Sukses

Warga Singapura Boleh Melancong ke Thailand, Asalkan...

Liputan6.com, Jakarta - Thailand membuka perbatasan untuk pertama kalinya sejak April bagi warga dan residen Singapura. Dalam praktiknya, ada serangkaian kriteria yang harus dipenuhi sebelum diizinkan masuk ke Negeri Gajah Putih.

Mengutip laman AsiaOne, Jumat (23/10/2020), terhitung 7 Oktober 2020, Visa Turis Khusus (STV) diperlukan bagi siapa saja yang ingin memasuki negara tersebut. Menurut Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Singapura, untuk memenuhi syarat STV, penduduk Singapura harus memenuhi beberapa persyaratan yang ketat.

Pertama, mereka harus tinggal di Thailand selama minimal 90 hari. Pelancong tak boleh punya catatan kriminal di salah satu negara atau dilarang masuk sebagaimana diatur Undang-Undang Imigrasi. Mereka juga terbukti secara medis tak membawa penyakit terlarang, seperti tuberkulosis.

Pernyataan ini menambahkan bahwa pekerjaan dalam bentuk apa pun dilarang, yang berarti seseorang tak akan dapat bekerja di Thailand selama memiliki visa. Jika memenuhi syarat, aplikasi STV, serta sertifikat masuk harus diserahkan ke Aplikasi Visa Online kedutaan setidaknya 10 hari kerja sebelum kedatangan.

Kalaupun bisa mengambil libur panjang minimal tiga bulan dan memenuhi syarat di atas, ada kriteria lain. Paspor harus punya masa berlaku 12 bulan sejak tanggal perjalanan. Pelamar juga harus memesan penerbangan dengan Singapore Airlines secara khusus.

Selain itu, pelancong juga harus memastikan mereka punya tempat tinggal selama berada di Thailand dengan menyertakan bank statement yang menunjukkan setoran bulanan 500 ribu baht (Rp235 juta) selama enam bulan terakhir. Sertifikat kepemilikan properti di Thailand atau kontrak properti di Thailand yang dibeli maupun disewa dengan bukti 25 persen dari nilai properti sudah dibayarkan.

2 dari 3 halaman

Persyaratan Lain

Persyaratan lain yang juga harus dipenuhi antara lain salinan pemesanan 14 malam di hotel atau rumah sakit yang disetujui pemerintah di Thailand untuk karantina. Serta, asuransi kesehatan dan perjalanan senilai setidaknya 100 ribu dolar Amerika.

Kemudian, asuransi kesehatan Thailand tambahan yang mencakup rawat inap dan keadaan darurat untuk seluruh masa tinggal, dengan perlindungan perawatan rawat inap minimal 400 ribu baht dan 40 ribu baht untuk perawatan rawat jalan. Melihat laman resmi kedutaan secara berkala pun dianjurkan untuk memastikan tak ada syarat yang terlewat. 

Setelah semuanya disiapkan, pelancong hanya tinggal menunggu persetujuan. Perlu dicatat, meski STV secara teknis berlaku hingga 30 September 2021, pelamar yang berhasil masih akan direvisi kelayakannya setiap 15 hari oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand.

Mempertimbangkan seberapa lama perjalanan, mereka yang ingin memperpanjang masa tinggal di negara ini dapat memperbarui STV dalam blok 90 hari dengan biaya 2 ribu baht (Rp940 ribu). Perpanjangan hanya bisa dilakukan dua kali.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: