Sukses

Kuliner Jalur Mudik Ngawi, Kertosono, Mojokerto, dan Surabaya, Tepo Tahu sampai Rawon Kalkulator

Liputan6.com, Jakarta - Kuliner jalur mudik berlanjut ke Jawa Timur. Ada beberapa titik yang umum disinggahi di provinsi ini, dan di setiap tempatnya memiliki kuliner khas yang sayang untuk dilewatkan. Kali ini, Anda akan direkomendasikan sederet sajian menggugah selera dari Ngawi, Kertosono, Mojokerto, dan Surabaya.

Daftarnya terangkum dalam "Peta Kuliner Jalur Lebaran Pulau Jawa" yang disusun Kementerian Perhubungan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Polri, Direktorat Jenderal Hubungan Darat, dan Jasa Raharja.

Ngawi

Berawal dari Ngawi, kebupaten yang tercatat berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Jika singgah di sini dalam perjalanan mudik Anda, jangan sampai melewatkan tepo tahu. Tepo dijelaskan sebagai makanan yang sekilas mirip dengan sajian lontong, hanya saja bentuknya beda dan teksturnya lebih lembut.

Sedangkan tahu telurnya terbuat dari tahu yang dicampur dengan telur, dan diolah dengan cara digoreng. Salah satu tempat yang direkomendasikan untuk mencicip sajian ini adalah Tepo Tahu Mbah Nem. Tempat makan ini beralamat di Jl. Dr. Sutomo, Ngawi, dan buka setiap hari pukul 17.00--21.00 WIB.

Masih di Ngawi, Anda juga direkomendasikan untuk mencicip nasi pecel lethok. Disajikan khas dengan pincuk daun jati membuat makanan ini jadi lebih istimewa. Di samping, rasa gurih bumbu pecelnya yang sudah tidak perlu diragukan lagi kelezatannya.

Nasi Pecel Lethok Mbah Jan yang berlokasi di J;. Trunojoyo, Ngadirejo, Karang Tengah, Kec. Ngawi, Kabupaten Ngawi ini jadi salah satu tempat yang direkomendasikan. Tempat makan ini buka Senin--Sabtu pukul 6.00--12.00 WIB.

Kemudian, ada Sate Gule Pak Lancur. Satai di sini memiliki tekstur yang sangat empuk, ukurannya besar, dan disajikan bersama bumbu nan melimpah. Tempat makan ini berlokasi di JL. Ahmad Yani No.46, Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dan buka setiap hari pukul 7.00--21.00 WIB.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kertosono

Berlanjut ke Kertosono. Kuliner di sini pun tidak kalah beragam. Pertama, Anda bisa mencoba nasi becek dan sate kambing sebagai permulaan. Nasi becek umumnya disajikan bersama sambal kacang bercita rasa khas. Selain, dilengkapi lauk satai kambing yang telah dilepas dari tusuknya. 

Selain itu, bumbu rempah soto daging atau gulai kambing di tempat ini juga dinilai terasa lebih kuat. Kuliner ini salah satunya bisa disantap di tempat makan beralamat di  Jl. Dr. Soetomo, Payaman, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk yang buka setiap hari pukul 9.00--22.00 WIB.

Pilihan lainnya, Anda bisa mencicip Mie Jawa Pak Tomie. Jangan kaget bila Anda menemukan antrean cukup panjang di tempat ini. Pasalnya, Mie Jawa Pak Tomie memang sudah termasyhur karena kelezatannya.

Proses memasak yang masih menggunakan arang membentuk cita rasa khas makanan di sini. Menu yang ditawarkan tidak hanya berupa mi, tapi juga nasi goreng dan krengsengan ayam kampung. Harganya pun dinilai masih terjangkau

Tempat makan ini berlokasi di Jl. Jenderal Gatot Subroto No.7, Kauman, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk. Jam operasional pukul 12.00--2.00 WIB setiap harinya.

3 dari 4 halaman

Mojokerto

Masih dari Kertasono. Anda akan menyesal jika pulang tanpa mencicip Mie Pangsit Ceker Lobada. Mie ayam ini terletak di Jl. Yos Sudarso, Ganung Kidul, kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk. Sesuai namanya, ceker sebagai topping mi ayam jadi alasan sajian ini begitu istimewa.

Tekstur cekernya empuk dan pas di lidah, dengan hargamurah meriah. Tempat makan ini buka setiap hari pukul 9.30--21.00 WIB.

Bergeser ke Mojokerto, Anda disarankan untuk tidak melewatkan sajian Nasi Pecel Mbak Toety. Nasi pecelnya antara lain terdiri dari sayur taoge, kangkung, dan kacang panjang. Sambal kacangnya disebuttidak begitu pedas, ditambah rempeyeknya yang gurih nan renyah.

Warung nasi pecel ini berlokasi di Jl. Bhayangkara No.12, Mergelo, Miji, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur 61322. Jam operasionalnya pukul 17.00--00.00 WIB setiap harinya.

Selanjutnya, ada Soto Daging H Sukronya untuk melengkapi pengalaman wisata kuliner Anda di Mojokerto. Menu andalannya merupakan soto daging khas Madura dengan pilihan daging atau jeroan. Potongan dagingnya besar-besar dengan tekstur empuk yang makin enak karena disajikan bersama kuah bening bercita rasa gurih.

Alamatnya di Jl. Mojopahit No. 555, Mergelo, Kranggan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, JawaTimur. Jam bukanya pukul 07.00--21.00 WIB setiap harinya.

4 dari 4 halaman

Surabaya

Sampai di Surabaya, Anda jangan sampai melewatkan sajian Rawon Kalkulator. Daging untuk rawon di sini umumnya berupa daging sapi yang dipotong kecil-kecil, utamanya bagian sandung lamur.

Tempat makan ini berlokasi di Sentra PKL Tamam Bungkul Jl. Raya Darmo, Darmo, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60241. Jam bukanya pukul 10.00--4.00 WIB setiap harinya.

Sementara itu, PT Jasamarga (Persero) Tbk melalui Representative Office 3 Transjawa Tollroad Regional Division (RO3 JTTRD) selaku pengelola Jalan Tol Surabaya-Gempol, memprediksi sekitar 268.140 kendaraan akan meninggalkan Surabaya pada arus mudik 2022, lapor kanal Jatim Liputan6.com.

General Manager RO 3 JTTRD Hendri Taufik mengatakan, prediksi itu akan terjadi pada periode H-7 sampai H+2 Lebaran, yakni 25 April 2022 sampai 2 Mei 2022. Prediksi angka itu, kata Hendri, diambil berdasarkan aktivitas kepadatan tol di tiga jalur utama, yakni Gerbang Tol (GT) Kejapanan Utama, GT Sidoarjo, dan GT Waru.

Ia mengatakan, puncak arus mudik melalui tol di Jawa Timur diprediksi terjadi pada 29 April 2022 atau H-3 Lebaran, sedangkan arus balik diprediksi sebanyak 282.500 kendaraan akan kembali ke Surabaya, dengan puncak arus balik pada 8 Mei 2022 atau H+5 Lebaran.