Rahasia Cara Membuat Ketupat yang Enak dan Gurih, Pulen Tahan Lama untuk Sajian Lebaran

Ketahui cara membuat ketupat yang enak dan gurih dengan panduan lengkap ini, mulai dari pemilihan beras hingga teknik perebusan agar hasilnya pulen, padat, dan

Diterbitkan 19 Maret 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketupat merupakan hidangan khas yang selalu hadir saat perayaan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap cara membuat ketupat yang enak dan gurih agar hasilnya pulen, tidak cepat basi, dan cocok disajikan bersama berbagai lauk favorit keluarga.

Menurut TasteAtlas, ketupat adalah olahan nasi unik dari Asia yang dimasak dalam anyaman daun kelapa atau pandan. Bentuknya yang khas menyerupai kotak kecil dengan tekstur padat membuatnya mudah dipotong dan disajikan bersama berbagai hidangan seperti rendang, kari, hingga saus kacang.

Selain menjadi makanan, ketupat juga memiliki makna simbolis yang kuat, terutama di masyarakat Indonesia. Anyaman janur melambangkan perjalanan hidup manusia yang penuh kesalahan, sementara isi nasi putih di dalamnya mencerminkan kesucian dan harapan akan ampunan setelah menjalani ibadah Ramadan. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (19/3/2026).

Resep dan Cara Membuat Ketupat yang Enak dan Gurih

Membuat ketupat memang terlihat sederhana, tetapi membutuhkan teknik yang tepat agar hasilnya sempurna. Berikut resep lengkap yang bisa Anda coba di rumah.

Bahan-bahan:

  • 500 gram beras putih berkualitas
  • 10–12 buah kulit ketupat dari janur
  • 1 sendok teh garam
  • Air secukupnya untuk merebus

Cara Membuat Ketupat yang Enak dan Gurih:

  1. Cuci daun kelapa (janur) hingga bersih. Pilih janur yang masih muda dan lentur agar mudah dianyam. Bentuk anyaman hingga menjadi kantong ketupat yang rapat.
  2. Cuci beras hingga airnya jernih, lalu rendam selama kurang lebih 30 menit. Proses ini membantu menghasilkan tekstur ketupat yang lebih pulen.
  3. Masukkan beras ke dalam anyaman ketupat hingga setengah atau maksimal dua pertiga bagian. Jangan terlalu penuh karena beras akan mengembang saat dimasak.
  4. Susun ketupat dalam panci besar, lalu tuangkan air hingga seluruh ketupat terendam. Rebus dengan api besar selama 30 menit, kemudian kecilkan api dan lanjutkan memasak selama 2–3 jam hingga matang sempurna.
  5. Setelah matang, angkat ketupat dan tiriskan. Gantung ketupat agar air benar-benar keluar dan teksturnya menjadi lebih padat serta tidak mudah basi.

Tips Agar Ketupat Pulen dan Tidak Cepat Basi

Agar hasil dari cara membuat ketupat yang enak dan gurih benar-benar maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Gunakan beras berkualitas dengan tekstur pulen
  • Pilih janur yang masih segar dan tidak kering
  • Jangan mengisi ketupat terlalu penuh
  • Pastikan ketupat selalu terendam air saat direbus
  • Gantung ketupat setelah matang agar tidak lembap

Teknik sederhana ini sangat berpengaruh terhadap rasa dan daya tahan ketupat.

Kenapa Ketupat Selalu Identik dengan Lebaran?

Ketupat bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi budaya. Di Pulau Jawa, ketupat sering dikaitkan dengan filosofi “ngaku lepat” atau mengakui kesalahan. Hal ini menjadikan ketupat sebagai simbol saling memaafkan saat Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, ketupat juga praktis disajikan untuk tamu karena mudah dipotong dan cocok dipadukan dengan berbagai lauk.

Makanan yang Cocok Disajikan dengan Ketupat

Ketupat dikenal sebagai makanan yang fleksibel dan mudah dipadukan dengan berbagai hidangan Nusantara. Teksturnya yang padat namun lembut serta rasanya yang netral membuat ketupat mampu menyerap kuah dan bumbu dari lauk pendamping dengan sangat baik. Inilah alasan mengapa ketupat hampir selalu hadir bersama aneka masakan kaya rempah, terutama saat momen Lebaran. Perpaduan ini tidak hanya soal rasa, tetapi juga menciptakan harmoni antara gurih, manis, pedas, dan segar dalam satu sajian.

Berikut ulasan yang lebih lengkap mengenai berbagai hidangan yang paling cocok disajikan bersama ketupat:

1. Opor Ayam

Opor ayam bisa dibilang sebagai pasangan paling ikonik untuk ketupat. Hidangan ini memiliki kuah santan berwarna kekuningan yang kaya akan rempah seperti kunyit, serai, lengkuas, dan daun salam. Daging ayam yang dimasak lama menjadi sangat empuk dan mudah terlepas dari tulangnya.

