Liputan6.com, Jakarta - Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya bahan pangan alami dan bebas gluten, tepung pisang hadir sebagai alternatif yang menjanjikan. Sebagai informasi, melansir laporan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Kementerian Pertanian/BSIP Jawa Tengah di laman resminya, satu cara memperpanjang umur simpan pisang adalah dengan pengolahan buah pisang menjadi tepung pisang. Tepung pisang merupakan hasil penggilingan buah pisang kering (chips pisang).Â
Pisang sendiri memang dikenal sebagai buah klimakterik yang mengalami laju respirasi setelah dipanen, sehingga mudah rusak. Karena itulah, selain dijadikan sebagai bahan membuat beragam makanan, pisang juga bisa diolah menjadi tepung.
Pemanfaatan tepung pisang sangat beragam dalam dunia kuliner. Tepung ini dapat digunakan sebagai bahan pembuatan cookies, makanan bayi, sereal sarapan, kue, lasagna roll, dan tepung pisang roll (pisaroll). Tepung pisang juga merupakan alternatif yang sangat baik untuk mensubstitusi tepung terigu pada berbagai produk olahan, terutama bagi mereka yang menghindari gluten. Di bawah ini akan dipaparkan secara lengkap cara membuat tepung pisang.
Advertisement
Kandungan Nutrisi Tepung Pisang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5201337/original/054263600_1745817191-Tepung_Serbaguna.jpg)
Secara nutrisi, tepung pisang, khususnya yang berasal dari pisang hijau, memiliki kandungan karbohidrat kompleks yang memberikan energi secara bertahap. Tepung pisang juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral esensial, termasuk vitamin B6, vitamin C, dan magnesium. Vitamin B6 berperan penting dalam mendukung perkembangan otak dan sistem saraf, sementara vitamin C mendukung kekebalan tubuh, dan magnesium vital untuk kesehatan tulang serta otot.
Sebagai superfood baru, manfaat tepung pisang hijau tidak hanya terbatas pada menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, tetapi juga mendukung program penurunan berat badan dan mengurangi nafsu makan. Tepung pisang sarat akan pati resisten dan serat probiotik yang meningkatkan kesehatan usus dan membantu membakar lemak di perut, menjadikannya sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Kandungan serat makanan, vitamin, dan mineral yang kaya menjadikan tepung pisang serbaguna untuk digunakan dalam berbagai resep dan aplikasi kuliner, serta sempurna untuk membuat pancake, roti, dan mengentalkan sup.
Advertisement
Bahan dan Alat untuk Membuat Tepung Pisang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4767669/original/024284400_1709993887-anastasia-eremina-VI2rIoZUrks-unsplash.jpg)
Berikut adalah daftar bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat tepung pisang, dilansir dari hortikultura.pertanian.go.id, Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian Kementerian Pertanian, serta laporan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Kementerian Pertanian/BSIP Jawa Tengah di laman resminya.
Bahan dan Alat:
- Buah pisang yang masih mentah tetapi sudah cukup tua (mengkal) seperti jenis nangka, jantan, kepok.
- larutan asam sitrat 0.5 (5g asam sitrat dilarutkan dalam 1 liter air).
- Mesin pengering
- Wadah/baskom
- Pengayak
- Pisau
- Dandang
Cara Membuat:
- Panen dan Persiapan Awal: Lakukan pemotongan tandan pisang dari tanaman, lalu pisahkan pisang dari sisirnya, dan kemudian pisahkan setiap buah pisang.
- Pencucian: Cuci pisang di air mengalir sampai bersih.
- Pengukusan Buah Pisang: Kukus buah pisang selama 10 menit. Pengukusan ini tidak hanya membantu mengurangi getah, tetapi juga memperbaiki warna tepung yang akan dihasilkan.
- Pengupasan dan Perendaman Awal: Â Setelah dikukus, kupas kulit buah pisang. Segera pindahkan buah pisang yang sudah dikupas pada larutan asam 0,5 persen untuk mencegah oksidasi.
- Pengirisan dan Perendaman Lanjut: Iris bulat tipis buah pisang menggunakan alat pengiris (manual atau listrik). Setelah diiris, rendam irisan buah pisang dalam larutan asam sitrat 0,5 persen selama 30 menit. Perendaman ini sangat penting untuk mencegah pencokelatan (browning) pada pisang.
- Penirisan dan Pengeringan: Tiriskan irisan pisang setelah perendaman. Kemudian, hamparkan irisan buah pisang pada alas penjemuran. Keringkan irisan buah pisang dalam mesin pengering/oven pada suhu 50-60 derajat Celcius selama 8-10 jam hingga kadar air kurang dari 10 persen. Bisa juga dijemur dalam sinar matahari selama 4-5 hari.ayakan 80 mesh menjadi tepung pisang.Â
- Tepung pisang siap diolah menjadi berbagai makanan sehat.
