Liputan6.com, Jakarta - AirAsia Indonesia mengonfirmasi penghentian penerbangan rute Denpasar, Bali–Cairns, Australia, mulai 19 September 2025. Keputusan yang dianggap mendadak ini disebut sebagai "bagian dari strategi optimalisasi jaringan" maskapai penerbangan itu.
Melansir keterangan di situs web AirAsia, Kamis (28/8/2025), CEO AirAsia Indonesia, Achmad Sadikin Abdurachman, mengatakan, "Keputusan ini mengikuti analisis menyeluruh terhadap tren permintaan dan kinerja rute, memastikan bahwa kami memfokuskan sumber daya kami pada operasi yang paling berkelanjutan dan paling diminati."
Lalu, bagaimana nasib penumpang pesawat di rute tersebut? AirAsia mengaku telah menghubungi penumpang terdampak melalui email dan SMS.
Advertisement
Pihaknya menawarkan beberapa pilihan sebagai kompensasi, termasuk pengembalian dana penuh, akun kredit untuk perjalanan mendatang dengan AirAsia (berlaku selama dua tahun), dan perubahan penerbangan gratis ke tanggal sebelumnya pada rute yang sama sebelum tanggal penangguhan, lapor ABC.
Keputusan ini diambil hanya setahun setelah penerbangan tiga kali seminggu itu diluncurkan. Dengan hengkangnya AirAsia, Jetstar tetap jadi satu-satunya maskapai yang menawarkan penerbangan langsung antara Denpasar dan Cairns.
Harga Tiket 3 Kali Lipat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/786969/original/031244000_1419824022-Ilustrasi-Air-Asia-1-20141229-Johan.jpg)
Hanya seminggu sebelum rute tersebut dibatalkan, AirAsia menjual penerbangan sekali jalan seharga lebih dari 800 dolar Australia (sekitar Rp8,5 juta), tiga kali lipat harga tiket yang dibayarkan penumpang lain dalam beberapa bulan terakhir. Pasangan asal Queensland, Sandy Henny dan Ned Kelly, memesan tiket pesawat AirAsia Indonesia ke Bali untuk merayakan ulang tahun pada November 2025.
Pasangan asal Airlie Beach ini belum mengaku menerima pengembalian uang setelah penerbangan mereka ditangguhkan. "Kami mendapat email yang mengatakan penerbangan kami dibatalkan. Tidak ada penjelasan yang jelas, hanya saja mereka sedang mengoptimalkan jaringan mereka," kata Henny. "Tidak ada empati."
Media sosial dibanjiri keluhan pelanggan. Penerbangan dari Cairns ke Bali akan berlanjut hingga bulan depan, tapi beberapa pelanggan mengatakan, mereka harus terbang pulang dengan maskapai lain karena pembatalan rute berlaku selama liburan mereka.
Advertisement
Kata Pakar Penerbangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4884658/original/053407800_1720255895-WhatsApp_Image_2024-07-06_at_12.58.20_3502b086.jpg)
Pakar penerbangan Justin Wastnage mengatakan bahwa pemberhentian mendadak tersebut mencerminkan model bisnis maskapai berbiaya rendah. Ia menyebut, maskapai penerbangan berbiaya rendah yang berkantor pusat di luar negeri sering kali mengambil keputusan mengenai rute "dengan kejam dan cepat."
"Mereka langsung menutup rute ketika tidak menghasilkan cukup uang," sebut dia. Wastnage mengatakan, risiko bagi penumpang meningkat di Australia karena tidak ada kompensasi otomatis jika terjadi pembatalan, seperti di Eropa.
"Konsumen harus mengambil asuransi perjalanan mereka sendiri," ujar Wastnage. Ia mengatakan, maskapai berbiaya rendah tidak menawarkan perlindungan atau layanan yang sama seperti maskapai besar.
"Anda membayar (dengan lebih murah) dan begitulah layanannya. Tarif yang diiklankan mungkin rendah, tapi biaya tambahannya terus bertambah: bagasi, kursi, perlindungan, dan jika penerbangan dibatalkan, Anda hanya punya sedikit jalan keluar," bebernya.
Insiden AirAsia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769963/original/055748200_1710237828-Dok._AirAsia_3.jpg)
Akhir pekan kemarin, pesawat AirAsia QZ545 yang berangkat dari Bandara Perth, Australia, pada Minggu, 24 Agustus 2025, pukul 18.30, waktu setempat, menuju Denpasar, Bali, terpaksa putar balik ke landasan semula. Pesawat itu sebelumnya berputar beberapa kali di atas Samudra Hindia dan sekali di atas Pulau Rottnest sebelum mendarat kembali di Perth sejam kemudian.
Seorang juru bicara Bandara Perth mengatakan, pesawat lepas landas dengan masalah mesin. "Api terlihat keluar dari mesin pesawat, dan serangkaian suara letupan keras dilaporkan berasal dari mesin tersebut," kata juru bicara tersebut, dikutip dari news.com.au, Senin, 25 Agustus 2025.
"Pesawat perlu berputar beberapa kali sebelum mendarat di Perth untuk membakar bahan bakar, karena pesawat tidak dapat mendarat dengan beban tangki bahan bakar yang penuh." Penumpang dijadwalkan ulang ke dua penerbangan terpisah yang berangkat pukul 03.30 dan 06.30, Senin, 25Â Agustus 2025.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4878844/original/041447300_1719664938-WhatsApp_Image_2024-06-29_at_19.29.14_c652b0f2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/342404/original/077297200_1734360117-IMG_3333.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4967127/original/074194300_1728718220-f95a81b5-7eff-4d8e-9f9e-1c57f1b5b03d.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6287959/original/089767800_1779162728-IMG-20260519-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3292631/original/010963800_1605012014-Ilustrasi_AirAsia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4746994/original/060691700_1708341921-photo_2024-02-19_18-20-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547912/original/092302900_1775476776-Pesawat_Air_Asia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936121/original/064287200_1725424841-WhatsApp_Image_2024-09-03_at_21.05.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4967127/original/074194300_1728718220-f95a81b5-7eff-4d8e-9f9e-1c57f1b5b03d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528128/original/002598000_1773241747-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_00.33.10__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512394/original/038809400_1771970571-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_04.43.04.jpeg)