Sukses

Turis Rusia di Bali Berulah, Buang Motor ke Laut Sambil Tertawa-tawa

Liputan6.com, Jakarta - Turis Rusia kembali dikabarkan membuat ulah kontroversial di Bali. Saat ini sedang viral di media sosial, dua orang turis Rusia yang bikin geger di Bali. Mereka membuat konten yang dinilai mencemari pantai di Nusa Penida.

Kedua turis dengan pemilik akun Instagram bernama @sergey_kosenko dan @alina_oshutinskaya mendapat kritikan keras di media sosial setelah aksinya menceburkan diri dengan motor ke laut. Hal itu bermula ketika keduanya mengunggah video berboncengan dengan mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DK (Bali) yang diarahkan ke pantai.

Sergey terlihat memakai celana putih dan baju berlengan pendek. Sedangkan Alina memakai bikini merah. Mereka mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, Alina bahkan sempat berakrobat dengan berdiri di atas jok motor. Mereka nekat menceburkan diri ke air dan membiarkan sepeda motor turut dibuang ke laut.

Setelah menceburkan diri ke laut, mereka tertawa. Sementara itu, sepeda motor dibiarkan tenggelam. Aksi mereka itu dinilai konyol dan mencemari lingkungan. Salah satu kritikan datang desainer kenamaan asal Bali, Ni Luh Djelantik.

Ni Luh mengkritik keras tindakan Sergey dan Alina itu. Dia mengungkapkannya lewat Instagram miliknya @niluhdjelantik dengan mengunggah ulang video dari Sergey pada 11 Desember 2020.

"TURIS SAMPAH. SHAME ON YOU @sergey_kosenko @alina_oshutinskaya. KREATIF BOLEH. GOBLOK JANGAN. SEGITUNYA DEMI KONTEN. Follower mu boleh lah jutaan. Tapi kelakuanmu memalukan. Motor dipake terjun ke laut. Pikirkan akibatnya. Polusinya. Kebayang akibatnya kalau ada orang di bawah jembatan pas kalian nyungsep ? Bisa mati anak orang karena kalian," tulisnya.

Ia melanjutkan, "Belum lagi kalau itu motor sewaan. Motor c70 lagi. Tenggelam begitu saja. Gak kasian sama yang punya ? Buat sampah ke sungai didenda? "Buang motor" dengan oli dan bensin dll apa tidak perlu ditangkap?"

"Pak Koster tolong masukannya dong sesuai PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 47 TAHUN 2019 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBERDuh pengen tak sleding turis-turis gak mutu kayak gini. Awas ya kalau gerombolan pendukung kekuasaan bilang ini video lama. Tak pites kalian.Imigrasi tolong cek orang ini please. Di bionya tertulis jual Villa di Bali. Mudah-mudahan punya izin kerja dan bayar pajak," sambung Ni Luh Djelantik.

2 dari 4 halaman

Minta Maaf

Beragam komentar juga datang dari warganet di media sosial yang turut merespons video tersebut. Banyak yang sependapat dengan Ni Luh dan mengkritik aksi konyol dua turis Rusia tersebut.

"Bensinnya mencemari laut Mbok Niluh," tulis pemilik akun mrsantariksa. "Rip motor... dah bikin laut cemar mudah2 an itu bukan motor rentalan ... kira2 kalo kita begitu di negara nya, boleh gak ya?," tulis summer_naomi_balilife.

Sampai berita ini ditulis, video tersebut sudah dilihat lebih dari 94 ribu kali. Sementara, akun Instagram Sergey dan Alina terlihat sudah dikunci. Selain di Instagram, ulah turis Rusia di Bali itu juga ramai dibahas di Twitter.

Dari beragam cuitan, ada yang mengunggah ucapan maaf Sergey di Instagram.  Pemilik akun JennyJusuf mengunggah ulang cuitan akun radaininis tentang permintaan maaf turis asal Rusia tersebut pada 12 Desember 2020.

"Dalam story, saya meminta maaf dan menjelaskan pada masyarakat Bali serta menghapus videonya," tulis Sergey.

Ia juga mengungkapkan, kalau motor yang dipakai untuk aksinya itu miliknya sendiri dan bukan merupakan motor sewaan. Sergey juga mengaku kalau motor itu langsung dikeluarkan tak lama setelah terjun ke laut.

Meski begitu, permintaan maaf tersebut tetap mendapat cibiran. "ngeles aje nih orang. banned aja @ ditjen_imigrasi," tulis akun radaininis tentang turis Rusia tersebut.

3 dari 4 halaman

Infografis Nyepi di Bali tanpa Internet

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: