bahan utama. Cara ini cocok bagi siapa saja yang ingin menikmati roti lembut ala bakery tanpa perlu repot menguleni adonan dari awal.

Dengan tambahan bahan sederhana seperti susu, margarin, dan isian favorit, roti tawar bisa diolah menjadi camilan yang tampak menarik dan menggugah selera. Teksturnya tetap empuk dengan aroma harum setelah dipanggang, bahkan cocok disajikan untuk sarapan maupun teman minum teh di sore hari. Berikut resep roti sisir dari roti tawar yang praktis, ekonomis, dan mudah dibuat di rumah, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (4/6/2026). 

Resep Roti Sisir dari Roti Tawar

Bahan-Bahan:

  • 10 lembar roti tawar tanpa kulit
  • 2 butir telur
  • 200 ml susu cair
  • 3 sdm susu kental manis
  • 2 sdm gula pasir
  • 2 sdm margarin leleh
  • 1 sdt vanila
  • Keju parut secukupnya untuk topping
  • Margarin untuk olesan loyang

Cara membuat Resep Roti Sisir dari Roti Tawar

  1. Siapkan loyang loaf atau loyang persegi panjang, lalu oles tipis menggunakan margarin agar roti tidak lengket saat matang. Setelah itu, panaskan oven terlebih dahulu pada suhu sekitar 170 derajat Celsius supaya proses pemanggangan nantinya lebih merata dan roti bisa langsung mengembang cantik saat masuk oven.
  2. Ambil roti tawar tanpa kulit, lalu lipat masing-masing lembar menjadi dua bagian tanpa ditekan terlalu keras. Anda juga bisa memotong roti menjadi dua bagian terlebih dahulu sebelum disusun. Setelah itu, tata roti secara berdiri dan rapat di dalam loyang hingga memenuhi seluruh bagian loyang. Susunan yang rapat inilah yang nantinya membuat tampilan roti menjadi mirip roti sisir bakery yang bisa disobek per bagian.
  3. Dalam wadah terpisah, campurkan telur, susu cair, susu kental manis, gula pasir, margarin leleh, dan vanila. Kocok menggunakan whisk hingga semua bahan tercampur rata dan gula mulai larut. Adonan cair ini akan memberikan rasa manis lembut sekaligus membuat tekstur roti menjadi lebih empuk dan moist setelah dipanggang.
  4. Tuang adonan susu dan telur secara perlahan ke sela-sela susunan roti tawar. Pastikan cairan masuk hingga ke bagian bawah agar seluruh roti menyerap adonan dengan merata. Setelah itu, diamkan sekitar 10–15 menit supaya roti menyerap cairan lebih maksimal dan hasil akhirnya tidak kering.
  5. Setelah roti mulai menyerap adonan, taburkan keju parut secukupnya di bagian atas. Keju akan memberikan aroma gurih dan tampilan yang lebih menggugah selera setelah dipanggang. Jika suka, Anda juga bisa menambahkan sedikit gula pasir di permukaan agar hasil akhirnya lebih caramelized dan cantik.
  6. Panggang roti selama kurang lebih 20–25 menit hingga bagian atas berubah kuning keemasan dan aroma harum mulai tercium. Jika bagian atas mulai terlalu cokelat sebelum matang sempurna, tutup longgar menggunakan aluminium foil agar warnanya tetap cantik dan tidak gosong.
  7. Setelah matang, keluarkan loyang dari oven lalu segera oles permukaan roti menggunakan sedikit margarin selagi masih panas. Cara ini membantu membuat tekstur roti tetap lembut dan memberikan efek mengilap seperti roti bakery. Diamkan beberapa menit sebelum disajikan agar teksturnya lebih set dan mudah disobek per bagian.

Tips Membuat Roti Sisir dari Roti Tawar

1. Gunakan Roti Tawar yang Masih Lembut dan Fresh

Roti tawar yang masih baru akan lebih mudah menyerap adonan susu tanpa cepat hancur. Teksturnya juga tetap lembut setelah dipanggang sehingga hasil akhirnya lebih mirip roti sisir bakery. Hindari menggunakan roti yang sudah kering karena biasanya bagian pinggir mudah keras dan hasil panggangnya kurang empuk.

