Liputan6.com, Jakarta - Pernikahan sering kali menjadi momen yang penuh kebahagiaan, namun juga penuh tekanan finansial bagi banyak pasangan. Melansir People, Rabu, 6 Agustus 2025, sepasang pengantin asal Amerika Serikat mencoba menantang pakem dengan konsep berbeda.
Marley Jaxx (34) dan Steve J. Larsen (37), keduanya pengusaha asal Eagle, Idaho, memilih jalur yang tidak biasa untuk merayakan hari istimewa mereka. Mereka memutuskan menjual tiket pernikahan kepada calon tamu undangan yang hadir. Tujuannya adalah menghindari utang dan membuktikan bahwa pesta pernikahan bisa dibiayai sendiri.
Konsep itu awalnya hanya candaan. Namun, saat mereka mencari lokasi pernikahan, daftar harga yang mereka terima terasa tidak masuk akal karena luar biasa mahalnya. Misalnya, biaya sebesar USD650 atau sekitar Rp10 juta hanya untuk jasa memotong kue.
Advertisement
Bagi mereka yang terbiasa mengelola acara bisnis, ide mengubah pernikahan menjadi sebuah acara berbayar mulai terasa masuk akal. Dengan konsep ini, mereka mengundang orang yang benar-benar ingin hadir sambil menghapus tekanan finansial di awal pernikahan.
Konsep Tanpa Utang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307701/original/018870200_1754476053-photos-by-lanty-O38Id_cyV4M-unsplash.jpg)
Dalam konsep pernikahan ini, Marley dan Steve menawarkan dua jenis tiket. Tiket pertama adalah tiket dasar seharga USD57 atau sekitar Rp900 ribu per orang. Pemegang tiket ini mendapatkan akses untuk menghadiri upacara dan resepsi yang diadakan pada 1 Agustus 2025 di Honalee Farm, Eagle.
Pilihan kedua adalah paket VIP seharga USD997 atau sekitar Rp16 juta untuk dua orang. Paket ini memberikan pengalaman selama tiga hari penuh, termasuk persiapan makan malam sebelum acara puncak, biohacking brunch setelah pesta, kursi prioritas, hingga promosi profil brand tamu di program acara.
Konsep penjualan tiket ini juga menghapus tradisi memberi hadiah pernikahan. Sekitar 100 tiket dasar dan 30 tiket VIP berhasil terjual. Menurut Steve, banyak orang membayar lebih mahal untuk konser atau makan malam mewah sehingga harga tiket ini dianggap wajar. Marley menegaskan bahwa ini bukan ajang mencari keuntungan semata, melainkan menciptakan pengalaman berkesan tanpa beban utang.
Advertisement
Menuai Kontroversi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307702/original/097481700_1754476054-samantha-gades-x40Q9jrEVT0-unsplash.jpg)
Meski inovatif dan unik, ide ini menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan masyarakat. Sebagian orang menganggapnya mengganggu tradisi dan menolak untuk hadir karena keberatan membeli tiket yang terbilang cukup mahal hanya untuk datang ke pesta pernikahan.
Bahkan, ada seorang warganet yang menantang Marley untuk berdebat secara langsung di Facebook Live. Marley menerima tantangan tersebut karena yakin dengan konsep yang ia jalankan. "Jika saya percaya pada ide ini, maka saya harus siap membelanya," katanya.
Di sisi lain, dukungan besar datang dari komunitas online mereka. Banyak pasangan yang merasa terbebani biaya pernikahan terinspirasi untuk mencari metode serupa.
Marley berharap konsep ini dapat mengubah pandangan bahwa pernikahan adalah tanggung jawab finansial yang harus ditanggung sendiri oleh pasangan. Ia ingin membuktikan bahwa pesta pernikahan dapat menjadi kolaborasi komunitas. Steve menambahkan bahwa mengawali rumah tangga tanpa utang adalah langkah bijak yang dapat mencegah konflik keuangan di masa depan.
Keuntungan Didonasikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307703/original/053466700_1754476056-sandy-millar-8vaQKYnawHw-unsplash.jpg)
Marley dan Steve awalnya hanya menargetkan impas dalam biaya penyelenggaraan. Namun, hasil yang didapat melebihi harapan. Setelah semua biaya tertutupi, mereka berhasil mengumpulkan keuntungan bersih sebesar USD132.550 atau setara Rp2,1 miliar.
Kelebihan dana itu sepenuhnya disumbangkan kepada Village Impact, sebuah organisasi yang berfokus pada pembangunan sekolah, penyediaan air bersih, dan produk kebersihan untuk anak-anak di Kenya. Rencananya, pada Juli 2026 mereka akan terjun langsung membantu pembangunan proyek tersebut di Kenya.
Selain itu, mereka meluncurkan situs resmi bernama WeddingFunnels.com, sebuah platform yang memberikan panduan lengkap untuk pasangan lain yang ingin mengadopsi konsep serupa. Panduan ini mencakup penjualan tiket, kerja sama dengan sponsor, hingga barter jasa. Marley berharap konsep ini menjadi inspirasi agar pernikahan tidak lagi identik dengan utang, melainkan dengan makna, kebebasan, dan manfaat yang dirasakan banyak orang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4517202/original/002126900_1690512482-Nikah_2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307700/original/029000700_1754476051-nathan-dumlao-5BB_atDT4oA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/872288/original/064828400_1431083545-helikopter_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929500/original/046322400_1782959691-bos1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)