Sukses

Kuliner Malam Jumat: Kelezatan Menggoda 4 Lauk Spesial di Nasi Kapau Uni Upik

Liputan6.com, Jakarta - Dari sekian banyak pilihan makanan, biasanya ada dua macam tempat makan atau restoran yang paling sering jadi pilihan kita pada umumnya, yaitu warteg atau nasi Padang. Bisa dibilang, hampir di tiap sudut jalanan ada warung atau restoran masakan Padang]( ""), termasuk di Jakarta.

Tapi, kuliner dari Sumatera Barat tak hanya nasi Padang. Ada pula nasi kapau yang bahkan tersentral di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Yang menarik perhatian Liputan6.com adalah Warung Nasi Kapau Uni Upik khas Bukittinggi di ujung Jalan Kramat Raya, kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Warung nasi kapau Uni Upik termasuk yang penjual veteran di kawasan tersebut. Keramaian pengunjung seolah tak berhenti, mulai jam makan siang, menjelang malam, hingga tengah malam. Salah satu daya pikatnya adalah banyaknya pilihan lauk yang bisa dinikmati, sekitar 40 jenis. Rasanya, menurut beberapa pengunjung, semuanya enak.

Daging rendangnya, misalnya, disebut empuk dan lezat. Tetapi, menu lain seperti gulai kepala ikan, telur dadar, gulai usus, tunjang, jengkol, udang balado dan ayam bakar tak kalah menggoyang lidah.

Ada juga yang biasanya hanya ada di warung nasi kapau seperti bebek cabai hijau, sup iga sapi, bebek rendang dan dendeng batokok. Menu daging bebek memang sangat jarang ditemui di warung maupun restoran nasi Padang.

Di warung nasi kapau, daging bebek ada yang disajikan dengan cabai hijau dan ada juga yang dimasak dengan bumbu rendang. Sementara, dendeng batokok dibuat dari irisan tipis dan lebar daging sapi yang diiris tipis melebar.

Sesuai namanya daging dendeng dibuat dengan cara diipukul-pukul menggunakan batu cobek supaya dagingnya lembut. Setelah matang, dendeng diberi cabai hijau atau cabai merah yang diiris kasar.

Sup iga sapi juga lebih banyak dijumpai di warung nasi kapau. Satu lagi yang jadi ciri khas nasi kapau, satu porsi nasi biasanya berisi sayuran gulai kol dan rebung, kacang panjang, bumbu rendang dan sambal hijau/merah.

"Gulai rebung ini memang jadi ciri khas nasi kapau yang tidak ada atau jarang dijumpai di tempat masakan Padang lainnya. Kita disini juga tak pakai bahan pengawet dan MSG," tutur Delon, putra dari Uni Upik saat dijumpai Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

2 dari 2 halaman

Penerus Uni Upik

Delon bersama kakaknya memang jadi penerus orangtua mereka yang mendirikan warung nasi kapau. Lauk di warung nasi kapau termasuk di Uni Upik, hampir semua merupakan resep turun-temurun khas daerah Bukittinggi. "Semua di tempat penjual nasi kapau lauknya hampir sama semua, soal rasanya tergantung bagaimana dan siapa yang meraciknya," terang Delon.

Uni Upik sendiri mewariskan resep masakannya hanya pada anak-anaknya dan anak buah kepercayaannya. Menjaga kualitas rasa jadi hal yang utama baginya. Kalau sedikit saja berubah, biasanya pelanggan akan kecewa dan beralih pada warung nasi lainnya.

"Menu makanan dari dulu sampai sekarang nggak ada perubahan. Paling cuma ada satu, kita pernah coba menyediakan soto daging, tapi ternyata kurang peminatnya jadi kita nggak bikin lagi," jelas Delon.

Delon bersama kakaknya memang jadi penerus orangtua mereka yang mendirikan warung nasi kapau. Uni Upik dan suaminya berjualan di kawasan Senen sejak 1985 di lokasi yang sama dengan saat ini. Bedanya, saat ini sudah menjadi kawasan terpadu binaan pemerintah provinsi DKI Jakarta dan sponsor sejak beberapa tahun lalu.

Uni Upik sendiri masih tetap menunggui warungnya meski sudah mempunyai beberapa anak buah. Biasanya saat sudah larut malam, ia dan suaminya pulang, dan anaknya yang gantian menjadi kasir. Warung nasi ini buka tiap hari dari pukul 11.30 WIB atau saat makan siang sampai dengan pukul 4 pagi.

Pengunjungnya beragam, mulai dari yang naik mobil, motor, karyawan, pelajar, mahasiswa sampai masyarakat sekitar. Harga makanannya beragam mulai dari Rp 15 ribu, tergantung dari menu atau lauk yang kita pilih.  Kalau Anda berkunjung ke warung nasi kapau Uni Upik, siap-siap bingung memilh lauk karena semua rasa makanannya, lamak bana (enak sekali).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Viral, Bocah Bikin Tutorial Alis Pakai Sendok
Loading
Artikel Selanjutnya
Kuliner Malam Jumat: Sajian Claypot yang Tercipta dari Nostalgia Masa Kecil
Artikel Selanjutnya
Kuliner Malam Jumat: Berawal dari Mimpi Makan Dimsum Halal dan Terjangkau