Sukses

Karyawan Toko Donat Dipecat dan Ditangkap Usai Ludahi Kopi Polisi

Liputan6.com, Jakarta - Seorang karyawan Dunkin Donuts di Chicago, Amerika Serikat, ditangkap karena diduga meludahi kopi polisi negara bagian Illinois. Karyawan pria berusia 25 tahun tersebut diketahui bernama Vincent J. Sessler.

Dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (5/8/2020), Polisi Negara Bagian Illinois menyebut, Sessler ditangkap pada Jumat, 31 Juli 2020. Ia didakwa dengan perilaku tidak tertib dan perilaku gegabah kepada petugas menyusul insiden yang terjadi malam sebelumnya.

Polisi mengatakan, Polisi Negara Bagian Illinois yang tak disebutkan namanya pergi ke Dunkin Donuts pada Kamis malam, 30 Juli 2020 sekitar pukul 22.20. Di sana, sang petugas membeli secangkir besar kopi hitam, menurut CBS 2 Chicago.

Saat itulah, ia melihat lendir besar dan tebal mengambang di kopinya, demikian kata polisi. Selama penyelidirikan, lendir dikonfirmasi sebagai air liur. Sessler, karyawan di Dunkin' Donuts, ditangkap Jumat siang, 31 Juli 2020 pukul 12.49, waktu setempat.

Menurut sebuah unggahan di media sosial, seorang teman polisi menyebut ia berseragam saat kejadian dan menggunakan kendaraan polisi. Unggahan itu juga menyebut berdasarkan rekaman video CCTV milik Dunkin' Donuts, terlihat seorang karyawan meludahi cangkir sebelum menuangkan kopi.

Direktur Polisi Negara Bagian Illinois Brendan F. Kelly mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden itu keterlaluan dan menjijikkan. "Para pria dan perempuan dari Kepolisian Negara Bagian Illinois menaruh hati dan jiwa mereka untuk melindungi kehidupan dan hak-hak semua orang di negara bagian ini setiap hari. Mereka layak mendapat perlakuan lebih dari ini," kata Kelly.

2 dari 3 halaman

Karyawan Dipecat

Polisi Negara Bagian Illinois tidak akan pergi ke Dunkin' Donuts, khususnya untuk makanan dan minuman lagi karena masalah keamanan, CBS 2 melaporkan. Seorang juru bicara Dunkin' Donuts menyebut dalam sebuah pernyataan yang diperoleh NBC 5 Chicago bahwa Sessler dipecat setelah penyelidikan atas insiden tersebut.

"Jenis perilaku yang dilaporkan kepada kami tidak konsisten dengan nilai-nilai merek," kata juru bicara.

Ia menambahkan bahwa pemilik waralaba dari lokasi di mana insiden itu terjadi menyebut ia mengambil tindakan secepat mungkin untuk menyelidiki masalah itu. Pihaknya juga memecat individu yang bertanggung jawab atas perilaku tercela ini.

"Dunkin' memiliki apresiasi mendalam terhadap petugas polisi yang bekerja tanpa lelah untuk menjaga keamanan komunitas kami dan pemilik waralaba telah menghubungi petugas secara langsung untuk meminta maaf atas kejadian tersebut," lanjut juru bicara perusahaan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: