Liputan6.com, Jakarta - Setelah tampil memukau di debut Met Gala, Jisoo BLACKPINK dikabarkan berselisih dengan desainer Belgia, Benjamin Voortmans. Konflik itu terjadi karena gaun yang dipinjam untuk pemotretan belum dikembalikan tim Jisoo.
WWD melaporkan, dikutip Kamis, 7 Mei 2026, bahwa perancang label Judassime itu mengkritik musisi berusia 31 tahun tersebut awal pekan ini karena desain yang dipinjam timnya beberapa bulan lalu belum dikembalikan. Voortmans mengatakan dia awalnya menyebut namanya karena Jisoo adalah bos dari keseluruhan proyek.
"Tentu saja, saya tidak mengenal semua orang di tim. Dan tanggapannya tidak jelas selama berbulan-bulan. Banyak perancang yang terlibat," ujarnya.
Advertisement
Voortmans segera menarik kembali pernyataannya dengan sebuah unggahan video yang menjelaskan bahwa dia menyebut namanya untuk mendapatkan reaksi dari timnya dan bahwa dia 'tidak pernah bermaksud menyerangnya'. Perancang yang berbasis di Antwerp, yang memulai perusahaannya pada 2020, awalnya setuju untuk diwawancarai WWD pada Selasa, 5 Mei 2026, tetapi kemudian menolak, dengan mengatakan bahwa situasi tersebut sedang diselesaikan.
Ia mengatakan melalui Instagram bahwa ia ingin 'memperjelas bahwa saya menyukai Jisoo' dan bahwa ia tidak 'mendukung kebencian online sama sekali'. Yang dimaksudkannya adalah komentar miring yang dialamatkan sejumlah penggemar idol itu kepadanya. Voortmans memberi tahu pengikutnya bahwa tim Jisoo telah menghubunginya kembali dan 'semuanya sedang diperbaiki'.
"Jadi kami senang tentang itu. Pertama-tama, saya rasa saya tidak pernah ingin membencinya sama sekali. Saya menyukai apa yang dia lakukan dan apa yang dia perjuangkan. Saya tidak akan pernah berada di sini hanya untuk membenci seseorang dan hanya mencoba mendapatkan popularitas," ia menekankan.
Desainer Belgia Sebut Kesalahpahaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5596779/original/012246600_1778157481-063_2274801154.jpg)
Dengan 80 juta pengikut di Instagram saja, Jisoo tentu saja memiliki jutaan penggemar setia. Karena itu, lewat media sosialnya, Voortmans mengatakan, "Ini hanyalah kesalahpahaman besar antara saya atau para penggemar, secara online, saya kira.”
Reaksi negatif yang dihadapi Voortmans bukanlah kejutan bagi Susan Kresnicka, pendiri dan presiden KR&I dan divisi khusus mereka, The Fandom Institute. Ia menyebut hal yang dialami desainer itu merupakan kasus yang sangat kuat tentang kekuatan penggemar dan fandom.
"Tidak ada keraguan dalam pikiran saya, terutama akhir-akhir ini, bahwa penggemar menyadari kekuatan yang mereka miliki dan mereka akan menggunakannya untuk membela idola mereka," ucap Kresnicka.
Hubungan parasosial — pengabdian sepihak yang dimiliki penggemar terhadap selebriti dan tokoh publik lainnya — juga mendorong pengeluaran konsumen di beberapa kalangan. Selain itu, 75 persen penggemar mengatakan bahwa terlibat dalam budaya penggemar sama menyenangkannya, atau bahkan lebih menyenangkan, daripada terlibat dengan konten itu sendiri, menurut sebuah studi tahun 2025 oleh Carat US dan platform Fandom.
"Penggemar akan selalu memberikan kesempatan kedua kepada objek fandom mereka dan melihat sisi terbaik mereka, sampai Anda benar-benar dipaksa untuk menerima sesuatu yang sulit diterima," katanya.
Advertisement
Kekuatan Kolektif Fandom
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565010/original/093423300_1777007772-000_A8T337N.jpg)
Fandom Institute memperingatkan bahwa tindakan fandom atau penggemar tidak selalu dapat diprediksi. "Anda harus memahami kompleksitas, kedalaman keterikatan, dan apa arti hal-hal ini bagi orang-orang, sebelum Anda berpikir ini hanya permainan bisnis yang mudah. Anda tidak mudah memonetisasinya. Penggemar sangat menentang hal itu," ujarnya
Meskipun merek-merek ingin memonetisasi fandom, mereka perlu 'sangat berhati-hati, karena penggemar sangat sensitif terhadap komersialisasi yang berlebihan, dan terhadap kekuatan mereka yang dipertanyakan atau dibatasi', kata Kresnicka. "Jika fandom adalah bagian dari strategi Anda, jangan berpikir hanya karena Anda mendapatkan penggemar, Anda mendapatkan semua hal baik. Anda sebenarnya berbicara tentang sesuatu yang cukup rumit."
Meskipun fandom sangat beragam, fandom seperti grup K-pop atau Taylor Swift memiliki komunitas yang luas. Profesor pemasaran Universitas Emory, Michael Lewis, mengatakan pada dasarnya, fandom adalah kelompok kolektif. Karena itu, jika satu individu berselisih dengan seseorang yang merupakan bagian dari identitas penggemar dan inti dari siapa mereka, akan memicu berbagai macam refleks ancaman.
"Mereka akan merespons. Ketika Anda menambahkan media sosial, sedikit perselisihan yang menjadi viral dapat menciptakan gelombang," sambungnya.
Bagaimana Respons Jisoo BLACKPINK?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5461916/original/031453800_1767494721-jisoo_ultah.jpg)
Lewis merujuk kasus "Swifties" yang membela idolanya setelah Scooter Braun membeli Big Machine Label Group dan hak cipta lagu Taylor Swift pada 2019. Pada tahun lalu, pemenang Grammy tersebut memperoleh kembali hak atas enam album pertamanya melalui kesepakatan senilai USD 360 juta dengan Shamrock Capital.
Namun, pemain yang lebih kecil seperti perancang busana tidak memiliki dukungan finansial seperti itu. Lewis mengatakan, "Meskipun merek-merek besar cukup canggih untuk mengetahui agar tidak menginjak apa pun yang dapat menghasilkan respons akar rumput viral dari penggemar, seorang perancang busana yang bukan bagian dari kerajaan Chanel atau Louis Vuitton mungkin tidak memikirkannya sampai tuntas."
Sementara, perwakilan Jisoo belum menanggapi tudingan itu. Permintaan konfirmasi kepada Andrew Mukamal, Kim Youngjin, dan perwakilan Jeong Yun Kee, tiga penata gaya yang masing-masing pernah bekerja dengan bintang K-pop tersebut, tidak ditanggapi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561530/original/012820600_1776751519-000_36D62MX.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573800/original/091903900_1777952922-WhatsApp_Image_2026-05-05_at_10.14.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6097261/original/020683200_1778983535-BRI_17_mei_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5461916/original/031453800_1767494721-jisoo_ultah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573798/original/060138700_1777952922-WhatsApp_Image_2026-05-05_at_10.25.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573883/original/046105200_1777955295-063_2274554238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565009/original/043094400_1777007772-000_A8T338Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561530/original/012820600_1776751519-000_36D62MX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3392990/original/024354600_1614845874-068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5524047/original/021440900_1772886782-Boyfriend_on_demand.jpeg)