Sukses

Tak Ada Karpet Merah di Golden Globe 2022 karena Lonjakan Kasus Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Golden Globe 2022 bakal hadir dengan nuansa yang sangat berbeda. Ajang penghargaan ini siap digelar oleh Hollywood Foreign Press Association (HFPA) di Beverly Hilton Hotel di Los Angeles, Minggu, 9 Januari 2022.

Penyelenggaraan Golden Globe 2022 tidak akan disiarkan di televisi, tidak akan ada penonton, dan tidak ada karpet merah yang biasa menyemarakkan acara. Penyelenggara mengaitkan skala acara yang diperkecil karena lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa, 4 Januari 2022, HFPA menyebut kesehatan dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama mereka. Selama acara berlangsung, protokol kesehatan akan diberlakukan secara ketat.

"Tidak akan ada penonton pada 9 Januari, dan tindakan pencegahan berikut diambil untuk anggota dan penerima penghargaan terpilih yang akan berada di ruangan; Bukti vaksinasi dan suntikan booster, bersama dengan tes PCR negatif dalam waktu 48 jam, diperlukan untuk masuk; Semua tamu akan menggunakan masker dan menjaga jarak setiap saat saat berada di dalam ballroom; Tidak akan ada karpet merah," begitu lanjut pernyataan HFPA, dilansir CNN, Kamis (6/1/2022).

NBC mengumumkan di 2021, mereka tidak akan menyiarkan Penghargaan Golden Globe tahun ini. Hal tersebut menyusul kontroversi tentang kurangnya keragaman di antara keanggotaan HFPA dan pertanyaan etis lainnya yang terkait dengan keuntungan finansial.

HFPA menambahkan dalam pernyataannya pada Selasa bahwa telah terjadi "perubahan besar" pada organisasi tersebut. "Selama delapan bulan terakhir, HFPA telah sepenuhnya merombak peraturan mereka, menerapkan perubahan besar-besaran dari atas ke bawah yang membahas etika dan kode etik, keragaman, kesetaraan dan inklusi, tata kelola, keanggotaan, dan banyak lagi," bunyi pernyataan itu.

"Baru-baru ini, HFPA mengakui kelas mereka yang terbesar dan paling beragam hingga saat ini dengan 21 anggota baru. Semuanya adalah pemilih pemula Golden Globe," lanjut pernyataan dari penyelenggara Golden Globe 2022.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kontroversi

Dilansir dari Page Six, Kamis (6/1/2022), HFPA dikecam awal Februari lalu. Hal tersebut terjadi setelah laporan LA Times mengungkapkan bahwa kelompok yang beranggotakan 87 orang itu tidak memasukkan anggota kulit hitam.

Dalam paparan lain, organisasi tersebut dituduh menciptakan "budaya korupsi" yang penuh dengan "penyimpangan etis," seperti berurusan sendiri dan "bertukar suara untuk tunjangan dan akses." Nominasi Globe lima kali, Scarlett Johansson segera menyerukan boikot, sedangkan Tom Cruise mengembalikan tiga patungnya dari HFPA sebagai protes.

Nominasi Golden Globes Tahunan ke-79 diumumkan pada Desember. Nominasi film utama "The Power of the Dog" dan "Belfast". Sedangkan, "Succession" dari HBO mendapatkan nominasi terbanyak untuk serial TV dengan lima nominasi. Apple "Ted Lasso" dan "The Morning Show" masing-masing masuk empat nominasi.

3 dari 4 halaman

Semarak Karpet Merah

Golden Globe 2020 masih terasa kemeriahan karpet merah dengan kehadiran para bintang dunia berbusana unik, mewah, hingga elegan. Salah satunya adalah penyanyi Jennifer Lopez yang mengenakan gaun Valentino berhiaskan pita besar warna emas dan hijau zamrud pada korsetnya.

Dilansir People, pemeran drama "Hustlers" ini juga memakai lebih dari 145 karat zamrud dan berlian Kolombia dari Harry Winston. Perhiasan tersebut termasuk kalung 76.36 karat yang terbuat dari emas kuning 18k dan platinum.

 
 

Penampilan yang tak kalah mencuri perhatian adalah aktor Billy Porter yang datang dalam balutan gaun tuksedo warna putih yang dihiasi bulu-bulu. Busana rancangan Alex Vinash itu dibuat selama tiga bulan, lebih dari 465 jam.

Gaun bintang serial "Pose" itu berdetail bulu-bulu pada ekor gaun sepanjang 14 yard yang dipercantik dengan 4.000 kristal swarovski. Ia juga mengenakan tu set perhiasan berlian 40 karat dari Tiffany and Co. Kalung, bros berbentuk capung, dan sejumlah cincin itu ditaksir berharga 2 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp27 miliar.

4 dari 4 halaman

Infografis Fakta-Fakta Menarik tentang Fashion