Sukses

Mengulik Beda Inggris Raya, Britania Raya, dan Inggris

Liputan6.com, Jakarta - Apa beda United Kingdom, Great Britain, dan England atau Inggris Raya, Britania Raya, dan Inggris? Begitulah pertanyaan yang acap kali terlontar, lantaran penggunaannya sekilas tampak seperti sama saja.

Padahal, penunjukkan cangkupan ketiganya berbeda dan harus dipahami dengan benar. Secara garis besar, klasifikasinya terkait wilayah mana, masuk mana. Berikut ulasan lengkapnya seperi dilansir dari historic-uk.com, Kamis, 9 Januari 2020.

Inggris Raya (United Kingdom)

Penyebutannya meliputi area Britania Raya dan Irlandia bagian utara, di mana terdiri dari empat negara, yakni Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Pembentukannya menlahirkan sejarah panjang dan cukup rumit.

Sekitar tahun 925, Kerajaan Inggris disahkan gabungan suku Anglo-Saxon. Lalu, pada 1536, Kerajaan Inggris dan Wales. Aturan Raja Henry VIII membuat Inggris dan Wales bergabung jadi satu negara di bawah pemerintahan dan hukum yang sama.

Pada 1707, Kerajaan Britania Raya. Kerajaan Inggris, termasuk Wales, bergabung dengan Kerajaan Skotlandia dan jadi Kerajaan Britania Raya. 1801, Inggris Raya dari Britania Raya dan Irlandia. Irlandia bergabung dan sekali lagi namanya berganti.

Pada 1922, Inggris Raya dari Britania Raya dan Irlandia Utara. Republik Irlandia melepaskan diri dan meninggalkan hanya bagian utaranya yang masuk dalam wilayah Inggris Raya. Formasi ini adalah Inggris Raya yang dikenal sampai hari ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Britania Raya dan Inggris

Britania Raya

Britania Raya bukanlah negara, melainkan wilayah terbesar. Disebut 'Raya' karena kawasan ini merupakan pulau terbesar di Kepulauan Inggris dan rumah dari negara-negara, seperti Inggris, Skotlandia, dan Wales.

Nama Britain (Britania) diambil dari kata Roma kuno, Britannia. Namun, soal penambahan 'Raya', ada dua argumen di baliknya. Pertama, kata itu digunakan untuk membedakan Britain dengan Brittany, wilayah di Prancis.

Kedua, ada juga yang menyebut 'Raya' merupakan ego Raja James I untuk menunjukkan kekuasannya mencakup semua wilayah di pulau. Karenanya, ia menyebut diri sebagai Raja Britania Raya.

Inggris

Seperti Wales dan Skotlandia, Inggris umumnya dikaitkan sebagai sebuah negara, bukan wilayah berdaulat. Inggris merupakan negara terbesar di dalam Inggris Raya, baik secara wilayah maupun populasi.

Karenanya, banyak orang salah paham bahwa Inggris adalah sebutan untuk semua wilayah Inggris Raya.