Sukses

SBY Tulis Puisi Kerinduan untuk Ani Yudhoyono

Liputan6.com, Jakarta - Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuliskan sebuah puisi bernada kerinduan untuk mendiang istri tercinta, Ani Yudhoyono. Momen ini dibagikan melalui akun Instagram Ani Yudhoyono In Memoriam.

Seperti yang diketahui, SBY mengaktifkan kembali akun Instagram Ani pada 1 Desember 2019 yang bertepatan dengan enam bulan sejak kepergian mantan Ibu Negara pada 1 Juni 2019 lalu.

Ayah dua anak tersebut mengunggah tiga potret. Pada potret pertama, ia terlihat tengah terduduk di ruang kerjanya dengan foto Ani Yudhoyono yang dibingkai berada di belakangnya.

SBY terlihat mengenakan sweater hitam polos dan lehernya dibalut scarf warna merah marun. Sembari tertunduk dan menulis, di depannya terdapat cangkir putih menemaninya menulis untaian kata puisi.

Pada potret kedua, tampak potret Ani Yudhoyono semasa hidup dalam balutan kemeja panjang pink dengan rambut tertata rapi. Kala itu, ia tengah berada di kebun mengurus bunga-bunga anggrek kesayangan.

"Pagi ini aku menulis puisi, bertanya kepada kekasihku, ke mana kau pergi? Aniku menjawab, "Aku disini, tak pernah pergi."" demikian bunyi caption dalam unggahan yang dibagikan pada Minggu (15/12/2019).

 
2 dari 3 halaman

Untaian Kata SBY untuk Ani Yudhoyono

Dalam potret ketiga, tampak pemandangan gunung dengan langit yang biru, awan putih, persawahan, dan hijaunya pepohonan. Di tengah foto itu, SBY menyertakan puisi yang ia persembahkan untuk Ani yang bertajuk "Aku di Sini".

"Setiap hari aku mencari, mendaki, berlayar... jauh sekali ke mana kau pergi?

Di ujung letih langkahku terhenti ketika tiba-tiba kau dekap diriku dan kau genggam tanganku dalam kasih dan rindu

"Aku di sini, tak pernah pergi dalam hatiku, hati kita di taman hatiku, hati kita di taman indah yang bunganya tak pernah layu bunga cinta di taman abadi yang dulu kita sirami setiap hari. SBY," bunyi puisi tersebut.

Selain puisi, SBY juga menyanyikan tembang bertajuk Seruling di Lembah Sunyi bertepatan enam bulan setelah kepergian Ani. Ia juga membagikan memori cerita cintanya dan Ani yang bersemi 46 tahun lalu di Lembah Tidar.

Tak hanya itu, ada pula potret SBY bersama Ani, anak-anak, serta cucu-cucu mereka enam tahun lalu. Potret lain mengabadikan SBY memegang buku Ani yang berisi kisah perjalanan ketika menjadi Ibu Negara.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
OPINI: Perang Besar Bisa Terjadi karena Miskalkulasi, Pemimpin Eratik dan Nasionalisme yang Ekstrem
Artikel Selanjutnya
Indonesia Berkabung, 6 Tokoh Inspiratif Berpulang di Tahun 2019