Sukses

Mengapa Sikat Gigi Minimal Harus 2 Menit?

Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang sudah sikat gigi hari ini? Berapa lama yang Anda habiskan untuk menyikat gigi?

Ternyata, durasi menyikat gigi yang disarankan minimal dua menit. Pakar kesehatan gigi dan mulut, Ratu Mirah Afifat, GCClintDent, MDSc., beralasan waktu tersebut relatif cukup untuk seseorang membersihkan giginya secara menyeluruh.

"Ada delapan bagian luar dan dalam gigi dan mulut...Dengan dua menit, semua permukaan gigi atas, bawah, depan, belakang dapat tersikat dengan baik," kata Mirah ketika ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Meski dua menit terbilang singkat, tak banyak orang Indonesia yang melakukannya dengan benar. Berdasarkan studi, kata Mirah, rata-rata orang Indonesia hanya menghabiskan 30 detik saja untuk menyikat gigi.

Kebiasaan itu lalu ditiru oleh anak-anak mereka. Hal tersebut bila dibiarkan bakal memperpanjang siklus menyikat gigi yang buruk.

Untuk itu, orangtua bisa memanfaatkan video tutorial yang bisa diakses gratis agar kegiatan menyikat gigi lebih menyenangkan bagi anak-anak. "Ketika ajarkan menyikat gigi, sambil hitung delapan sampai sepuluh hitungan, ya," kata dia.

2 dari 3 halaman

Sebesar Biji Jagung

Anak-anak, sambung Mirah, sebaiknya selalu didampingi ketika menyikat gigi sampai usia delapan tahun. Hal itu untuk memastikan agar aktivitas tersebut dilakukan dengan baik dan benar, khususnya tidak menelan pasta gigi.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ukuran pasta gigi yang digunakan. Anak-anak cukup menggunakan pasta gigi sebesar biji jagung, sedangkan orang dewasa sepanjang bulu sikat dan hanya disisakan sedikit di kedua ujung.

"Itu lebih ke kadar fluoride-nya. Anak-anak hanya butuh 500 ppm, sudah bisa jaga kesehatan gigi dan mulutnya. Sedangkan orang dewasa butuh fluoride hingga 1.450 ppm," kata Mirah.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Bermata Juling, Kucing Ini Justru Bikin Warganet Gemas
Loading
Artikel Selanjutnya
Singapura Luncurkan Tes Online untuk Bantu Warga Deteksi Dini Corona COVID-19
Artikel Selanjutnya
China Merasa Difitnah AS Setelah Dituding Tutupi Data Asli Corona COVID-19