Lion Air Operasikan 6 Penerbangan Sewa, Angkut 1.134 Calon Jemaah Haji dari Ternate ke Embarkasi Makassar

Lion Air ikut ambil bagian mendukung kelancaran ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi, terutama bagi calon jemaah haji asal Provinsi Maluku Utara.

OlehHenry
Diperbarui 18 Mei 2025, 08:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lion Air yang menjalani debut melayani jemaah haji 2025 kembali membuktikan komitmennya sebagai maskapai yang sigap, hadir dan peduli untuk melayani kebutuhan masyarakat. Kali ini, Lion Air ikut ambil bagian dalam mendukung kelancaran ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi, terutama bagi calon jemaah haji asal Provinsi Maluku Utara.

Melalui skema layanan Feeder Haji, Lion Air telah mengoperasikan 6 penerbangan sewa (charter) dari Bandar Udara Sultan Babullah Ternate (TTE) menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan (UPG).

Ada 1.134 calon jemaah haji diberangkatkan menggunakan pesawat generasi modern Boeing 737-800NG berkapasitas 189 kursi kelas ekonomi. Sistem Feeder Haji para calon jemaah haji untuk bermalam terlebih dahulu di asrama haji embarkasi Makassar, sebelum melanjutkan penerbangan langsung ke Arab Saudi.

Langkah ini jadi bagian memperlancar proses keberangkatan serta memastikan bahwa calon jemaah haji mendapat waktu istirahat yang cukup. Selain itu memastikan pelayanan yang terorganisir dan pengalaman ibadah yang lebih nyaman sejak dari daerah asal.

 

Mempermudah Perjalanan Udara

"Melalui peran ini, Lion Air turut membantu calon jemaah haji dari wilayah timur Indonesia agar bisa sampai ke Tanah Suci dengan lebih mudah dan aman," jelas Corporate CommunicationsStrategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Sabtu (17/5/2025).

Lion Air tmengambil keputusan terlibat dalam operasional haji karena mereka memahami bahwa ibadah haji adalah momen penting bagi umat Islam, dan bagian dari pelayanan terbaik adalah mempermudah perjalanan udara yang saling terhubung antardaerah menuju embarkasi utama.

"Lion Air menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan sinergi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Maluku Utara, serta pihak terkait lainnya seperti pengelola bandar udara, petugas pengatur lalu lintas udara (AirNav Indonesia), dan seluruh stakeholder yang mendukung kelancaran perjalanan ibadah haji tahun ini," lanjut Danang Mandala.

Penerbangan Perdana Jemaah Haji

Mereka konsisten mendukung layanan penerbangan haji yang aman, nyaman dan tepat waktu. Semua kru dan petugas darat Lion Air sudah dibekali pelatihan khusus untuk menghadirkan pelayanan terbaik, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Dukungan Lion Air ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan layanan transportasi udara yang terjangkau dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Lion Air mengumumkan bahwa penerbangan perdana jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin akan dimulai pada 5 Mei 2025. Tercatat 13 kelompok terbang (kloter) akan dilayani maskapai itu dengan tujuan Madinah (MED) dan Jeddah (JED).

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, total 5.455 jemaah yang sudah terdaftar, terdiri dari 3.843 orang dari Kalimantan Selatan dan 1.611 orang dari Kalimantan Tengah, termasuk petugas pendamping. Lion Air menyiapkan tiga unit pesawat Airbus A330 untuk melayani para jemaah dari embarkasi ini meski secara teknis operasional cukup dilayani oleh satu pesawat

Standar Prosedur Haji

"Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen Lion Air terhadap ketepatan waktu (on-time performance) dan penerapan standar keselamatan penerbangan," kata Corporate CommunicationsStrategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Sabtu, 3 Mei 2025.

Selama operasional penerbangan, Lion Air menjalankan pelayanan sesuai standar prosedur haji yang ditetapkan pemerintah, dengan perhatian khusus terhadap kenyamanan dan kebutuhan jemaah lansia serta penyandang disabilitas. Hal ini sejalan dengan tema pelayanan ibadah haji 2025 yang menekankan inklusivitas, keramahan, dan penghormatan terhadap seluruh jemaah.

Lion Air sebelumnya mengumumkan bahwa operasional penerbangan haji 1446 Hijriah/2025 Masehi dari Embarkasi Padang melalui Bandar Udara Internasional Minangkabau dimulai pada 3 Mei 2025. Data dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat mencatat jumlah jemaah haji yang diberangkatkan dari Embarkasi Padang sebanyak 6.294 orang.

Terdiri dari 4.613 jemaah asal Sumatera Barat, 1.636 jemaah asal Bengkulu, dan 45 petugas kloter (tiga petugas per kloter dalam 15 kloter). Mereka akan mendarat di Madinah, Arab Saudi.

Â