Sukses

Representasi Kreasi Tanpa Batas di Runway JFW 2021, dari Amot Syamsuri Muda sampai Iwan Tirta

Liputan6.com, Jakarta - Sedang melihat-lihat rentetan agenda Jakarta Fashion Week (JFW) 2021? Di antara banyak, show kolaborasi Senayan City dengan sejumlah desainer maupun label kiranya jadi satu yang rugi untuk dilewatkan.

Bertajuk "de.co.rum," Fenni Rosalina, Senior Manager Senayan City, mengatakan bermaksud mengajak semua pihak untuk berpikir positif dan beretika baik meski kondisi sekarang tak bisa dikatakan mudah. "Secara visual, koleksinya merupakan hasil refleksi kondisi selama 2020," katanya dalam jumpa pers virtual, Selasa (24/11/2020).

Bakal ada dua shows yang akan dipersembahkan. Salah satunya menampilkan tiga desainer maupun label kenamaan tanah air, yakni Iwan Tirta, Amot Syamsuri Muda, dan Wilsen Willim.

Mengangkat tema besar "Next Level Batik," Iwan Tirta Collection akan menampilkan total 24 looks, 12 koleksi menswear dan 12 koleksi ladieswear, di panggung JFW 2021. Koleksi ini merupakan perwujudan harapan positif untuk batik, bahwa salah satu wastra dalam negeri dapat tetap bertahan melewati masa sulit.

Pemaknaan kreasi tanpa batas dalam koleksinya berupa godaan untuk mengubah persepsi batik dipakai hanya untuk acara formal. Dengan padanan sedemikian rupa, batik bisa diubah jadi lebih relate ke masa sekarang.

Sementara, Amot Syamsuri Muda membebaskan dirinya berkarya sebagai seorang desainer lewat koleksi "Terang." Memanfaatkan shade putih, Amot menantang batas dengan mengombinasikan potongan khas era 20-an, 70-an, bahkan 90-an.

"Jadi, segar dan merupakan bentuk semangat (karena ini koleksi Spring/Summer 2021) bahwa tahun depan semuanya sudah kembali normal, bahkan lebih baik," tuturnya soal koleksi yang bakal mejeng di runway JFW 2021 tersebut.

2 dari 4 halaman

Tren Fesyen 2021

Masih di show JFW 2021, desainer Wilsen Willim bakal membawakan koleksi piama mix formal look. Menurutnya, koleksi ini merupakan refleksi semangat di masa pandemi, sekaligus penyesuaian menghadapi kenormalan baru.

"Bakal ada 18 looks," imbuhnya. Eksperimen perpaduan ini dilakukan tanpa saling mendominasi sebagai cara menerjemahkan kreasi tanpa batas. Soal tren tahun depan, Wilsen menyebut bakal terbagi jadi dua kategori.

Pertama, akan ada 'kaum maksimalis' yang dress up total, sebagaimana juga diprediksi Amot. Namun, di sisi lain, banyak juga gerakan busana lebih fungsional dan simpe. 

"Soal produk ramah lingkungan harusnya sudah dijadikan sesuatu yang normal," tegasnya.

Pergelaran busana ketiga desainer tersebut berkolaborasi dengan Senayan City bisa disaksikan di microsite JFW.TV maupun laman senayancity.com pada Jumat, 27 November 2020 pukul 16.00--16.30 WIB. 

3 dari 4 halaman

Boyong Label Korea yang Pernah Lengkapi BTS

Sementara pada Minggu, 29 November 2020, pukul 16.00--16.30, Senayan City akan mempersembahkan koleksi peragaan busana berkolaborasi dengan Masari & MASARISHOP.COM. Pertunjukannya akan memuat koleksi dari enam label, dalam maupun luar negeri.

Dalam salah satu koleksinya, mereka bermaksud memperlihatkan bahwa publik bisa tetap stylish walau hanya di rumah saja. "Bakal ada dua brand dari Korea juga. Koleksi mereka sudah pernah dipakai BTS dan BLACKPINK," ujar pihaknya.

Keberagaman busana yang dipilih merupakan refleksi kreasi tanpa batas dalam panggung kali ini. Mulai dari loungewear, more denim, hingga busana berpotongan rapi nan sarat penyataan, semua bakal diperlihatkan.

"Koleksi ini sudah ada di online atau in-store dan sekarang sedang ada promosi 10 persen off untuk pembayaran menggunakan BCA credit card," tandasnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: