Liputan6.com, Jakarta - Lengkuas dikenal sebagai salah satu rempah penting yang bahkan dimanfaakan sejak Abad Pertengahan. Saat itu, akar beraroma tajam ini menjadi komoditas bernilai tinggi dan diperdagangkan dari wilayah asalnya, seperti Indonesia dan Tiongkok, hingga ke Eropa.
Popularitas lengkuas di Barat sempat menurun. Namun kini, rempah ini kembali dikenal luas berkat penggunaannya dalam berbagai masakan Asia, terutama dari Asia Tenggara.
Melansir Epic Garden, Rabu, 6 Mei 2026, di Indonesia, lengkuas bukanlah bahan asing. Rempah ini kerap digunakan dalam berbagai masakan tradisional, seperti rendang, soto, hingga aneka tumisan. Meski mudah ditemukan di pasar, menanam lengkuas sendiri di rumah bisa menjadi pilihan praktis, terutama karena tanaman ini relatif mudah dibudidayakan.
Advertisement
Lengkuas termasuk dalam keluarga jahe (Zingiberaceae) dan tumbuh dari rimpang yang ditanam di dalam tanah. Tanaman ini bersifat tahunan dan tidak memerlukan perawatan yang rumit, sehingga cocok untuk pemula. Selain bermanfaat sebagai bumbu dapur, lengkuas juga dapat mempercantik halaman rumah dengan tampilan daunnya yang rimbun dan bernuansa tropis.
Secara umum, lengkuas memiliki dua jenis utama, yaitu lengkuas besar (Alpinia galanga) dan lengkuas kecil (Alpinia officinarum). Lengkuas besar merupakan jenis yang paling umum digunakan dalam masakan karena ukurannya yang lebih besar dan aromanya yang khas. Tanaman ini dapat tumbuh hingga sekitar 1,5–2 meter di iklim tropis.
Sementara, lengkuas kecil berukuran lebih pendek dengan rasa yang lebih kuat dan sering dimanfaatkan untuk keperluan herbal atau pengobatan tradisional.
Â
Cara Menanam Lengkuas yang Tepat untuk Hasil Optimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579779/original/062477100_1778074192-IMG-20260506-WA0048.jpg)
Lengkuas membutuhkan tanah yang lembap, gembur, dan memiliki drainase baik agar akar tidak membusuk. Penanaman dilakukan menggunakan rimpang yang sehat. Sebelum ditanam, pastikan media tanam tidak tergenang air. Di Indonesia, lengkuas bisa ditanam sepanjang tahun, namun waktu ideal adalah saat awal musim hujan agar tanaman mendapatkan cukup air secara alami.
Untuk mempercepat pertumbuhan, rimpang bisa disemai terlebih dahulu. Caranya, letakkan rimpang di tanah yang lembap dan mudah mengalirkan air, lalu tutup dengan lapisan tanah tipis. Dalam beberapa waktu, tunas akan mulai muncul dari titik-titik mata pada rimpang.
Lengkuas dapat ditanam di berbagai media, mulai dari tanah langsung, bedengan, hingga pot. Namun, perlu diingat bahwa tanaman ini membutuhkan waktu cukup lama untuk dipanen, sekitar 10–12 bulan. Setiap rimpang sebaiknya ditanam dengan jarak sekitar 30 cm agar tanaman memiliki ruang untuk berkembang, mengingat lengkuas akan tumbuh cukup besar dan rimbun.
Advertisement
Kebutuhan Sinar Matahari untuk Lengkuas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579780/original/021376100_1778074194-IMG-20260506-WA0051.jpg)
Setelah tunas tumbuh, pindahkan tanaman ke lahan terbuka atau pot yang lebih besar. Pilih lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh agar pertumbuhan maksimal.Â
Namun, pada kondisi cuaca yang sangat panas, terutama saat musim kemarau, tanaman terutama yang masih muda perlu mendapat perhatian lebih. Penyiraman dapat dilakukan lebih rutin untuk menjaga kelembapan tanah.
Selain itu, naungan sementara di sore hari juga bisa membantu melindungi tanaman dari paparan panas berlebih. Dengan pencahayaan yang cukup dan perawatan sederhana, lengkuas dapat tumbuh subur dan berkembang dengan baik.
Selain itu, tanaman lengkuas dapat tumbuh tinggi hingga sekitar 1,5–2 meter. Pastikan penempatannya tidak menghalangi tanaman lain dari sinar matahari.
Kebutuhan Air dan Media Tanam Lengkuas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579781/original/019124400_1778074196-IMG-20260506-WA0049.jpg)
Lengkuas membutuhkan asupan air yang cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan. Penyiraman sebaiknya dilakukan secara rutin dan merata agar akar dapat berkembang dengan kuat. Setelah tanaman mulai tumbuh stabil, kebutuhan air akan berkurang dan penyiraman cukup dilakukan untuk menjaga kelembapan tanah.
