Sukses

Pesan Ani Yudhoyono Semasa Hidup untuk Pilihan Karier AHY

Liputan6.com, Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terpilih secara aklamasi atau suara penuh sebagai Ketua Umum DPP Demokrat periode 2020-2025, Minggu, 15 Maret 2020. AHY menggantikan posisi sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono.

Di hari yang sama, istri AHY, Annisa Pohan sempat membagikan sebuah video melalui akun Instagram pribadi. Video tersebut berisi pesan-pesan Ani Yudhoyono semasa hidup untuk putra sulungnya.

"Agus, kalau menurut saya, hidup ini adalah pilihan. Agus sudah memilih berhenti dari karier yang pertama untuk memasuki karier yang kedua. Sekali lagi hidup ini adalah pilihan," kata Ani dalam video.

Ani meyakini, pilihan yang telah diambil oleh AHY adalah yang terbaik. Maka dari itu sebagai orangtua, dukungan dan nasihat tiada henti diberikan agar AHY tetap berjuang, mengingat akan selalu ada banyak tantangan.

"Dunia ini dunia baru untukmu tetapi tantangan seberat apapun, kalau kamu lewati dengan tegar, dengan sabar, dan penuh dengan usaha dan kerja keras, Insha Allah semuanya akan tercapai pada suatu saat nanti, perjuangkanlah cita-citamu Agus," tutup Ani dalam video.

Seperti yang diketahui, Ani Yudhoyono meninggal dunia di National University Hospital, Singapura pada 1 Juni 2019, setelah ia berjuang melawan kanker darah yang dideritanya.

2 dari 3 halaman

Ungkapan Terima Kasih Annisa Pohan

Dalam unggahan video singkat itu, Annisa Pohan menuliskan untaian kata yang jadi ungkapan terima kasihnya kepada sang ibu mertua yang telah memberi nasihat serta dukungan.

"Pesan Memo untuk Mas @agusyudhoyono Terima kasih Memo atas dukungan dan nasehatnya selama ini untuk kami agar selalu tegar dan tak gentar menghadapi apapun. Hari ini mas Agus mendapat amanah besar, andai Memo bisa menyaksikannya dan memberikan nasehat seperti dulu." tulis Annisa diunggahan pada 15 Maret 2020.

Besar harap Annisa, sang suami dapat menjalankan tugas baru dengan amanah dan membawa kebaikan bagi partai, masyarakat, bangsa, juga negara.

"We always miss you Memo, especially in the time like this (Kami selalu merindukan Memo, terutama di saat seperti ini)" tutup Annisa Pohan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: