Sukses

Suka Masakan Pedas Bisa Bantu Program Diet Anda

Liputan6.com, Jakarta Selain mengurangi resiko kematian akibat kanker, jantung, dan paru-paru, mengonsumsi makanan pedas ternyata bermanfaat untuk diet. Seperti dilansir dari Lifehack, Rabu (23/12/2015), seorang ahli gizi dari Universitas Massey, Selandia Baru, David Popovich menemukan efek panas yang ditimbulkan dari rasa pedas pada saus dapat berpengaruh pada diet seseorang.

Sebelumnya, cabai dapat digunakan sebagai obat karena mampu mengobati nyeri artritis, nyeri herpes zoster, neuropati diabetes, sakit mastektomi, dan sakit kepala.

Penelitian yang diujicobakan pada tikus ini menganalisa 12 studi sebelumnya yang berkaitan dengan konsumsi makanan pedas dan perbaikan metabolisme dalam tubuh. Percobaan lain yang dikaitkan dengan salah satu studi menemukan, mereka yang mengonsumsi makanan pedas, 12 persen lebih cepat terasa kenyang.

Ketika Anda mengonsumsi makanan pedas, maka capsaicin yang terkandung dalam cabai akan mengikat satu jenis reseptor rasa di lidah. Proses pengikatan tersebut memicu pelepasan neurotransmiter di otak Anda dan mengontrol rasa lapar dan perasaan kenyang.

Selain itu, kandungan capsaicin pada cabai menjadi aktor utama yang berperan membunuh sel kanker yang berasal dari dalam dan luar tubuh. Menurut Popovich, capsaicin mampu memajukan proses yang disebut apoptosis di mana sel mati terprogram terjadi pada organisme multisel.

Sementara ilmuwan lain, seperti peneliti dari Pusat Penelitian untuk Pangan dan Pembangunan di Meksiko, Jose de Jesus Ornelas-Paz, percaya bahwa seluruh cabai yang sangat menguntungkan bagi kesehatan, jika kita ingin melawan kanker.

 

** Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini 
** Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6 

BERANI BERUBAH: Bertani di Atas Masjid