Sukses

Rayakan Imlek 2021, Aston Pandanaran Sajikan Ayam Kanton Menyambut Kerbau Logam

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi Covid-19 tak menghentikan selebrasi menyambut Imlek 2572 yang pada tahun ini memasuki tahun kerbau logam. Begitu pula dengan Aston Inn Pandanaran Semarang yang menyuguhkan menu khusus.

Cantonese chicken alias ayam kanton dipilih sebagai hidangan utama untuk Imlek tahun ini. Menu tersebut merupakan masakan Kanton yang berasal dari wilayah selatan China, tepatnya di Guandong.

"Chicken Cantonese (ayam kanton) yang kami suguhkan untuk menyambut tahun baru Imlek merupakan sebuah implementasi dari menu tradisional Tiongkok yang disiapkan oleh tim kami untuk dapat dinikmati secara bersama keluarga saat merayakan tahun baru Imlek 2572," kata Krisdiar Porandito, Marketing Communication Aston Inn Pandanaran Semarang, dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Senin (18/1/2021).

Ia menjelaskan masakan Kanton merupakan salah satu dari delapan tradisi masakan Tiongkok. Metode memasak yang umum digunakan pada masakan tersebut adalah mengukus dan menumis. Kedua teknik itu dianggap lebih mudah dan cepat, selain menggoreng.

Masakan Kanton mengutamakan pemakaian bahan yang segar dan berkualitas dengan cita rasa yang diperoleh dari herbal dan rempah-rempah. Ciri khas kaldunya adalah kental dan pekat, termasuk pada ayam kanton ini.

Ayam dimarinasi dengan kecap Inggris atau worchestershire sauce yang pekat hingga meresap ke dalam. Tetapi, beberapa resep menggunakan saus tiram dan tepung maizena untuk menghasilkan tekstur saus yang kental.

"Aston Inn Pandanaran menyuguhkan ayam kanton dengan porsi satu ekor ayam yang dapat dinikmati untuk 4--8 orang dengan hanya Rp250 ribu nett dan bebas biaya kirim dengan maksimal 5km dari hotel," imbuhnya.

2 dari 4 halaman

Terapkan Prosedur Baru

Beradaptasi dengan situasi pandemi Covid-19, hotel yang berada di kawasan Simpang Lima Semarang itu mengganti prosedur pemesanan di area restoran, baik di 40 Lane Cafe maupun Altitude Sky Lounge. Pelanggan kini cukup memindai barcode yang tertera di meja untuk mengecek menu. 

"Penggunaan barcode ini merupakan jawaban kami atas perubahan tatanan kehidupan baru akibat dari pandemi Covid 19. Dengan penggunaan barcode tersebut maka akan mengurangi sentuhan terhadap barang-barang yang memungkinkan dapat menjadi media penularan Covid 19," kata Pora.

Penggunaan barcode juga secara tidak langsung menghemat penggunaan kertas. Tak hanya di area restoran, barcode juga digunakan untuk check in di hotel serta memesan makanan dan minuman dari dalam kamar.

3 dari 4 halaman

Cara Aman Pesan Makanan

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: