6 Waktu Terbaik Membaca Surah Al Waqiah untuk Memohon Rezeki, Simak Penjelasan Ulama

Para ulama telah memberikan panduan mengenai waktu-waktu terbaik untuk mengamalkan surat ini.

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dalam khazanah keislaman, surah Al-Waqiah dikenal sebagai salah satu surat yang memiliki keutamaan istimewa dalam hal rezeki. Pertanyaan tentang waktu terbaik membaca surah Al Waqiah untuk memohon rezeki kerap muncul, terutama mereka yang ingin mengamalkan surat ini secara optimal.

Surat ke-56 dalam Al-Qur’an ini terdiri dari 96 ayat dan tergolong surat Makkiyah yang turun sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Meskipun secara garis besar membahas tentang kepastian hari kiamat, kondisi manusia pada hari kiamat, serta keadaan penghuni surga dan neraka, diyakini terdapat keutamaan besar di dalamnya untuk membuka pintu rezeki.

Hal ini berdasar hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud RA, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membaca surat Al-Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kemiskinan selamanya” (HR. Al-Bayhaqi, Ibnu Mardawaih, Abu Ya’la).

Merujuk jurnal Pembacaan Surat al-Waqi’ah dan Ayat-Ayat Rezeki sebagai Potret Ritual Keagamaan, Mila Aulia, fenomena pembacaan surat Al-Waqiah sebagai ritual keagamaan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia. Majelis Hubbun Nabi di Madura, misalnya, menjadikan tradisi pembacaan Q.S. Al-Waqiah dan ayat-ayat rezeki sebagai bentuk ritual untuk membuka pintu rezeki yang dilaksanakan setiap hari Senin.

Para ulama telah memberikan panduan mengenai waktu-waktu terbaik untuk mengamalkan surat ini. Imam Ja’far dalam Khazinatul Asrar Kubra menyebutkan waktu-waktu baik untuk membaca surat Al-Waqiah sesuai dengan tujuan masing-masing.

Waktu-Waktu Terbaik Membaca Surah Al-Waqiah untuk Memohon Rezeki

1. Setiap Malam

Waktu yang paling utama dan paling sering disebutkan dalam berbagai riwayat adalah membaca surat Al-Waqiah setiap malam. Sejumlah hadits dari berbagai periwayat—termasuk Al-Bayhaqi, Ibnu Mardawaih, Abu Ya’la, Al-Harits bin Abi Usamah, dan Ibnu Ad-Durais—menegaskan keutamaan ini.

Dalam Tafsir Fath Al-Qadir karya Imam Asy-Syaukani, diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud RA bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Siapa yang membaca Surat Al-Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kemiskinan selamanya”.

Para ulama menyatakan bahwa membaca surat Al-Waqiah pada tiap malam akan dimudahkan dan dicukupkan rezekinya oleh Allah SWT, serta dijauhkan dari kefakiran.

Imam Muhammad Al-Baqir bahkan menganjurkan membaca Al-Waqiah sebelum tidur dengan sabda: “Barang siapa membaca surat Al-Waqiah sebelum tidur, dia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan wajahnya seperti bulan purnama”.

2. Setelah Shalat Subuh

Waktu terbaik kedua adalah setelah shalat Subuh. Imam Ahmad meriwayatkan dari Jabir ibnu Samurah bahwa Rasulullah SAW dalam shalat Subuhnya membaca surat Al-Waqiah dan surat-surat lainnya yang semisal. Hal ini menunjukkan bahwa surat Al-Waqiah adalah surat yang biasa dibaca Nabi SAW pada waktu shalat Subuh.

Waktu antara shalat Subuh sampai terbitnya matahari juga disebut sebagai waktu yang mustajab untuk membaca surat ini. Banyak orang meyakini bahwa membaca Surah Al-Waqiah setiap pagi akan memudahkan seseorang mendapatkan rezeki berlimpah.

