Sukses

6 Desainer Muda Siap Usung Tema Retro dan Tradisional di JFW 2021

Liputan6.com, Jakarta -  Sekolah Tinggi Desain Kelas Internasional, LaSalle College kembali menggelar fashion show dengan menampilkan enam desainer muda yang akan tampil di ajang perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2021 di Senayan City, Jakarta Pusat. Enam desainer itu adalah Chyntia Odelia, Sherly Lovent, Shinta Chandra Lesmana, Tania Segamaocia, Veronica Tanwijaya, dan Vionica Priskila.

Mereka semua masih menjalani semester akhir di sekolah mode tersebut. Mereka akan membawakan desain hasil karya tangan sendiri bertemakan "Elementum".  Elementum diambil dari bahasa Latin yang berarti basic atau dasar.

"Tema itu kita ambil karena tahun ini menampilkan looks siluet simpel yang lebih aware. Untuk pemilihan desainer ya memang enam orang ini yang paling siap dan sudah punya karya yang pas ditampilkan di JFW," terang Shinta Djiwatampu selaku Fashion Design Program Director of LaSalle College Jakarta saat virtual press conference LaSalle College presents "Elementum" at JFW 2021, Senin (23/11/2020).

Salah seorang desainer, Sherly Lovent membawakan busana dengan tema "warna". Baginya, warna membuat rileks dan dipercaya menyesuaikan emosi serta mental. Sedangkan, Shinta Chandra Lesmana membawakan busana dengan tema "Macinwa" yang terinspirasi dari budaya Yogyakarta.

Lalu, ada Tania yang mengambil tema "The Myth" atau mitos dari Kalimantan Selatan. Desainer muda lainnya, Veronica Tanwijaya mengambil tema "Mulia Vero" yang berarti wanita inspirasi dari gaya retro di era tahun 50-an.

"Mulia vero itu artinya kewanita-wanitaan yang ditujukkan untuk wanita pekerja. Aku terinspirasi dari era 50-an. Dulu ada stigma wanita pekerja juga harus berpakaian maskulin. Jadi aku mau mengangkat lagi tema itu dengan sentuhan baru," ungkap Veronica.

2 dari 3 halaman

JFW 2021 Digelar Virtual

Sementara, desainer keenam Vionica Priskila akan membawakan tema "reapparraitre" di Jakarta Fashion Week 2021. Tema ini membawa sejarah busanan Bantenan dari Sulawesi Utara.

Bertajuk "Inspiring Creativism", JFW untuk pertama kalinya bakal terselenggara secara virtual pada 26--29 November 2020. Terselenggaranya acara fesyen terbesar se-Asia Tenggara ini tentu merupakan hasil gandeng tangan berbagai pihak.

JFW 2021 juga didukung Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Di samping mengawasi penerapan protokol kesehatan, keduanya bermaksud memberi dukungan bagi para pelaku industri kreatif, dalam kasus ini sektor fesyen, untuk tetap berkarya di masa krisis kesehatan global.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: