Liputan6.com, Jakarta - Dunia kuliner modern semakin berani berinovasi, salah satunya dengan menghadirkan emas yang bisa dimakan sebagai hiasan hidangan. Bahan berharga ini tidak hanya menambah kemewahan visual, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan dan fungsinya dalam makanan.Â
Penggunaan emas dalam makanan bukanlah hal baru, namun popularitasnya meningkat pesat seiring tren gastronomi yang mengedepankan estetika. Lantas, apa sebenarnya emas yang bisa dimakan itu? Bagaimana para koki menggunakannya, dan yang terpenting, apakah aman untuk dikonsumsi?
Melansir Times of India, Kamis, 23 Oktober 2025, emas yang bisa dimakan adalah emas murni yang telah diproses sedemikian rupa sehingga aman untuk dikonsumsi manusia. Logam ini tidak memiliki rasa atau tekstur khas, sehingga tidak akan memengaruhi cita rasa asli dari hidangan yang dihiasnya.
Advertisement
Untuk dapat dikategorikan sebagai emas yang bisa dimakan, logam ini harus memiliki tingkat kemurnian yang sangat tinggi, yakni antara 22 hingga 24 karat. Kemurnian ini memastikan bahwa emas tersebut bebas dari campuran logam lain yang mungkin berbahaya jika tertelan, menjadikannya tidak bereaksi dengan bahan kimia di dalam tubuh.
Sifat tidak bereaksi ini merupakan kunci utama mengapa emas yang bisa dimakan aman. Emas tidak akan dicerna atau diserap sistem pencernaan. Sebaliknya, bahan itu akan melewati tubuh tanpa mengalami perubahan kimiawi, sehingga tidak menimbulkan efek samping yang merugikan bagi kesehatan.
Alasan Koki Menggunakan Emas yang Bisa Dimakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2766764/original/093151600_1554115987-20190401-Burger-Raksasa-Sambut-Kaisar-Baru-Jepang-AFP-1.jpg)
Para koki profesional menggunakan emas yang bisa dimakan terutama untuk tujuan estetika dan presentasi hidangan. Emas ini berfungsi sebagai sentuhan akhir yang mewah, mengangkat nilai visual sebuah sajian dari yang biasa menjadi luar biasa. Ini adalah cara efektif untuk menarik perhatian dan memberikan pengalaman bersantap yang tidak terlupakan.
Penggunaan emas yang bisa dimakan memungkinkan koki untuk menciptakan hidangan yang tidak hanya lezat, tapi juga artistik dan glamor. Kilauan emas pada makanan penutup, minuman, atau hidangan utama dapat mengubah persepsi konsumen, memberi kesan eksklusif dan berkelas. Ini terutama jadi daya tarik tersendiri di restoran-restoran fine dining.
Advertisement
Ragam Bentuk Emas yang Bisa Dimakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2413515/original/038560600_1542797782-RESTORAN_STEAK_212.jpg)
Emas yang bisa dimakan tersedia dalam berbagai bentuk yang disesuaikan kebutuhan dekorasi kuliner. Bentuk-bentuk ini meliputi serpihan (flakes), bubuk (dust), dan lembaran (sheets). Setiap bentuk memiliki kegunaan spesifik untuk menciptakan efek visual yang berbeda pada hidangan.
Lembaran emas sering kali digunakan untuk menutupi permukaan hidangan secara keseluruhan atau bagian yang lebih besar, memberi efek berlapis emas yang dramatis. Sementara itu, serpihan dan bubuk emas yang bisa dimakan lebih cocok untuk taburan, detail kecil, atau untuk memberi kilauan halus pada minuman dan makanan penutup.
Keamanan Konsumsi Emas yang Bisa Dimakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3793993/original/020433600_1640274216-Steak_2.jpg)
Konsumsi emas yang bisa dimakan secara umum dianggap aman karena sifatnya sebagai logam inert. Logam ini akan keluar dari tubuh dalam kondisi tidak berubah, sama seperti saat masuk. Proses ini memastikan bahwa tidak ada akumulasi emas di dalam organ tubuh atau interaksi negatif dengan fungsi biologis.
Penting untuk selalu memastikan bahwa produk yang digunakan adalah emas yang bisa dimakan murni, bukan emas perhiasan. Emas perhiasan sering kali mengandung paduan logam lain, seperti tembaga atau nikel, yang mungkin tidak aman untuk dikonsumsi. Karena itu, pemilihan produk yang bersertifikat dan terjamin kemurniannya sangat krusial untuk keamanan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4609124/original/079154300_1697166082-231014_INFOGRAFIS_LIFESTYLE_Etika_Makan_Fine_Dining_S.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1121256/original/099102800_1453689229-Coklat_Emas_-_Kit_Kat_Nestle.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294841/original/008907800_1783891890-20260712_183218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544064/original/076972700_1775047218-WhatsApp_Image_2026-03-27_at_13.00.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4410386/original/078060700_1682832750-pexels-zla____kycz-8442322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463952/original/050103400_1767674764-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292810/original/042746100_1783659822-emas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292809/original/003467600_1783659820-HL_emas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)