Sukses

Berapa Lama Waktu Ideal yang Diperlukan untuk Tidur?

Liputan6.com, Jakarta - Tidur adalah salah satu kebutuhan wajib setiap manusia. ketika seseorang sudah terlalu lelah, maka tidur bisa menjadi obat paling ampuh untuk mengembalikan energi. Tapi, berapa banyak waktu yang diperlukan untuk tidur?

Anda mungkin pernah mendengar kebutuhan tidur orang dewasa yang ideal yakni tujuh hingga delapan jam. Memang itu adalah teori panduan yang baik, tapi pada hakikatnya, manusia tidak bisa menyamakan jam tidur satu dengan lainnya.

Melansir dari Metro UK, Jumat, 11 Oktober 2019, seorang ahli tidur asal Amerika Serikat, Neil Stanley mengatakan kebutuhan tidur individu berbeda-beda. Ia menyebut kebutuhan tidur seseorang sama halnya dengan tinggi badan, yang mana setiap genetik orang berbeda dan tinggi badan juga berbeda. 

Di mana saja, berapa pun waktunya, asal masih dalam batas wajar seperti tidur empat sampai sebelas jam, masih bisa dianggap normal. Tidur satu jam pun masih bisa dianggap normal. Namun jika tidur dalam waktu satu jam setiap hari, itu bisa memberikan efek pada kesehatan fisik dan mental seseorang.

Sebuah lembaga kesehatan Amerika Serikat, The Sleep Foundation, merekomendasikan untuk tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam di malam hari untuk orang dewasa. Tapi waktu ini bisa dipengaruhi oleh seberapa stres, kesehatan Anda, dan stimulan yang dimakan setiap hari.

2 dari 3 halaman

Penyesuaian Tubuh

Stanley menjelaskan semakin bertambahnya usia, maka kita akan butuh waktu tidur semakin sedikit juga. Yang terpenting Anda harus cari tahu waktu yang tepat dan dibutuhkan untuk tidur Anda.

Jika Anda merasa lelah setiap hari, berarti ada yang tidak beres dari tubuh Anda. Saat ini yang paling penting dalam siklus tidur bukan lagi berapa jam Anda tertidur, tapi seberapa berkualitasnya tidur Anda di malam hari.

Peneliti umumnya membagi tahap tidur menjadi lima tahap. Tahap pertama dan kedua yaitu disebut Tidur Ringan yang berarti seperti saat Anda sedang mengantuk dan ingin mengistirahatkan badan. Tapi setelah tidur ringan, lama-lama Anda akan merasa nyenyak dan Anda sudah masuk ke tahap ketiga dan keempat.

Namun di tahap kelima, yaitu ada yang disebut dengan Tidur Rapid Eye Movement sleep (REM). REM yang mana biasanya dialami oleh orang yang memiliki gangguan tidur. Mimpinya seolah nyata, dan biasanya kedipan mata yang dihasilkan jauh lebih cepat dari biasanya. (Ossid Duha Jussas Salma)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Punya Kondisi Langka, Remaja Kolombia Tidur Sampai Dua Bulan
Artikel Selanjutnya
Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun, Begini Caranya