Sukses

Kompetisi Berhadiah Pesanan Makanan Senilai Rp150 Juta bagi 2 Restoran Terpilih

Liputan6.com, Jakarta - Tak dipungkiri pandemi Covid-19 memukul industri kuliner, khususnya restoran dan tempat makan yang mengandalkan traffic pengunjung sebagai sumber pendapatan. Beragam inovasi diciptakan untuk membantu sektor tersebut bertahan. Yang terbaru adalah kompetisi bagi pemilik restoran yang berhadiah pesanan makanan senilai Rp150 juta bertajuk Best Eats Cares by Foodies. 

Jed Doble, Publisher of FoodieS Magazine, selaku inisiator menyatakan kompetisi tersebut terbuka bagi restoran berlisensi yang beroperasi di Jakarta dan sekitarnya, serta Bali. Akan dipilih dua pemenang dari dua area tersebut oleh panel juri yang terdiri dari para ahli kuliner.

"Hadiahnya tidak hanya untuk membangkitkan kembali restoran, tetapi juga bisa digunakan untuk membayar gaji, mendukung vendor, suplier, petani, hingga nelayan. Jadi, dampaknya untuk komunitas," kata Jed dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Untuk itu, para peserta diminta untuk mengirimkan video berdurasi maksimal 60 detik yang menginformasikan secara detail tentang restoran, di antaranya konsep restoran, bagaimana restoran beroperasi, jenis makanan yang disajikan, cerita tentang tim, bagaimana restoran bertahan selama pandemi, dan alasan mereka harus terpilih. "Ini bukan tentang video, tetapi kami ingi mendapatkan informasi," sambung dia.

Kompetisi dibuka mulai hari ini hingga 4 Desember 2020. Jenis makanan yang diharapkan, sambung Jed, adalah comfort food yang tidak hanya praktis tapi juga bernilai gizi.

Restoran yang terpilih nanti diharapkan mampu memenuhi semua pesanan yang masuk. Hasil masakan selanjutnya akan didistribusikan kepada para tenaga medis dan kelompok masyarakat yang memerlukan.

"Kami bermitra dengan Food Bank, Stunica, dan Crisis Kitchen Bali," ujar Jed.

 

2 dari 3 halaman

Bertambahnya Kelompok Rentan

Sementara itu, founder Food Bank Indonesia Hendro Utomo menyatakan selain kelompok rentan, donasi makanan juga akan disalurkan kepada kelompok masyarakat yang terdampak Covid-19. Jumlahnya meningkat drastis di masa pandemi.

"Banyak yang pendapatannya sehari di bawah Rp50 ribu. Itu bisa dibagi-bagi karena mereka punya keluarga. Itu yang kita sasar untuk kita bantu di daerah Jakarta dan Bali," kata Hendro.

Ada dua alasan yang dikemukakannya terkait tujuan donasi makanan tersebut. Pertama, untuk menimbulkan harapan sehingga mereka tak merasa sendirian. Kedua adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh, khususnya bagi penerima yang memiliki anak.

"Pandemi enggak bisa hanya sekelompok orang yang selamat tapi lainnya tidak. Karena penyakitnya tetap ada di situ nantinya," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: