Sukses

6 Fakta Mengejutkan Film Our Father, Skandal Dokter Kesuburan yang Hamili Para Pasiennya

Liputan6.com, Jakarta - Netflix baru saja merilis film dokumenter berjudul Our Father pada 11 Mei 2022 lalu. Film tersebut langsung menjadi perbincangan di media sosial bahkan menempati posisi tiga teratas sebagai film paling populer dalam platform tersebut.

Seperti halnya film dokumenter lainnya, kisah yang diangkat di dalamnya berdasarkan peristiwa yang benar-benar terjadi. Our Father bercerita tentang seorang dokter fertilitas yang diam-diam menyuntikkan spermanya kepada puluhan perempuan. Tindakannya itu membuat puluhan anak lahir tanpa diketahui memiliki pertalian darah.

Film garapan sutradara Lucie Jourdan ini menyoroti sisi gelap di bidang fertilitas yang terjadi di Indiana, Amerika Serikat (AS). Our Father mengangkat cerita seorang dokter kesuburan bernama Donald Cline, yang diam-diam menanamkan benih spermanya kepada para pasien melalui proses inseminasi buatan. Peristiwanya terjadi pada 1970 hingga 1980an.

Our Father dikemas dengan nuansa yang kelam dan mengerikan ketika membahas praktek mengerikan yang dilakukan oleh Cline. Film dokumenter berdurasi 1,5 jam ini bisa membuat bulu kuduk penonton berdiri lewat sederet fakta yang mencengangkan. Dikutip dari laman Netflix dan berbagai sumber lainnya, berikut fakta mencengangkan seputar cerita film Our Father.

1. Berawal dari Klinik Kesuburan

Keinginan para perempuan untuk menjadi seorang ibu dengan berobat ke sebuah klinik kesuburan di sana justru menjadi mimpi buruk di kemudian hari. Donald Cline seorang dokter fertilitas diam-diam menanam benihnya kepada para pasiennya.

Cline melakukan praktik inseminasi untuk membantu para ibu mendapatkan keturunan. Proses tersebut dilakukan dengan memasukkan sperma ke rahim melalui organ genitalnya. Namun, diam-diam dokter itu tanpa persetujuan pasiennya memasukkan spermanya sendiri ke rahim para pasiennya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

2. Mengganti Sperma Pasien

Salah satu fakta mengerikan yang diungkap dalam film ini, dokter Cline rupanya seringkali menggantikan posisi pendonor sperma di kliniknya. Selain itu, ia juga menukar sperma dari pasangan yang sah dengan miliknya.

Beberapa pasien yang berkonsultasi tentang inseminasi datang dengan pasangannya. Bukannya menanam benih dari suami yang sah, Cline justru menggantinya dengan sperma miliknya.

3. Puluhan Anak dari Inseminasi Ilegal

Praktik ilegal Cline berlangsung selama 10 tahun. Diduga ada puluhan perempuan yang menjadi korbannya dan melahirkan anak dari benih Cline. Jumlah anaknya mencapai puluhan bahkan diduga bila ditelusuri lagi jumlahnya bisa bertambah hingga mencapai 100.

Cline sendiri sudah memiliki dua orang anak dari istrinya, Audrey. Ia juga telah menjadi ayah dari 94 anak dengan pasiennya. Anak-anaknya kebanyakan tinggal di kota yang sama.

4. Menampilkan Tokoh-Tokoh Aslinya

Seperti film dokumenter lain, Our Father juga menampilkan tokoh-tokoh asli dalam peristiwa ini. Di antaranya Jacoba Ballard, salah seorang anak Cline dari inseminasi ilegal yang mengungkap fakta ini ke publik. Dalam film ini juga ditampilkan kutipan wawancara dengan tokoh-tokoh terkait seperti para anak Cline, para perempuan yang pernah menjadi pasiennya, sampai beberapa pihak yang terkait.

3 dari 4 halaman

5. Cline Tidak Dihukum Berat

Para pasien dokter Cline secara tidak langsung telah diperkosa olehnya hingga melahirkan anak. Para anaknya kemudian menuntut pertanggungjawaban darinya. Lalu, apa hukuman bagi Cline?

Sayangnya, lantaran aturan hukum yang tidak begitu spesifik mengenai kasus praktik ilegal, Cline berhasil lolos dari jeratan hukuman. Mengutip Elle, pelaku hanya menghadapi satu tahun hukuman percobaan dan membayar denda 500 dolar AS tetapi tidak pernah menjalani hukuman penjara. Dokter 'gila' itu telah menyerahkan lisensi medisnya pada 2009 dan pada 2017 dia mengaku bersalah.

6. Keberadaan Cline

Undang-undang Indiana sekarang membuat tindakan Cline sebagai sesuatu yang ilegal. Pada 2019, Gubernur Indiana menandatangani undang-undang AS pertama yang melarang penipuan kesuburan. Secara khusus, undang-undang mengkriminalisasi kesalahan penyajian prosedur medis, perangkat, atau obat-obatan.

Hal ini secara langsung merujuk pada materi reproduksi manusia. Setiap pelanggaran adalah kejahatan berat, dan penggugat juga dapat diberikan ganti rugi di pengadilan. Undang-undang serupa telah disahkan di Texas.

Meskipun ia menjadi ayah dari hampir seratus orang tanpa persetujuan orangtua mereka, Donald Cline masih tinggal di kota kelahirannya di Indianapolis, Indiana, berdasarkan laporan 2019. Dia sampai hari ini belum menampilkan diri ke publik dan masih memiliki banyak pendukung di komunitas.

4 dari 4 halaman

Sinopsis Our Father

Garis besar cerita film Our Father, melansir kanal Showbiz Liputan6.com, kisahnya berawal dari Jacoba Ballard. Sejak kecil ia menyimpan sebuah rasa tak nyaman di hatinya. Ia merasa dirinya memiliki ciri fisik berbeda dengan ibunya yang berambut dan bermata gelap. Wanita tersebut berambut pirang, dengan mata biru.

Setelah dewasa, ia menjawab rasa penasarannya dengan menjalani tes DNA. Apalagi, ibunya sudah mengakui bahwa Jacoba diperolehnya dari donor sperma. Setelah dicek dalam situs terkait, ia bukan hanya punya dua atau tiga saudara tiri, melainkan tujuh. Padahal, angka ideal untuk menggunakan "bibit" dari pendonor yang sama, maksimal hanya tiga kali.

Bak bola salju, penelusuran Jacoba makin membesar, dan membesar. Jumlah saudara tirinya mencapai angka belasan hingga puluhan. Satu hal yang sama, mereka semua berasal dari klinik fertilitas dokter Cline.Yang bikin ngeri, dokter Cline ternyata tak cuma "menggantikan" posisi para pendonor sperma di kliniknya.

Tak jarang, para pasiennya datang dengan suami mereka yang menyerahkan bibit mereka untuk ditanamkan di rahim sang istri. Namun dokter Cline juga menggantikan spesimen dari para pasangan sah ini. Jacoba dan saudaranya menemukan "anggota keluarga" lain mereka. Mengabarkan berita ini begitu menghancurkan hati mereka. Banyak yang merasa hidup dan latar belakang keluarga mereka dirampas dan dihancurkan karena kabar ini.

"Saat ada saudara baru yang muncul, aku tahu aku akan menelepon mereka, dan membuat hidup mereka hancur," kata dia. Hanya saja, upaya Jacoba dan para saudaranya untuk membuat ceritanya didengar publik, dan akhirnya mencari keadilan, berulang kali seperti membentur tembok.