Tips Agar Tepung Pisang Berkualitas Tinggi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4028933/original/005013400_1653055495-front-close-view-white-flour-with-wooden-spoon-inside-outside-brown-bowl-gray-background.jpg)
Untuk menghasilkan tepung pisang dengan kualitas terbaik, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan dalam setiap tahapan Cara Membuat Tepung Pisang. Perhatian terhadap detail ini akan memastikan produk akhir Anda memiliki karakteristik yang diinginkan, baik dari segi warna, tekstur, maupun kandungan nutrisi.
Pertama, perhatikan pemilihan jenis dan tingkat kematangan pisang. Pilih pisang yang masih mentah atau mengkal, namun sudah cukup tua. Pisang yang matang tidak cocok diolah menjadi tepung karena kandungan patinya sudah berubah menjadi gula. Jenis pisang plantain (pisang olahan) seperti pisang kepok, tanduk, dan nangka sangat direkomendasikan karena memiliki kadar pati yang lebih tinggi dan kadar gula yang lebih rendah dibandingkan pisang meja. Pisang kepok dikenal menghasilkan tepung berwarna putih dan menarik, sementara pisang nangka memberikan nilai rendemen terbaik.
Kedua, perendaman yang tepat sangat krusial. Perendaman irisan pisang dalam larutan asam sitrat 0,5% selama 30-120 menit berfungsi untuk mencegah reaksi pencoklatan (browning) yang disebabkan oleh oksidasi, sehingga warna tepung yang dihasilkan lebih cerah dan menarik. Selain itu, pengukusan (blanching) optimal selama 10 menit sebelum pengupasan dan pengirisan dapat mengurangi getah dan menghambat aktivitas enzim penyebab perubahan warna, sehingga memperbaiki kualitas warna tepung.
Ketiga, pengeringan yang efisien sangat mempengaruhi kadar air dan kualitas tepung. Pengeringan harus dilakukan hingga kadar air pisang kurang dari 10-12% untuk memastikan daya simpan yang lama dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Penggunaan mesin pengering dengan suhu terkontrol (misalnya 50-60°C selama 8-10 jam) lebih disarankan dibandingkan penjemuran matahari langsung, karena dapat menghasilkan tepung dengan kadar air yang lebih konsisten dan higienis. Pengeringan yang cepat dan tepat juga dapat menghasilkan tepung pisang dengan sifat fisik dan kimia yang baik.
Terakhir, setelah kering, irisan pisang harus digiling hingga menjadi bubuk halus. Kemudian, ayak tepung menggunakan pengayak 80 mesh untuk mendapatkan tekstur tepung yang seragam dan bebas gumpalan, karena kehalusan tepung akan mempengaruhi tekstur produk olahan. Simpan tepung pisang dalam wadah kedap udara, seperti kantong plastik tebal yang dimasukkan ke dalam kaleng tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Penyimpanan yang tepat akan menjaga kualitas tepung dan memperpanjang masa simpannya.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Tepung Pisang
1. Apa manfaat utama dari tepung pisang?
Tepung pisang memiliki daya tahan simpan yang lama, mudah diolah menjadi berbagai makanan, gampang dicerna, serta kaya akan pati resisten, serat, vitamin B6, vitamin C, dan magnesium yang baik untuk pencernaan, kekebalan tubuh, dan energi.
2. Jenis pisang seperti apa yang paling cocok untuk membuat tepung pisang?
Pisang yang paling cocok adalah pisang yang masih mentah atau mengkal, namun sudah cukup tua, terutama jenis plantain seperti pisang kepok, tanduk, atau nangka, karena memiliki kadar pati tinggi dan kadar gula rendah.
3. Mengapa perendaman dalam larutan asam sitrat penting dalam proses pembuatan tepung pisang?
Perendaman dalam larutan asam sitrat penting untuk mencegah reaksi pencoklatan (browning) pada irisan pisang akibat oksidasi, sehingga menghasilkan tepung dengan warna yang lebih cerah dan menarik.
4. Bagaimana cara memastikan tepung pisang yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik?
Kualitas tepung pisang dapat dipastikan dengan memilih jenis pisang yang tepat, melakukan perendaman asam sitrat yang optimal, mengukus pisang, mengeringkan hingga kadar air rendah (kurang dari 10-12%), menggiling dan mengayak hingga halus, serta menyimpan dalam wadah kedap udara.
5. Selain untuk kue dan makanan bayi, apa saja kegunaan lain dari tepung pisang?
Tepung pisang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan cookies, sereal sarapan, lasagna roll, tepung pisang roll, serta sebagai alternatif pengganti tepung terigu dalam berbagai resep.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517495/original/086248800_1772430399-unnamed__67_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298921/original/012469200_1784186973-IMG_5806__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5029976/original/069564300_1732949914-Screenshot_2024-11-30_135440.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292471/original/054670300_1783597457-Ketua_Dewan_Komisioner_OJK_Friderica_Widyasari_Dewi-9_Juli_2026h.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300603/original/073511800_1784360605-WhatsApp_Image_2026-07-18_at_14.23.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4952835/original/011420500_1727255800-WhatsApp_Image_2024-09-25_at_10.20.23__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4605689/original/026232600_1696934526-Main_Image_Must.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298746/original/090073100_1784180863-1000125867.jpg)