Sebagai tanaman tropis, lengkuas menyukai kondisi lingkungan yang lembap. Namun, penting untuk memastikan tanah tidak terlalu basah atau tergenang air karena dapat menyebabkan akar membusuk. Karena itu, penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca dan media tanam.
Dari segi tanah, lengkuas membutuhkan media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik. Campuran tanah kebun dengan bahan organik seperti kompos sangat dianjurkan karena mampu menjaga keseimbangan antara kelembapan dan aliran air. Selain itu, penambahan mulsa secara berkala juga dapat membantu mempertahankan kelembapan tanah sekaligus menjaga kesuburan.
Â
Advertisement
Pemupukan dan Perawatan Tanaman Lengkuas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579782/original/081066600_1778074197-IMG-20260506-WA0050.jpg)
Agar tumbuh optimal, tanaman lengkuas perlu diberi pupuk secara rutin. Gunakan pupuk seimbang, seperti pupuk cair, yang dapat diaplikasikan sekitar sebulan sekali. Pemupukan ini membantu menjaga kesuburan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan daun dan rimpang. Jika daun mulai terlihat layu, selain pemberian pupuk, penyiraman juga perlu ditingkatkan untuk menjaga kondisi tanaman tetap sehat.
Selain pemupukan, perawatan rutin juga penting dilakukan. Pangkas daun yang sudah mengering atau berwarna cokelat, serta buang tangkai bunga yang layu menggunakan alat yang bersih. Langkah ini bertujuan untuk menjaga tanaman tetap rapi dan mendorong pertumbuhan bagian yang baru.
Lengkuas akan terus menghasilkan tunas baru selama dirawat dengan baik. Namun, jika daun mulai menguning, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah, seperti kekurangan air atau kondisi tanah yang kurang optimal. Oleh karena itu, penting untuk rutin memantau kondisi tanaman agar pertumbuhannya tetap terjaga.
Cara Panen dan Penyimpanan Lengkuas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579783/original/084382300_1778074197-IMG-20260506-WA0043.jpg)
Lengkuas dapat dipanen dengan dua cara, yaitu mencabut seluruh tanaman atau mengambil sebagian rimpang sesuai kebutuhan. Jika ingin panen dalam jumlah besar, gunakan alat seperti garpu tanah untuk mengangkat rimpang dari dalam tanah secara hati-hati agar tidak patah. Setelah diangkat, bersihkan tanah yang menempel, potong akar kecil yang berserat, serta pisahkan batangnya.
Jika ingin panen bertahap, Anda bisa mengambil sebagian rimpang saja. Caranya dengan menggali sedikit di sekitar pangkal tanaman, lalu memotong rimpang yang dibutuhkan menggunakan pisau bersih. Setelah itu, tutup kembali tanahnya agar tanaman tetap bisa tumbuh dan menghasilkan rimpang baru. Metode ini memungkinkan panen berkelanjutan tanpa harus mencabut seluruh tanaman.
Untuk penyimpanan, lengkuas segar dapat bertahan beberapa minggu jika disimpan dalam wadah tertutup di lemari es. Agar tidak cepat kering, bungkus rimpang dengan kain lembap sebelum disimpan. Selain itu, lengkuas juga bisa dibekukan untuk memperpanjang masa simpan.
Jika ingin disimpan lebih lama, lengkuas dapat dikeringkan lalu dihaluskan menjadi bubuk. Simpan dalam wadah kedap udara agar kualitasnya tetap terjaga. Lengkuas kering memiliki rasa yang lebih kuat dibandingkan versi segarnya, sehingga penggunaannya dalam masakan perlu disesuaikan.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3921080/original/2o3OEwtehY1uSC1zHUtSaeFQ17FQlJhtM2XPzUeU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2943029/original/048378900_1571391266-shutterstock_1172895052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028216/original/059069000_1732870090-logo_piala_dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471172/original/087617600_1782374206-IMG-20260625-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8457758/original/088070200_1782356368-Foto_9__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459003/original/031327800_1782358123-rose_x_puma.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474545/original/072821600_1768484569-WhatsApp_Image_2026-01-14_at_21.42.52__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4053699/original/004680000_1655281227-pexels-dario-fernandez-ruz-6827322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8454689/original/007647400_1782352509-000_B83H84H.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8453234/original/091827400_1782350352-museum_passport.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572010/original/042144500_1777728401-IMG-20260502-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264098/original/080012200_1782091012-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_07.29.36.jpeg)