Sukses

Cerita Remaja Bikin Yayasan untuk Rawat Bayi Telantar Sambil Homeschooling

Liputan6.com, Jakarta - Tak banyak orang yang mau mengurus bayi terlantar, apalagi mereka yang masih remaja. Tapi tidak bagi Maggha Karaneya. Ia rela mengurus bayi telantar saat anak-anak seusianya sedang sibuk menikmati masa remaja.

Meski saat itu usianya masih belia, yaitu 16 tahun, ia memutuskan untuk merawat bayi-bayi yang ditelantarkan orangtuanya. Momen tersebut diceritakan akun @metta_mama_maggha di TikTok. Dalam beberapa video singkat yang diunggah akun tersebut, seorang gadis remaja yaitu Maggha, diceritakan begitu mencuri perhatian di media sosial.

Maggha ternyata mendirikan sebuah yayasan bernama Metta Mama & Maggha saat masih berusia 15 tahun. Tujuannya sangat mulia yaitu merawat bayi-bayi yang ditelantarkan oleh orangtua mereka.

"Maggha mendirikan yayasan Metta Mama & Maggha saat berusia 15 tahun," ungkap akun pengunggah video tersebut. Perjuangan Maggha membangun tempat tinggal untuk para bayi yang masih tak berdosa tersebut begitu luar biasa.

Pasalnya, ia sampai rela menempuh jalur pendidikan homeschooling agar tetap bisa merawat para bayi telantar. Berkat perjuangan yang luar biasa, serta jiwa sosial yang tinggi, Maggha sampai sempat mendapat penghargaan ‘Young Heroes’ dari salah satu acara televisi ternama Kick Andy, oleh Andy F. Noya.

"Maggha memilih homeschooling agar dapat merawat bayi-bayi di yayasan. Ia pernah mendapat penghargaan Young Heroes 2019 Kick Andy," terang akun tersebut. Tak hanya yayasan untuk bayi-bayi telantar, disebutkan pula wanita yang kini sudah berusia 22 tahun tersebut pernah membuat rumah untuk para ibu hamil yang ditolak keluarga mereka.

"Maggha juga membuat ide rumah aman untuk ibu hamil yang ditolak keluarga sendiri," ujar video tersebut.  Salah satu unggahan video tersebut pada 19 Januari 2021 sempat viral, ditonton hingga 1,8 juta kali dan disukai oleh lebih dari 200 ribu kali.

2 dari 4 halaman

Dibantu Keluarga Besar dan Perawat

Beragam komentar diberikan warganet, hampir semua memberi pujian dan terharu dengan apa yang dilakukan Maggha. "Keren banget dan wajahnya cantik memancarkan kebaikan," komentar seorang warganet.

"Ya Allah masih ada orang yang baik kayak mbak. Semoga diberi panjang umur dan rezeki yang tiada henti mengalir ya, dan selamat," timpal warganet lainnya.

Sementara itu, beragam kegiatan Yayasan Metta Mama & Maggha juga bisa dilihat di akun Instagram mereka, @mettamamamaggha. Dari Instagram tersebut diketahui kalau yayasan itu berada di Denpasar, Bali.

Maggha tidak melakukannya sendiri. Ia dibantu ibu, ayah dan keluarga besarnya beserta beberapa bidan dan perawat. Ia membangun yayasan yang sudah diresmikan pemerintah berupa rumah yang amat layak untuk tinggal. Di sana, kamar-kamarnya dilengkapi AC dan tempat tidur yang empuk beserta kelambu agar terhindar dari nyamuk.  Bahkan, yayasannya itu dilengkapi CCTV dan monitor bayi supaya selalu terkendali.

Maggha pun terus melakukan yang terbaik bagi bayi-bayi yang diasuhnya itu, mulai dari memandikan, menyuapi, memberikan susu sampai mengajak mereka bermain. Ia berharap dengan upayanya ini, bayi-bayi kecil yang ditelantarkan oleh orangtua kandungnya itu bisa tumbuh ceria, bahagia, dan sehat.

3 dari 4 halaman

Kunci Hadapi Covid-19 dengan Iman, Aman dan Imun

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: