Sukses

Cerita soal Kate Middleton dan Ratu Elizabeth II Saat Bepergian yang Jarang Diketahui

Liputan6.com, Jakarta - Kate Middleton dan Ratu Elizabeth II, memiliki perbedaan usia yang sangat jauh dan berasal dari latar belakang yang juga berbeda. Tetapi, ada banyak kesamaan yang mereka miliki saat ini.

Seperti diwartakan Express, Senin, 24 Februari 2020, satu kesamaan berhubungan dengan apa yang terjadi ketika mereka bepergian ke dalam dan ke luar negeri.

Kate Middleton bergabung dengan keluarga besar Ratu Elizabeth ketika dia menikah dengan Pangeran William pada 2011. Sejak itu, Duchess of Cambridge telah melakoni banyak perjalanan di dalam dan luar negeri dalam perannya sebagai anggota kerajaan senior.

Meskipun Kate berasal dari latar belakang bukan kerajaan, tetapi ada satu cara perjalanannya yang sama dengan Ratu, dan tentu saja seluruh keluarga kerajaan.

Kapan pun seseorang dari keluarga kerajaan berkunjung ke luar negeri, mereka sering menjadi sorotan di negara itu. Bagi orang luar, semua ini terlihat seolah-olah para bangsawan memiliki waktu yang indah karena mereka dipandu untuk mengelilingi permata budaya suatu negara.

Namun, orang dalam kerajaan menjelaskan bahwa seringkali hal tersebut tidak demikian. Entah itu Kate Middleton dan Ratu Elizabeth II mengunjungi suatu tempat, para bangsawan sering tidak memiliki banyak kendali atas apa yang mereka lihat dan berapa lama.

2 dari 4 halaman

Cerita Reporter

Reporter Telegraph, Gordon Rayner, yang telah menghadiri 20 tur kerajaan, berbagi pengalaman hidupnya untuk para bangsawan ketika mereka bepergian.

Dia menjelaskan bahwa perjalanan sering kali sangat terburu-buru dan jadwal yang ketat. Tur keliling dunia, bertemu para kepala negara dan dipamerkan kekayaan budaya terdengar seperti kehidupan yang indah.

“Namun, aku tidak iri pada keluarga kerajaan. Kunjungan mereka ke situs-situs terkenal di dunia jarang bertahan lebih dari 40 menit, dan kemungkinan mereka tidak akan pernah kembali," ujar Rayner.

Padahal, kunjungan-kunjungan itu memakan waktu hingga enam bulan untuk berkoordinasi. Seorang juru bicara pemerintah Kanada mengungkapkan tantangan terbesar menjelang kunjungan Kate dan Wiliam pada 2016 ke Kanada.

"Memastikan semua perjanjian berjalan dengan lancar, tepat waktu, aman, dan sukses," katanya kepada CN Traveler.

3 dari 4 halaman

Rincian Logistik

Selain itu, rincian logistik dan operasionalnya pun cukup besar. Para bangsawan juga selalu bepergian dengan rombongan besar. Ketika Kate dan William berkunjung ke Pakistan tahun lalu mereka mengikutsertakan 14 anggota staf kerajaan.

Mereka termasuk tokoh-tokoh kunci seperti Simon Case, sekretaris pribadi William, dan Sekretaris Pribadi Kate, Catherine Quinn. Kate dan William juga memiliki koordinator program untuk memberikan dukungan administratif dan logistik.

Selain itu, Kate juga memiliki penata rambut pribadinya untuk memastikan dia memiliki blowdries yang rapi setiap hari.

Seorang asisten pribadi memberikan dukungan kepada pasangan, dengan membantu mengatur program sehari-hari mereka dan berhubungan dengan kontak internal dan eksternal. Ketika sang Ratu pergi, perhatian yang sangat tidak biasa sangat penting.

Menurut Rayner, lokasi toilet dan toilet yang ditawarkan sangat penting saat Ratu berkunjung. Rayner mengungkapkan bahwa "kamar istirahat" diangkat ke mana pun Ratu dan suaminya Pangeran Philip bepergian.

Seorang mantan ajudan memberi tahu Rayner bahwa pihak tuan rumah menghabiskan lebih banyak waktu untuk pengaturan toilet dari pada yang lain, apa warna handuk yang seharusnya, dan apakah roll toilet merek yang cocok.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Selain Diminum, Manfaat Buah Naga Dapat Jadi Masker
Loading