3. Setelah Shalat Dhuha dan Shalat Tahajud

Salah satu waktu terbaik untuk mengamalkan surat Al-Waqiah adalah setelah shalat Dhuha dan shalat Tahajud. Beberapa pendapat menyebutkan bahwa pada ayat ke-89 dibaca sebanyak tiga kali dengan menahan napas dan diam sejenak, kemudian disambung dengan permohonan atau hajat yang diinginkan, lalu dilanjutkan hingga ayat terakhir.

Membaca surat ini setelah shalat Tahajud di sepertiga malam terakhir juga sangat dianjurkan. Waktu sepertiga malam merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga menggabungkan pembacaan Al-Waqiah dengan doa di waktu tersebut menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

4. Setelah Shalat Ashar

Terdapat pendapat yang menganjurkan membaca surat Al-Waqiah sebanyak 14 kali setelah shalat Ashar. Dalam Kitab Mujarobat, disebutkan bahwa amalan ini akan mendatangkan kekayaan yang berlimpah dan tidak akan ada habisnya.

5. Malam Jumat

Imam Ja’far dalam Khazinatul Asrar Kubra menyebutkan keutamaan membaca surat Al-Waqiah pada malam Jumat: “Barang siapa membaca surat Al-Waqiah pada malam Jumat, dia akan dicintai Allah, dicintai manusia, tidak melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyakit dunia”.

6. Setiap Hari Jumat

Selain malam Jumat, membaca surat ini pada hari Jumat juga dibolehkan dan memiliki keutamaan tersendiri.

Keutamaan-Keutamaan Surat Al-Waqiah

1. Terhindar dari Kemiskinan dan Kefakiran

Keutamaan yang paling masyhur dari surat Al-Waqiah adalah sebagai pembuka pintu rezeki dan pelindung dari kemiskinan. Dalam kitab Madza fi Sya’ban halaman 34, Sayyid Alawi Al-Maliki menjelaskan bahwa salah satu keutamaan membaca surat Al-Waqi’ah adalah kemampuannya untuk membantu menghindari dari kefakiran serta kemiskinan.

Imam Baihaqi meriwayatkan hadits Nabi Muhammad SAW: “Barangsiapa membaca surat Al-Waqi'ah setiap malam, dia tidak akan jatuh miskin” (HR. Baihaqi). Meskipun sanad hadits ini memiliki kelemahan, para ulama tetap memperbolehkan mengamalkannya untuk mendapatkan fadhilah amal.

2. Surat Kekayaan (Surat Al-Ghina)

Rasulullah SAW menyebut surat Al-Waqiah sebagai “Surat Kekayaan”. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA: “Surat Al-Waqiah adalah Surat Kekayaan, maka bacalah dan ajarkanlah kepada anak-anak kalian” (HR. Ibnu Asakir).

Bahkan Rasulullah SAW secara khusus memerintahkan untuk mengajarkan surat ini kepada para wanita. Dari Anas bin Malik RA, Nabi SAW bersabda: “Ajarkanlah wanita kalian Surat Al-Waqiah, karena itu adalah Surat Kekayaan” (HR. Ad-Dailami).

3. Mendatangkan Rezeki Berlimpah

Surat Al-Waqiah diyakini dapat mendatangkan rezeki yang melimpah dan tidak terduga. Sayyid Muhammad bin al-Alawy al-Maliki al-Hasani dalam karyanya Abwab al-Farah menyebutkan bahwa keutamaan dari Al-Waqiah adalah menarik rezeki.

4. Pembuka Pintu Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Surat Al-Waqiah juga mengandung doa untuk kebahagiaan di dunia dan akhirat. Membaca surat ini secara rutin dapat membantu memperbaiki kualitas hidup seseorang dan memberikan kebahagiaan yang hakiki.

5. Dikabulkan Hajat dan Doa

Banyak ulama meyakini bahwa surat ini dapat mendatangkan rezeki dan mengabulkan hajat-hajat yang berhubungan dengan rezeki. Dalam praktik Majelis Hubbun Nabi, para jamaah merasakan manfaat berupa terkabulnya doa-doa, kelancaran rezeki, keberkahan kehidupan, dan ketenangan batin.