Ketika disajikan bersama ketupat, kuah opor akan meresap ke dalam potongan ketupat, menciptakan sensasi gurih yang lembut di setiap gigitan. Ketupat juga berfungsi sebagai penyeimbang rasa santan yang cenderung berat, sehingga hidangan terasa lebih ringan dan tidak enek. Biasanya, opor ayam juga dilengkapi dengan taburan bawang goreng dan sambal untuk menambah cita rasa.

2. Rendang

Rendang merupakan salah satu hidangan khas Indonesia yang terkenal hingga mancanegara. Daging sapi dimasak dalam waktu lama dengan santan dan campuran rempah seperti cabai, bawang, jahe, lengkuas, dan daun kunyit hingga menghasilkan tekstur empuk dan rasa yang sangat kaya.

Ketupat menjadi pelengkap sempurna untuk rendang karena mampu menyeimbangkan intensitas rasa yang kuat. Saat potongan ketupat dipadukan dengan rendang, rasa gurih, pedas, dan sedikit manis akan terasa lebih harmonis. Selain itu, ketupat juga membantu “menyerap” minyak dan bumbu rendang, sehingga setiap suapan terasa lebih nikmat dan tidak terlalu berat.

3. Sambal Goreng Ati

Sambal goreng ati menghadirkan rasa pedas dan gurih yang khas dari perpaduan hati ayam atau sapi dengan bumbu cabai, bawang, dan santan. Teksturnya yang sedikit kering namun berbumbu kuat membuat hidangan ini sangat cocok menjadi pelengkap ketupat.

Ketupat berperan sebagai penetral rasa pedas dari sambal goreng ati. Saat disantap bersama, rasa pedas yang menggigit akan terasa lebih seimbang karena adanya tekstur lembut dari ketupat. Hidangan ini juga sering ditambahkan kentang goreng untuk memberikan variasi tekstur yang lebih menarik.

4. Sayur Godog (Labu Siam)

Sayur godog adalah hidangan berkuah santan yang biasanya menggunakan labu siam atau pepaya muda sebagai bahan utama. Rasanya gurih dengan sentuhan pedas ringan, dan sering dilengkapi dengan tempe, kacang panjang, atau petai.

Ketupat sangat cocok dipadukan dengan sayur godog karena mampu menyerap kuah santan yang kaya rasa. Perpaduan ini menghasilkan cita rasa yang lembut namun tetap kompleks. Dalam tradisi Betawi, kombinasi ketupat dan sayur godog hampir tidak pernah absen saat perayaan Lebaran.

5. Soto Ayam

Jika Anda ingin sajian yang lebih ringan dan segar, soto ayam adalah pilihan yang tepat. Kuahnya yang bening atau sedikit kekuningan memiliki rasa gurih segar dari kaldu ayam, dilengkapi dengan suwiran ayam, soun, dan berbagai pelengkap seperti daun bawang dan jeruk nipis.

Ketupat yang dipotong kecil-kecil dapat menggantikan nasi dalam soto ayam. Teksturnya yang kenyal membuat pengalaman makan menjadi lebih unik. Selain itu, ketupat juga menyerap kuah soto dengan baik, sehingga setiap suapan terasa lebih kaya rasa.

6. Semur Telur dan Tahu

Semur telur dan tahu menawarkan cita rasa yang berbeda dibandingkan hidangan lainnya. Dengan dominasi rasa manis gurih dari kecap dan rempah, semur menjadi pilihan yang cocok bagi Anda yang ingin variasi tanpa santan.

Ketupat yang netral sangat cocok dipadukan dengan semur karena dapat menyeimbangkan rasa manisnya. Tekstur tahu yang lembut dan telur yang kenyal juga berpadu harmonis dengan ketupat, menciptakan hidangan sederhana namun tetap lezat.

7. Dendeng Balado

Dendeng balado terbuat dari irisan tipis daging sapi yang digoreng kering, kemudian dilumuri sambal balado yang pedas dan sedikit manis. Teksturnya yang renyah di luar namun tetap empuk di dalam memberikan sensasi berbeda saat dimakan.

Ketupat menjadi pelengkap yang ideal karena mampu meredam rasa pedas dari sambal balado. Kombinasi ini menciptakan keseimbangan antara tekstur renyah, lembut, dan rasa pedas gurih yang menggugah selera.

 

 

FAQ Seputar Ketupat

1. Berapa lama ketupat harus direbus?

Ketupat biasanya direbus selama 2–3 jam setelah proses awal 30 menit dengan api besar agar matang sempurna.

2. Kenapa ketupat saya keras?

Kemungkinan beras terlalu sedikit atau waktu perebusan kurang lama.

3. Bagaimana agar ketupat tidak cepat basi?

Pastikan ketupat benar-benar tiris setelah direbus dan simpan di tempat sejuk.

4. Apakah bisa memasak ketupat dengan santan?

Bisa, sebagian orang merebus ketupat dengan campuran santan untuk rasa lebih gurih.

5. Berapa lama ketupat bisa disimpan?

Ketupat biasanya tahan 1–2 hari pada suhu ruang, atau lebih lama jika disimpan di kulkas.