Sukses

Mengenal Keffiyeh, Hiasan Kepala Tradisional Arab yang Dipakai Rayyanza Saat Ultah Pertama

Liputan6.com, Jakarta - Rayyanza, putra sulung Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kini berumur 1 tahun. Balita yang kerap disapa Cipung ini merayakannya sembari nonton Piala Dunia 2022 di Qatar.

"Happy Birthday Rayyanza Malik Ahmad ❤️ Ulang Tahun yang Pertama .... Pasti semua Doa Terbaik dan Panjang umurnya, sehat selalu, murah rezeki dan jadi anak soleh kebanggan semuanya 🥰 Silahkan Isi Comment untuk ucapan dan Doa buat Rayyanza ( Si Cipung )," tulis akun resmi Rafii dan Nagita, dikutip Sabtu (26/11/2022). 

Para kerabat terdekat dan pengikut di Instagram pun memenuhi kolom komentar dengan ucapan selamat dan doa. Bahkan di antaranya ada juga yang mengirimkan pantun.

"Gak berasa udah setahun aja…met ulang tahun Rayyanza…cepet gede anak pinter yg soleh…sehat selalu ya nakkk," kata Iis Dahlia.

"barakallah fii umrik cipung..sehat2, jd anak yg pinter & soleh," tulis Chad Kelvin.

"selamat ulang tahun cipung syg," sambung Juragan 99.

Hal yang menarik dari unggahan tersebut bukan hanya lantaran keluarga Raffi dan Nagita merayakannya di Qatar. Tapi pakaian dan aksesori kepala tradisional Arab yang dipakai Rayyanza, berupa keffiyeh

Bagi orang di luar kawasan negara Arab dan Timur Tengah, tentu keffiyeh tampak asing. Meski sering melihatnya, bahkan belum tentu mengetahui nama aksesori tersebut.

Mengutip dari media Arab setempat, kawa-news, Sabtu (26/11/2022), keffiyeh merupakan hiasan kepala tradisional Arab. Keffiyeh disebutkan telah menjadi lambang orang Arab dan Palestina selama bertahun-tahun.

Syal khas ini sangat berkaitan dengan Palestina, namun asal-usulnya juga berasal dari Irak. Kata keffiyah sendiri juga menunjuk tutup kepala yang berarti "relatif terhadap Kufah", mengacu pada kota Irak. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Sejak Zaman Mesopotania

Di wilayah Arab dan Timur Tengah, selendang ini juga kerap dijadikan buah tangan. Tetapi ada beberapa cerita menarik yang melingkupi kelahiran selendang khas ini. Bagi sebagian orang, keffiyah lahir pada abad ke-7 selama pertempuran antara orang Arab dan Persia di dekat Kufah.

Namun cerita lain menyebutkan keffiyah lahir 5000 tahun lalu di Mesopotamia yang kemudian dikenakan oleh para pendeta Sumeria dan Babilonia. Meskipun keffiyeh tidak secara khusus dikaitkan dengan status sosial, penting untuk diingat bahwa aksesori ini telah lama digunakan oleh petani dan Badui.

Keffiyeh memainkan peran pelindung, menutupi kepala dan leher dari matahari. Kemudian, pada tahun 1936, selama Perang Dunia Pertama dan pemberontakan Arab melawan pemerintahan kolonial Inggris, keffiyeh dipakai oleh para nasionalis Palestina.

Mereka menggunakannya untuk menyembunyikan wajah mereka dan tidak untuk ditangkap. Dari momen penting inilah, keffiyeh diadopsi secara massal oleh orang-orang Palestina, menjadi simbol solidaritas.

 

 

3 dari 4 halaman

Punya Motif Khas

Jika melihat lebih dekat keffiye memiliki pola yang berbeda pada kainnya. Jahitan hitam disorot oleh kapas putih, yang akan memiliki banyak arti. Pola "jaring ikan" akan melambangkan hubungan antara pelaut Palestina dan Laut Mediterania. 

Daun zaitun menggambarkan ketekunan, kekuatan dan ketahanan. Akhirnya, garis lebar dan tebal akan merujuk pada jalur perdagangan yang melintasi Palestina, sebuah tanda kekayaan, perjalanan dan pertukaran budaya. Lalu siapa yang memakai keffiyeh? Keffiyeh dipopulerkan pada tahun 1960 oleh pemimpin Palestina Arafat, yang memakainya untuk setiap acara.

Tapi syal khas ini, meskipun terkait dengan Palestina, melampaui perbatasan. Di dunia Arab, itu juga digunakan di Yordania, Suriah, Arab Saudi, serta di Uni Emirat Arab, yang lebih memilih versi yang tak bernoda.

Di Barat, pada awal 2000-an, para desainer tidak ragu-ragu untuk merebut keffiyeh, mendorongnya ke peringkat karya ikonik. Sebuah aksesori fesyen, yang kemudian menjauh dari warna dan pola tradisional.

4 dari 4 halaman

Bela Palestina

Terkait Keffiyeh sebagai simbol, model Bella Hadid sempat menyuarakan dukungan terhadap Palestina yang tengah menghadapi agresi Israel pada 2021. Kali itu tidak hanya lewat unggahan media sosial.

Adik dari Gigi Hadid tersebut ikut turun ke jalan dalam demonstrasi di New York, Amerika Serikat, menyuarakan kemerdekaan Palestina. Dalam unggahan Instagram yang dikutip dari kanal Showbiz, Liputan6.com, Minggu 16 Mei 2021, Bella Hadid tampak mengenakan masker dan pakaian kasual saat berbaur dengan massa.

Istimewanya, ia juga mengenakan keffiyeh, penutup kepala khas Arab. Dalam beberapa foto dan video singkat yang ia bagikan, Bella Hadid tampak ikut berjalan bersama para pendemo, mengibarkan bendera Palestina, dan berteriak, "Free Palestine!"

Bella turut memberi semangat ke pendemo yang lain, dan mengabadikan sejumlah momen dalam peristiwa ini. "Perasaan dalam hatiku...Bisa bersama dengan banyak orang Palestina yang cantik, pintar, penuh hormat dan rasa sayang, serta baik dan murah hati di satu tempat....hatiku terasa penuh! Kami ada kelompok langka!!" tulisnya di keterangan foto.

 

 

  

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS