Sukses

Sensasi Nonton Pertunjukan Wayang Lewat Layang-Layang Raksasa

Liputan6.com, Jakarta Jika kita biasanya menyaksikan wayang dimainkan oleh seorang dalang, kali ini seniman Indonesia dan Prancis berkolaborasi menghadirkan pertunjukan wayang menggunakan layang-layang. Pertunjukan hasil kolaborasi seniman Prancis dan Indonesia bertajuk L'Oiseau (The Bird) membuka festival Printemps Francais 2016 ke-12 yang diselenggarakan di 10 kota di 

Pertunjukan Wayang Layang L'Oiseau (The Bird) yang diselenggarakan akhir pekan lalu di Plaza Senayan menampilkan sebuah wayang layang raksasa dengan ukuran sayap mencapai 8 meter yang terbang melayang di langit. Layang-layang yang berfungsi sebagai layar menampilkan gambar-gambar ciptaan seniman dua dengan tema pendidikan dan karya cipta.

Pertunjukan tersebut dibawakan oleh Les Rémouleurs yang beranggotakan Gallia Vallet, Olivier Vallet, dan Anne Bitran. Yang berkolaborasi dengan seniman Indonesia yaitu Bob dari komunitas Marjinal Kolektif (Jakarta), Heri Dono, Rangga Jadoel dan Sugeng Utomo (Yogyakarta), Gepeng Dewantoro dan Wayang Motekar (Bandung).

Pertunjukan hasil kolaborasi seniman Prancis dan Indonesia bertajuk L'Oiseau (The Bird) membuka festival Printemps Francais 2016 ke-12 yang diselenggarakan di 10 kota di Indonesia.

"Pertunjukan seni dua budaya Indonesia dan Prancis ini sangat menarik dan istimewa. Kreativitas mereka menghasilkan layang-layang sebagai penyampaian pesan. Kami berharap dapat menginspirasi seniman bereksplorasi dalam karyanya. Dan penonton yang hadir khususnya generasi muda dapat lebih mengenal dan melestarikan budaya," ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Para penonton yang kebanyakan baru pertama kali melihat wayang pada layang-layang terlihat antusias menyaksikan The bird yang diusung dngan balon-balon helium ini. Pertunjukan semakin istimewa dengan iringan musik yang diciptakan oleh grup musik Senyawa yang beranggotakan Rully Shabara dan Wukir Suryadi, band asal Yogyakarta yang pernah tampil di Melbourne International Jazz Festival 2011.

Pertunjukan hasil kolaborasi seniman Prancis dan Indonesia bertajuk L'Oiseau (The Bird) membuka festival Printemps Francais 2016 ke-12 yang diselenggarakan di 10 kota di Indonesia.

Festival yang didukung oleh Institute Francais d’Indonesie (IFI) dan Bakti Budaya Djarum Foundation menyuguhkan 50 pertunjukan seni dan budaya yang beragam. Festival Printemps Français 2016 bakal hadir di 10 kota di Indonesia yaitu: Jakarta, Bali, Balikpapan, Bandung, Makassar, Malang, Medan, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta.