Kontestan Miss World Chile 2025 Guncang Panggung Semifinal dengan Aksi Death Metal

Ignacia Fernández membuat kejutan besar di babak semifinal Miss World Chile 2025 dengan menampilkan scream vokal death metal bersama gitaris Carlos Palma Morán.

Diterbitkan 09 November 2025, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dunia kontes kecantikan seringkali dikaitkan dengan citra anggun, gaun malam berkilauan, dan penampilan bakat yang cenderung klasik, seperti menyanyi balada atau menari. Namun, pada Miss World Chile 2025, Ignacia Fernández meruntuhkan stereotipe itu dengan menampilkan pertunjukan tak biasa, musik Death Metal.

Melansir People, Sabtu, 8 November 2025, model berusia 27 tahun yang mewakili Las Condes itu membuat kejutan besar di babak semifinal hingga mencuri perhatian global. Bukan membawakan lagu pop mainstream atau opera, ia menunjukkan scream vokal death metal yang menggelegar di atas panggung.

"Metal telah menjadi bagian mendasar dari siapa saya sebagai pribadi dan hidup saya: perlindungan, sumber kekuatan dan tujuan. Mampu mengekspresikan itu di atas panggung @misschilemundo dan @chilevision Itu adalah kesempatan yang sangat saya hargai," tulisnya dalam keterangan Instagram Rabu, 5 November 2025.

Bersama dengan gitarisnya, Carlos Palma Morán, ia beraksi energik dan bersemangat khas vokalis death metal. Bedanya, alih-alih mengenakan kostum ketat berbahan kulit, ia tampil lengkap dengan gaun feminin, riasan wajah penuh, dan selempang yang menandakan sebagai kontestan ajang kecantikan.

Ia membuktikan bahwa kontes kecantikan adalah platform untuk menampilkan segala aspek diri, termasuk yang paling tidak konvensional. Ia menambahkan, "Itu adalah pengalaman hebat untuk mendobrak hambatan di televisi siaran, untuk menginspirasi, untuk jujur pada diri saya sendiri, dan untuk menunjukkan bahwa kita tidak perlu takut pada prasangka orang lain."

Otentisitas di Tengah Kilauan Panggung, Pesan Kuat dari Seorang Metal Queen

 

Dengan penampilannya, Ignacia secara elegan namun tegas menyanggah stereotip lama tentang apa yang "feminin" atau "layak" ditampilkan di panggung ratu kecantikan. Ia juga tak lupa berterima kasih kepada bandnya, Decessus, yang didirikannya. Nama bandnya bermakna mendalam, yang dalam bahasa Inggris secara kasar diterjemahkan menjadi "kepergian" atau "kematian”.

Ignacia menggunakan panggung Miss World sebagai kanvas untuk mendefinisikan kembali kecantikan dan bakat. Ia menunjukkan bahwa seseorang dapat menjadi ratu kecantikan yang melambangkan keanggunan, poise, dan kecerdasan sekaligus menjadi musisi metal yang fierce dan bersemangat.

Ia tidak perlu memilih salah satu identitas, tetapi merayakan keduanya. Dengan bangga, ia menutup penampilan dengan ucapan terima kasih. "Terima kasih kepada semua orang yang telah menunjukkan dukungan mereka dan kepada semua orang yang telah bergabung dengan saya,” pungkasnya.

Aksi Mendobrak Norma

Aksi Ignacia Fernández yang viral dengan cepat membantunya mengumpulkan gelombang penggemar baru dari berbagai penjuru dunia. Respons publik di kolom komentar media sosialnya menunjukkan betapa banyak orang yang merasa terhubung dan terinspirasi oleh keberaniannya.

Orang-orang berbondong-bondong untuk menyemangatinya dan memuji keberaniannya dalam mendobrak norma. "Ini membuatku sangat bahagia!!" tulis salah satu penggemar, menambahkan emoji hati hitam sebagai simbol dukungan.

Komentar lain yang paling banyak disoroti berbunyi, "Sangat menginspirasi melihat seorang gadis metal di dunia kontes!" Penggemar lain dengan penuh semangat menyatakan, "Saya sangat bangga bahwa seseorang akhirnya mematahkan stereotipe yang terbentuk sebelumnya tentang apa yang feminin 🖤🔥🔥 Dewi Metal ini benar-benar mewakili saya!"

 

Tarik Dukungan Internasional

 

Dukungan ini meluas hingga ke luar batas negara Chile. Salah satu komentator dari Kolombia bahkan menyatakan bahwa aksi Ignacia membuatnya mengganti dukungan untuk negara asalnya, "Saya sudah melihat di video lain bahwa seluruh Amerika Latin ingin Anda menang, saya Kolombia dan Anda memiliki suara saya."

Organisasi Miss World Chile juga mencantumkan cuplikan penampilan death metal ini dalam video promo Instagram mereka pada Kamis, 6 November 2025. Sebanyak 20 finalis tersisa di babak semifinal, menurut unggahan tersebut. Pada Minggu, 9 November 2025, para kontestan akan sekali lagi bersaing untuk memutuskan 'kandidat mana yang akan menjadi perwakilan Chili dalam kontes kecantikan terpenting di dunia', kata organisasi itu.