Selain itu, roti yang masih fresh akan lebih mudah disusun berdiri di loyang tanpa patah. Jika roti terasa terlalu tipis atau rapuh, susunan bisa mudah berubah saat disiram adonan cair. Karena itu, kualitas roti menjadi salah satu kunci penting agar hasil akhir tetap cantik dan menggugah selera.

2. Susun Roti dengan Posisi Rapat agar Bentuknya Menyatu

Ciri khas roti sisir adalah bentuknya yang menyatu dan bisa disobek satu per satu setelah matang. Karena itu, susunan roti di dalam loyang tidak boleh terlalu renggang. Saat dipanggang, roti akan mengembang sedikit sehingga posisi yang rapat membantu membentuk tampilan khas roti sisir ala bakery.

Selain membuat tampilan lebih cantik, susunan rapat juga membantu menjaga kelembapan roti selama proses pemanggangan. Uap panas akan terperangkap di sela-sela roti sehingga teksturnya tetap lembut dan tidak cepat kering meski dipanggang cukup lama.

3. Diamkan Roti Sebelum Dipanggang agar Adonan Meresap

Setelah adonan susu dituangkan, jangan langsung memanggang roti. Diamkan terlebih dahulu sekitar 10–15 menit agar cairan benar-benar meresap ke dalam roti tawar. Langkah ini penting supaya bagian tengah roti tidak terasa kering dan teksturnya menjadi lebih lembut saat disantap.

Jika langsung dipanggang, biasanya bagian atas roti cepat matang sementara bagian bawah belum menyerap adonan dengan baik. Proses perendaman singkat membantu semua bagian roti mendapatkan rasa manis dan tekstur moist secara merata.

4. Gunakan Suhu Sedang agar Permukaan Tidak Cepat Gosong

Karena menggunakan roti tawar yang sebenarnya sudah matang, proses memanggang hanya bertujuan membuat tekstur lebih lembut dan permukaan lebih kecokelatan. Gunakan suhu sedang sekitar 160–170 derajat Celsius agar roti matang perlahan tanpa membuat bagian atas cepat gosong.

Jika memakai oven tangkring, gunakan api kecil dan cek kondisi roti secara berkala. Bila warna atas mulai terlalu gelap sementara bagian tengah belum set, tutup bagian atas loyang menggunakan aluminium foil agar hasil akhirnya tetap cantik dan matang merata.

5. Oles Margarin Setelah Matang agar Lebih Harum dan Lembut

Setelah keluar dari oven, oles permukaan roti menggunakan margarin selagi masih panas. Panas dari roti akan membantu margarin meleleh sempurna dan meresap ke permukaan sehingga aroma roti menjadi lebih harum seperti roti bakery yang baru keluar dari oven.

Selain membuat aroma lebih menggoda, margarin juga membantu menjaga tekstur roti tetap lembut lebih lama. Permukaan roti akan terlihat lebih mengilap dan tidak cepat kering meski sudah didiamkan beberapa jam di suhu ruang.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Resep Roti Sisir dari Roti Tawar

1. Apakah roti tawar harus tanpa kulit?

Tidak harus, tetapi roti tawar tanpa kulit biasanya lebih mudah dibentuk dan hasilnya terlihat lebih rapi.

2. Bisakah roti sisir dibuat tanpa oven?

Bisa. Anda dapat menggunakan teflon atau oven tangkring dengan api kecil agar roti matang perlahan.

3. Berapa lama roti sisir bisa disimpan?

Roti sisir sebaiknya dikonsumsi dalam 1–2 hari agar teksturnya tetap lembut dan enak.

4. Isian apa saja yang cocok untuk roti sisir?

Keju, cokelat, selai buah, abon, hingga sosis bisa digunakan sebagai variasi isian.

5. Bagaimana agar roti sisir tetap lembut setelah dingin?

Simpan roti dalam wadah tertutup rapat setelah dingin agar kelembapannya tetap terjaga.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu