Sukses

15 Makanan yang Bisa Meningkatkan Sistem Imun Tubuh (Bagian 1)

Liputan6.com, Jakarta - Berada pada kondisi seperti sekarang, krisis penyebaran COVID-19, ada baiknya untuk tetap menjaga kebugaran tubuh dan juga kebersihan. Selain itu, hal yang tidak kalah penting adalah meningkatkan imun tubuh.

Dilansir Healthline, Selasa, 17 Maret 2020, ada beberapa sajian tertentu yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda. Lantas apa saja? Simak rangkuman selengkapnya berikut ini.

1. Buah Sitrus

Kebanyakan orang beralih ke vitamin C setelah tidak enak badan. Hal itu karena dapat membantu membangun sistem imun tubuh. Vitamin C disebut meningkatkan produksi sel darah putih dan itu adalah kunci memerangi infeksi.

Buah sitrus yang populer meliputi jeruk bali, jeruk, jeruk keprok, lemon, jeruk nipis, dan clementine. Karena tubuh tidak memproduksi atau menyimpannya, Anda memerlukan vitamin C harian untuk kesehatan yang berkelanjutan.

Hampir semua buah jeruk kaya akan vitamin C. Dengan variasi yang bisa dipilih, mudah untuk menambahkan perasan vitamin ini ke sajian apapun.

2. Paprika Merah

Jika Anda berpikir buah jeruk memiliki vitamin C paling banyak dari buah atau sayuran, pikirkan lagi. Paprika merah mengandung vitamin C dua kali lebih banyak dari jeruk. Paprika merah juga sumber beta karoten yang kaya.

Selain meningkatkan sistem imun tubuhAnda, vitamin C dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Beta karoten membantu menjaga kesehatan mata dan kulit Anda.

2 dari 5 halaman

3. Brokoli

Brokoli dilengkapi dengan vitamin dan mineral. Dikemas dengan vitamin A, C, dan E, serta banyak antioksidan dan serat lainnya, brokoli adalah salah satu sayuran tersehat yang bisa Anda santap.

Kunci untuk mempertahankan kekuatannya adalah memasaknya secepat mungkin atau lebih baik lagi, tidak sama sekali.

4. Bawang Putih

Bawang putih ditemukan hampir setiap masakan di dunia. Bawang putih menambah cita rasa untuk makanan dan itu harus dimiliki untuk kesehatan Anda. Peradaban awal mengakui nilainya dalam memerangi infeksi.

Menurut National Center for Complementary and Integrative Health Trusted Source, bawang putih juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperlambat pengerasan pembuluh darah.

Sifat meningkatkan kekebalan dari bawang putih tampaknya berasal dari konsentrasi tinggi senyawa yang mengandung belerang, seperti allicin.

3 dari 5 halaman

5. Jahe

Jahe adalah bahan lain yang sering digunakan saat sakit. Jahe dapat membantu mengurangi peradangan, yang dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan dan penyakit radang lainnya dan membantu mengurangi mual.

6. Bayam

Bayam bukan hanya karena kaya akan vitamin C, tetapi juga dikemas dengan banyak antioksidan dan beta karoten, yang dapat meningkatkan kemampuan melawan infeksi sistem kekebalan tubuh kita.

Mirip dengan brokoli, bayam adalah yang paling sehat jika dimasak secepat mungkin sehingga bisa mempertahankan nutrisi. Namun, masakan ringan meningkatkan vitamin A dan memungkinkan nutrisi lain dilepaskan dari asam oksalat.

4 dari 5 halaman

7. Yogurt

Yogurt dapat merangsang sistem kekebalan tubuh Anda untuk membantu melawan penyakit. Cobalah untuk mengonsumsi yogurt tawar daripada jenis-jenis yang sarat dengan gula.

Anda bisa memaniskan yogurt tawar dengan buah-buahan sehat dan madu. Yoghurt juga bisa menjadi sumber vitamin D yang hebat, jadi cobalah untuk memilih merek yang diperkaya dengan vitamin D yang membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan diduga meningkatkan pertahanan alami tubuh kita terhadap penyakit.

8. Almond

Ketika datang untuk mencegah dan melawan pilek, vitamin E cenderung mengambil kursi belakang untuk vitamin C.

Namun, vitamin E adalah kunci untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat yang larut dalam lemak, artinya membutuhkan kehadiran lemak untuk diserap dengan benar.

Kacang-kacangan, seperti almond, dikemas dengan vitamin dan juga memiliki lemak sehat.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kue Mirip Tisu Toilet Laku Dijual di Jerman
Loading
Artikel Selanjutnya
2 Anak Inggris Sukses Hentikan McDonalds dan Burger King Beri Mainan Plastik Gratis
Artikel Selanjutnya
Apa Kata Ahli soal Risiko Perawatan Rambut di Tengah Pandemi Corona?