Pagelaran Busana Pernikahan Perdana Vivienne Westwood Setelah Kematiannya, Nyentrik dengan Koleksi Gaun Pengantin Bergaya Punk

Vivienne Westwood, desainer punk ikonik, meninggalkan warisan yang tak terlupakan dalam dunia pernikahan. Desainnya yang unik dan revolusioner, yang menantang konvensi, menarik para pengantin yang menginginkan sesuatu yang berbeda dan ingin mengekspresikan individualitas mereka.

Diterbitkan 30 April 2025, 13:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Kiprah Vivienne Westwood di dunia pernikahan begitu berkesan. Pendekatannya yang revolusioner, dipicu keengganannya terhadap korupsi dan ketidakadilan, membuat rancangannya berbeda dan menarik perhatian. Ikon gaya berjuluk 'pendeta tinggi punk' itu pun begitu dihormati.

Sepeninggal Vivienne Westwood pada 2022, untuk pertama kalinya, Vivienne Westwood menggelar peragaan busana pengantin pertamanya sebagai bagian dari Barcelona Bridal Fashion Week pada Kamis, 24 April 2025. Diadakan di Universitas Barcelona dan dihadiri selebriti lokal, termasuk penyanyi Spanyol Bad Gyal dan aktor Spanyol Georgina Amorós, 35 koleksi baru — termasuk desain yang dibuat sesuai pesanan dan couture — dipresentasikan.

Sesuai dengan mode Westwood, ini bukan gaun pengantin biasa. Beberapa tampilan menyimpang dari tradisi dan bukan putih pengantin biasa. Ada juga kemeja, blazer, dan celana panjang.

"Koleksi ini adalah campuran masa lalu, sekarang, dan masa depan," jelas direktur kreatif label tersebut, Andreas Kronthaler, dan juga suami mendiang, dikutip dari CNN, Rabu (30/4/2025). "Itulah yang kami lakukan. Itu adalah semangat rumah."

Gaun pengantin karya Vivienne Westwood sebenarnya pertama kali muncul di catwalk saat peragaan koleksi Spring/Summer 1992. Namun, mendiang desainer Inggris itu pertama kali merancang gaun pengantin pada 1962 yang dikenakannya sendiri untuk pernikahan pertamanya dengan Derek Westwood yang kemudian berpisah pada 1965.

Westwood bertemu Kronthaler pada 1988, ketika dia mengajar desain fesyen di Sekolah Seni Terapan Wina. Ketika keduanya menikah pada 1993, dia juga mendesain busana pernikahan mereka, yakni setelan wol abu-abu muda identik dengan polo katun kuning mentega.

Bagi Kronthaler, semangat istrinya tetap hidup melalui pendekatan label yang tidak konformis terhadap pakaian pengantin. Dia mengamati bahwa banyak ansambel dan penampilan multi-guna semakin populer, karena pengantin memilih berbagai pakaian yang dapat dikenakan sepanjang hari pernikahan mereka, bahkan seterusnya.

"Mungkin sebelumnya (orang) berkonsentrasi pada satu gaun," katanya. "Saat ini, pengantin perempuan suka berganti ke tampilan yang berbeda, untuk bermetamorfosis menjadi karakter yang berbeda."

 

 

 

Tonjolkan Estetika Punk di Gaun Pengantin

Melalui penggunaan draping, korset, dan detail lainnya yang mengubah pemakainya, desain Viviene Westwood menyanjung figur. Yang membedakannya dari label lain adalah estetika punk dan subversif khasnya, akibatnya menarik pengantin yang menginginkan sesuatu yang berbeda, unik, dan ingin mengekspresikan individualitas mereka.

"Orang-orang tertarik pada Vivienne Westwood karena dia mendukung sesuatu," tulis Kronthaler kepada CNN dalam sebuah email. "Dia mendukung perempuan, dan untuk kekuatan, kekuasaan, dan keberanian," seraya menambahkan bahwa 'pengantin Vivienne Westwood adalah seorang pahlawan wanita'.

Penyanyi Miley Cyrus, penari burlesque dan model Dita von Teese, dan koki dan mantan model Lorraine Pascale termasuk di antara para selebriti yang mengenakan gaun Westwood untuk hari pernikahan mereka. Begitu pula dengan pendiri WikiLeaks dan aktivis Julian Assange dan istrinya yang mengenakan busana rancangan mendiang desainer Inggris di hari pernikahan mereka.

Pernikahan itu berlangsung di penjara Belmarsh yang dijaga ketat di London. Mengutip CNN, Rabu (30/4/2025), Westwood dikenal sebagai pendukung Assange yang lama dan menyerukan pembebasannya dari tahanan.

Gaun Pernikahan Ikonis Vivienne Westwood

Gaun pernikahan ikonis Vivienne Westwood lainnya adalah yang dikenakan Carrie Bradshaw di film Sex and the City pada 2008. Sang aktirs, Sarah Jessica Parker, mengenakan gaun pengantin bervolume yang menyebabkan adegan dramatis di tengah Manhattan, saat dia mencaci tunangannya, Mr. Big, karena meninggalkannya sendirian di altar.

Orang mungkin membayangkan bahwa momen itu adalah penampilan terakhir gaun Bradshaw. Dalam langkah tidak terduga, itu dihidupkan kembali di musim kedua reboot serial And Just Like That, ketika dia mencari penampilan menit terakhir untuk dikenakan ke apa yang disebutnya Met Ball. Dia memberi gaun itu pembaruan dengan aksesori penampilannya dengan jubah, sarung tangan, dan sepatu hak teal yang serasi.

Walau begitu besar namanya, Kronthaler menolak mengungkapkan nilai bisnis pengantin Vivienne Westwood saat ini. Ia hanya mengatakan bahwa itu adalah 'bagian penting dari rumah sebagai sesuatu yang Vivienne dan dia lakukan sejak awal 90an.

"Ini telah berkembang selama bertahun-tahun, dan kami telah menumbuhkan keinginan untuk itu, karena kami menawarkan sesuatu yang istimewa dan spesial," katanya. 

Taksiran Harga Gaun Pengantin Rancangan Vivienne Westwood

Bisnis itu diawali sebagai layanan pesanan khusus untuk klien pribadi dan berkembang menyertakan koleksi siap pakai yang bisa dirancang ulang yang dijual di lima salon pengantinnya di London, Paris, Milan, New York, dan Los Angeles, sejak 2019. Desain pengantin siap pakai-nya juga tersedia di pengecer secara global, seperti Mytheresa, dengan gaun mini berbahan satin krep dijual USD4.790 (sekitar Rp78 juta), sementara gaun menyapu lantai dijual USD14.350 (hampir Rp240 juta).

Saat ini, Vivienne Westwood bersaing dengan spektrum merek yang lebih luas, dari desainer yang sedang naik daun hingga label yang sudah mapan, yang ingin melayani pengantin Gen Z dan milenial yang mencari penampilan pakaian pengantin yang kurang tradisional. Tahun ini, Badgley Mischka dan The Atelier by Jimmy Choo termasuk di antara nama-nama terkenal di Barcelona Bridal Fashion Week, yang merupakan edisi terbesar dalam sejarahnya, dan menarik sekitar 450 merek dan pembeli dari lebih dari 80 negara.

Ditanya apakah Vivienne Westwood berencana untuk menggelar peragaan busana pengantin setiap tahun, Kronthaler mengatakan bahwa merek tersebut akan berusaha untuk mengadakan peragaan di kota-kota lain. "Kami sangat ingin melakukan peragaan pengantin di New York. Saya suka kota itu, dan saya harap kami dapat mewujudkannya segera."

Â