Sukses

Di Balik Kesuksesan Umma Cake yang Hadirkan Menu Lekker Holland

Liputan6.com, Jakarta Lima bulan yang lalu, Ekanisa Tri Lestari mulai menjalankan bisnis kulinernya, yaitu Umma Cake. Salah satu menu andalannya adalah lekker holland atau dutch butter cake (boterkoek). 

Ekanisa bercerita, alasannya menjual lekker holland karena kue mentega khas Belanda itu menjadi salah satu kudapan yang lagi hits. Selain itu, lokasi awal tempatnya berjualan yaitu di Banjarnegara, belum ada yang menjual kue tersebut. 

"Lekker holland ini makanan yang lagi hits saat itu. Saya pingin banget mencicipinya, tapi karena di daerah saya belum ada yang jual, waktu itu masih tinggal di Banjarnegara, jadi saya coba bikin sendiri. Dengan trial resep berkali-kali, Alhamdulillah suami bilang enak dan menyarankan untuk dijual," kata Ekanisa kepada tim manisdansedap.com. 

Akhirnya, Ekanisa pun menjajakan kue buatannya dari mulut ke mulut. Ekanisa mengatakan, pelanggan yang pertama kali membeli lekker holland buatannya adalah dua orang temannya. 

"Saya masih ingat sekali bentuknya jauh sekali dari dibilang bagus. Tapi Alhamdulillah, kata temen rasanya enak. Lalu saya mulai sedikit kirim sebagai bingkisan untuk sahabat-sahabat. Alhamdulillah mereka dengan senang hati ikut mempromosikan,  jadi Alhamdulillah semakin banyak yang tahu dan sekarang banyak orang yang nggak saya kenal ikut pesan," kata Ekanisa yang juga menjual kudapan manis lain seperti brownies. 

2 dari 2 halaman

Baking Pakai Alat Warisan Ibu

Ekanisa menuturkan kalau ide nama usahanya diambil dari panggilan anaknya dan teman-teman kepadanya, Umma. Dengan panggilan itu, Ekanisa pun mengaku semakin semangat merintis usahanya. 

Meski demikian, bukan berarti selama menjalankan Umma Cake, dia nggak menghadapi kendala. Salah satunya adakan kendala waktu. 

Lantaran si buah hati masih balita dan nggak bisa lepas dari sang ibu, Ekanisa pun harus mengatur waktu untuk membuat setiap pesanannya. 

Di jam 9 atau 10 malam, Ekanisa lebih dulu mengistirahatkan diri. Kemudian di jam 12 atau 1 malam, dia bangun untuk membuat pesanan yang akan dikirim di pagi hari. 

Selain waktu, Ekanisa pun harus terbiasa menggunakan peralatan baking seadanya. Ya, bermodal peralatan baking warisan sang ibu, Ekanisa pun kini berhasil menuai hasilnya. 

"Awalnya saya pakai alat sederhana yang ada di rumah, seperti oven tangkring dan mixer warisan ibu saya yang udah 20 tahun usianya. Alhamdulillah, berjalan nya waktu dan semakin bertambahnya orang yang beli, saya bisa upgrade peralatan-peralatan baking," katanya. 

Dengan keberhasilannya saat ini, Ekanisa pun berharap Umma Cake dapat bisa langgeng dan nggak hanya menjual menu manis, tapi juga ada menu sedap (asin) lainnya. 

"Semoga cita-cita saya punya toko dessert juga bisa tercapai, sehingga sedikit-sedikit bisa membuka lapangan kerja untuk sekitar," katanya. 

Nah, buat kamu yang tinggal di sekitar Purwokerto dan ingin mencicipi lekker holland dari Umma Cake, bisa langsung ikutan pra pesan alias pre order via manisdansedap.com

Apalagi jelang Idulfitri, kamu bukan cuma bisa mencicipi manisnya lekker holland, tapi kudapan itu bisa dikirim untuk dijadikan hampers ke keluarga jauh atau kerabat. 

"Jadi untuk pemesanannya (PO) tidak ada minimal order. Jika nggak ada momen seperti Idulfiri, maksimal PO H-1, tapi kalau suasana Ramadan seperti sekarang H-3. Untuk hampers-nya pun bisa dikirim ke luar kota dan InsyaAllah aman," katanya. 

Oh ya, sekadar informasi manisdansedap.com merupakan platform yang merupakan bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse) sebagai Digital Media Network ini membantu penggemar kuliner untuk menemukan dan memesan beragam pre-order menu kuliner dari seluruh Nusantara.

Bukan hanya itu saja, ManisdanSedap.com juga membantu pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka, sekaligus memudahkan seller untuk berinteraksi dan bertransaksi lewat fitur praktis. Memasarkan semakin luas dan potensi gaet banyak pembeli, tunggu apalagi gabung sekarang juga ke ManisdanSedap.com.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!

(*)