Sukses

Jaket Ikonis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Terjual Rp1,6 Miliar di Lelang Amal

Liputan6.com, Jakarta - Jaket ikonis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terjual seharga 90 ribu pound sterling atau setara Rp1,6 miliar di lelang amal yang digelar di London, Inggris. Zelensky berterima kasih kepada Inggris atas dukungannya yang berkelanjutan di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung.

Dikutip dari Daily Mail, Rabu (11/5/2022), jaket berwarna khaki itu terjual dengan nominal tinggi di acara penggalangan dana Brave Ukraina. Acara tersebut diselenggarakan Kedutaan Besar Ukraina di Tate Modern di London pada Jumat, 6 Mei 2022.

Menjelang pelelangan dan dalam pidatonya melalui tautan video, Zelensky memuji Inggris dan perdana menterinya, Boris Johnson, yang baru-baru ini mengunjunginya di Kiev. Johnson juga berbicara pada para hadirin, mendesak mereka mengambil bagian dalam penawaran untuk amal.

"Apakah Anda menawar jaket bulu Volodymyr, sekitar seharga 50 ribu pound sterling, saya ingin tawaran yang jauh lebih tinggi dari itu, atau Anda menawar untuk tur Kiev dengan Wali Kota Klitschko, saya telah tur Kiev dengan Wali Kota Klitschko. Ini adalah kota yang indah. Layak untuk dieksplorasi," kata Johnson.

Johnson mengajak banyak orang untuk mendukung Ukraina sehingga ibu kota Eropa kuno yang besar, yakni Kiev, tak akan terancam lagi. Ia berharap Ukraina dapat kembali utuh dan bebas.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Dukungan Inggris

PM Inggris ini juga bersikeras bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin "tidak pernah mematahkan" semangat rakyat Ukraina. Dikatakannya, tujuan dari acara tersebut adalah mengumpulkan dana vital bagi respons kemanusiaan terhadap konflik tersebut.

Johnson mengatakan, itu adalah "berkah bagi Ukraina dan dunia" dan "bencana bagi Putin" bahwa Zelensky memimpin di Kiev, menggambarkan Presiden Ukraina itu sebagai "benar-benar salah satu pemimpin paling luar biasa di zaman modern." "Hampir tepat 80 tahun lalu, 1942, BBC pertama kali menyiarkan simfoni Leningrad Shostakovich ke dunia," katanya.

Ia menambahkan, "Ini dimainkan oleh orkestra setengah kelaparan selama pengepungan Leningrad, ketika sedang ditumbuk Nazi. Simfoni itu menjadi simbol perlawanan terhadap fasisme dan kekuatan jiwa manusia."

Johnson menyebut tidak peduli apa yang Putin coba lakukan terhadap rakyat Ukraina, ia tidak akan pernah mematahkan semangat mereka. "Ia tidak akan pernah mengalahkan angkatan bersenjata yang gigih, yang telah mengusir tentara Rusia dari gerbang Kiev, dan karena itu mencapai prestasi senjata terbesar abad ke-21," katanya.

3 dari 4 halaman

Kata Boris Johnson

"Itulah mengapa saya lebih yakin dari sebelumnya bahwa Ukraina akan menang. Ukraina akan bebas, dan Ukraina yang berdaulat akan bangkit kembali. Dan itu karena perjuangan ini sangat jelas, dan tanpa ambiguitas moral yang bisa saya lihat, perjuangan antara kebebasan dan penindasan, antara demokrasi dan tirani, kemerdekaan dan imperialisme, terang dan gelap, baik dan jahat, itulah sebabnya saya pikir itu berbicara begitu dalam kepada kita," tambah Johnson.

Johnson mengatakan itulah sebabnya ada "bendera biru dan kuning berkibar di mana-mana di Inggris," dari balai kota, menara gereja, taman depan, sampai taman bermain anak-anak. Ia mengatakan, Inggris akan terus mengintensifkan upaya membantu Ukraina selama negara itu menginginkan dan membutuhkan bantuan.

"Ketika pasukan Rusia berkumpul di perbatasan Ukraina pada Januari (2022), kami termasuk di antara negara-negara Eropa pertama yang mengirim rudal anti-tank," katanya.

Johnson menjelaskan, "Saya ingin Anda tahu, dan saya memberi tahu Volodymyr ini sebelumnya hari ini dalam percakapan kami, kami akan terus mengintensifkan upaya ini selama Ukraina menginginkan dan membutuhkan bantuan kami."

4 dari 4 halaman

Invasi Rusia ke Ukraina

Johnson mengatakan, "Putin telah mengusir setidaknya satu dari empat orang Ukraina dari rumah mereka, termasuk dua pertiga dari semua anak Ukraina. Sama seperti kita harus membantu Ukraina mempertahankan diri dari agresi, kita juga harus melakukan segala yang kita bisa untuk meringankan beban penderitaan mengerikan yang dibebankan pada orang-orang yang tidak bersalah."

Komisaris Tinggi Kanada untuk Inggris Ralph Goodale mengatakan bahwa Zelensky telah berbicara "sangat fasih" di acara tersebut, dan menyumbangkan jaket bulunya yang terkenal untuk dilelang. Sebelumnya, kepala militer Inggris mengatakan bahwa Putin berusaha buru-buru mengklaim kemenangan di Ukraina ketika pasukan Rusia terus berjuang mendapatkan momentum.

Dalam sebuah wawancara dengan The News Desk dari TalkTV, Laksamana Sir Tony Radakin, Kepala Staf Pertahanan, mengatakan ada tekanan luar biasa di Rusia agar kampanye tersebut memberikan hasil. Namun, setelah 10 minggu pertempuran, ia mengatakan tingkat di mana pasukan Rusia menggunakan rudal dan persenjataan lainnya berarti Putin terlibat dalam "perang logistik" untuk menjaga pasokan mereka.