Sukses

Agenda Indonesia International MICE EXPO 2020, dari Ekshibisi Virtual sampai Presentasi Bisnis

Liputan6.com, Jakarta - Berupaya menggerakkan motor industri pariwisata dalam negeri, Indonesia International MICE EXPO (IIME) 2020 digelar untuk kali kedua tahun ini, yakni pada 1--3 Desember 2020. Dalam penyelenggaraannya, terdapat banyak aktivitas untuk diikuti.

Mulai dari 27 ekshibisi virtual berisi booth interaktif yang bisa diakses secara non-setop, sampai business matching, yang bisa disambangi pengunjung tanpa datang ke lokasi. Terdapat pula schedule meets untuk mempertemukan penjual dengan pembeli. Disusul exhibition profile, showcase presentation, dan reward for international buyer.

Panca Rudolf Sarungu, Co-Founder IIME, mengatakan bahwa melalui presentasi bisnis, pembeli nantinya akan memahami produk apa yang ditawarkan para seller dalam negeri, termasuk prosedur menerima tamu selama pandemi corona COVID-19.

"MICE siap jadi salah satu kontributor bagi sektor pariwisata Indonesia," katanya dalam acara pembukaan IIME 2020 secara virtual, Selasa (1/12/2020).

Sesi business matching akan berlangsung dalam tiga waktu setiap harinya, yakni pada pukul 9.30--11.20 WIB, pukul 12.00--14.20 WIB, dan pukul 15--16.20 WIB. Setiap sesinya sendiri akan berlangsung selama 20 menit.

Sementara, presentasi bisnis akan berlangsung selama tiga hari penyelengaraan. Pergelarannya akan melibatkan antara lain Mercure Jakarta Kota, Best Westin, ALCORE MICE, Telkomsel, Trip Event, dan Sheraton Lampung.

Agenda dalam rangkaian acara IIME 2020 ini bisa diikuti dengan mengunduh aplikasi Cloud X by Telkomsel maupun melalui ruang virtual. Info lengkap maupun registasi bisa dilakukan dengan mengakses laman indonesiamiceexpo.com.

2 dari 4 halaman

Membiasakan Menerapkan Protokol Kesehatan

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaran Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) RI, Rizki Handayani Mustafa, mengatakan bahwa ke depan, sektor MICE bakal tetap menghadapi tantangan besar.

Kuncinya, menurut Rizki, membuat perusahaan tetap percaya bahwa penyelenggaraan MICE aman, terutama di masa pandemi seperti sekarang. "Apa yang dilakukan sekarang bermaksud membangun kepercayaan market," ungkapnya di kesempatan yang sama.

Mengingat networking begitu penting, IIME dinilainya sebagai bagian dari cara mengomunikasikan produk yang ada di dalam negeri. Di samping, menunjukkan semangat para pelaku sektor MICE di tengah kondisi krisis kesehatan global.

Menurutnya, industri MICE harus tetap berjalan. Tak semata soal pergerakan ekonomi, namun juga membiasakan pelakunya pada protokol baru sesuai panduan CHSE yang sudah disusun.

3 dari 4 halaman

6 Cara Hindari COVID-19 Saat Bepergian dengan Pesawat

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: