Sukses

Tampil Setengah Telanjang, Penjual Kudapan Pinggir Jalan Diminta Pakai Bra

Liputan6.com, Jakarta - Ada-ada saja kelakuan penjual kudapan di pinggir jalan Thailand. Tampilannya yang setengah telanjang bikin pembeli gagal fokus. 

Penjual pinggir jalan di Chiang Mai, Thailand itu hanya mengenakan kardigan yang memperlihatkan payudara dan perutnya karena tak mengenakan dalaman apapun. Perempuan berusia 23 tahun itu diketahui menjual pancake ala Thailand yang dikenal sebagai khanom Tokyo.

Dengan rambut panjang dan senyum manis, penampilannya itu mampu menarik para lelaki ke gerobaknya. Dikutip dari laman AsiaOne, Senin (29/11/2021), banyak pengendara motor yang sedang melintas menepikan kendaraannya, bahkan ada yang tabrakan karena melirik si penjual.

Terlebih, foto penjual kudapan itu juga beredar viral di sebuah laman Facebook. Lebih dari 13 ribu berkomentar dan unggahan dibagikan lebih dari 17 ribu kali yang menampilkan sedang menyiapkan pesanan. Media setempat menyebut, penjual itu memutuskan berjualan kudapan setelah sempat berjualan baju online.

Karena kejadian itu, pada Kamis, 23 November 2021, polisi setempat menegur penjual bernama Aranya Apaiso atau dipanggil Olive karena berpakaian terlalu seksi. Coconut Bangkok juga melaporkan bahwa polisi memeringatkannya agar menjaga jarak sosial dengan pembelinya.

Pejabat setempat meminta Olive untuk memakai bra, terutama saat bekerja. Bukan semata seksis, tetapi setidaknya mencegah para pengendara hilang fokus di jalan.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Manfaat Tidak Pakai Bra

Dikutip dari kanal Health Liputan6.com, bra terutama diperlukan dalam situasi tertentu, seperti saat berolahraga. Hal itu karena sebagian besar jaringan payudara tidak didukung dan gerakan agresif dapat menyebabkan traua dan rasa sakit.

Melansir Shape, Sherry Ross, MD, pakar kesehatan wanita dan penulis She-ology, menjelaskan bahwa payudara berisikan jaringan yang ditambatkan ke dinding otot dada melalui bagian belakang payudara, dan area perlekatan tunggal ini adalah satu-satunya sumber stabilitas.

Sementara, Andrea Madrigrano, MD, ahli bedah payudara dan profesor bedah di Rush University Medical Center di Chicago, mengatakan bahwa bra tidak terlalu mempengaruhi kondisi payudara. Kendur lebih mungkin terjadi berdasarkan kepadatan payudara Anda.

Jika memiliki ukuran payudara yang lebih besar, mereka akan cenderung melorot. Sedangkan, bra tidak bermanfaat secara struktural bagi wanita berpayudara kecil.

"Efek kendur dan seberapa jelas itu akan tergantung pada banyak variabel," kata Dr. Ross. Ini termasuk berat badan, genetika, kehamilan, dan menyusui.

3 dari 4 halaman

Bantu Atasi Jerawat

Bra juga bisa membantu mengatasi sakit punggung bagi yang berpayudara besar. Selain itu, juga bisa membantu memperbaiki postur tubuh.

Payudara yang besar dan berat dapat memberikan tekanan berlebih pada otot-otot di bawah payudara, yang pada gilirannya dapat menyebabkan nyeri dada, punggung, dan bahu, kata Madrigano.

Dari sudut pandang kulit, bebas bra dapat bermanfaat, terutama bagi mereka yang mengalami iritasi dan berjerawat. Mengenakan bra dapat menyebabkan penumpukan keringat di bawah dan di payudara Anda, yang dapat menyebabkan pertumbuhan berlebih dari jamur, peradangan, dan akhirnya bahkan infeksi jamur, kata Devika Icecreamwala MD, seorang dokter kulit di Berkeley, California.

Bra secara tidak langsung membatasi sirkulasi limfatik di sekitar area dada Anda. Getah bening adalah cairan penting dalam tubuh kita karena membantu menghilangkan bakteri, sel-sel abnormal dan hal-hal lain.

4 dari 4 halaman

Camilan Tradisional Tampil Kekinian