6. Mendatangkan Pahala dan Keutamaan

Membaca surat Al-Waqiah—sebagaimana membaca ayat-ayat Al-Qur’an lainnya—mendatangkan banyak pahala dan keutamaan. Selain itu, tradisi pembacaan secara berjamaah juga menambah ukhuwah Islamiyah di antara para pelakunya.

7. Dicintai oleh Allah, Malaikat, dan Sesama Manusia

Keutamaan lain dari surat Al-Waqiah adalah menjadikan pembacanya dicintai oleh Allah, malaikat, dan sesama manusia.

Hikmah Membaca Surah Al-Waqiah

Membaca Surah Al-Waqiah bukan sekadar ritual untuk “menarik rezeki” secara material. Terdapat hikmah mendalam di balik pengamalannya:

Pertama, surat ini mengingatkan pembacanya akan kepastian hari kiamat dan kehidupan akhirat. Dengan menyadari bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, seseorang akan lebih bersyukur atas rezeki yang diberikan dan tidak terlena dalam keserakahan.

Kedua, Al-Waqiah mengajarkan tentang tiga golongan manusia di hari hisab: as-sabiqun (yang berlomba dalam kebaikan), ash-habul yamin (golongan kanan), dan ash-habul masy’amah (golongan kiri). Pemahaman ini mendorong seseorang untuk berlomba dalam kebaikan dan menjauhi kemaksiatan.

Ketiga, sebagaimana dijelaskan dalam penelitian Mila Aulia, tradisi pembacaan Al-Waqiah oleh Majelis Hubbun Nabi berhasil menggeser nalar masyarakat dari kepercayaan mistis (seperti pesugihan dan jimat) menuju nalar ruhani berbasis qur’ani. Ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an mampu menjadi pedoman hidup yang membawa perubahan positif.

Keempat, pembacaan Al-Waqiah secara komunal memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kebersamaan dalam kebaikan, sebagaimana dirasakan oleh jamaah Majelis Hubbun Nabi.

Pertanyaan Seputar Membaca Al Waqiah

1. Apakah membaca Surat Al-Waqiah setiap malam benar-benar menjamin rezeki?

Menurut hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda bahwa barangsiapa membaca Surat Al-Waqiah setiap malam tidak akan ditimpa kemiskinan selamanya. Namun para ulama mengingatkan bahwa riwayat ini memiliki tingkat kelemahan sehingga tidak dapat dijadikan dasar hukum yang kuat, tetapi tetap diperbolehkan untuk diamalkan sebagai fadhilah amal. Rezeki tetap harus diiringi dengan usaha dan ikhtiar.

2. Kapan waktu paling mustajab membaca Surat Al-Waqiah untuk rezeki?

Waktu yang paling utama adalah setiap malam, sebagaimana disebutkan dalam berbagai riwayat. Selain itu, waktu setelah shalat Subuh, setelah shalat Dhuha, setelah shalat Tahajud di sepertiga malam, dan setelah shalat Ashar juga merupakan waktu-waktu yang dianjurkan.

3. Bolehkah membaca Surat Al-Waqiah pada siang hari?

Membaca Surat Al-Waqiah pada siang hari diperbolehkan dan tetap berpahala. Namun, waktu-waktu tertentu seperti malam hari dan setelah shalat Subuh dianggap lebih utama berdasarkan hadits-hadits Nabi SAW.

4. Apakah Surat Al-Waqiah hanya untuk memohon rezeki dunia?

Tidak. Meskipun terkenal sebagai surat pembuka rezeki, kandungan Surat Al-Waqiah terutama membahas tentang hari kiamat, keadaan penghuni surga dan neraka, serta balasan bagi orang yang bersyukur maupun kufur. Keutamaannya mencakup rezeki dunia maupun akhirat, serta kebahagiaan hakiki di kedua kehidupan.

5. Bagaimana tata cara mengamalkan Surat Al-Waqiah untuk rezeki?

Tata cara yang umum dilakukan adalah membaca istighfar 3 kali, shalawat 3 kali, membaca Surat Al-Waqiah, dan ditutup dengan doa memohon rezeki. Dalam tradisi Majelis Hubbun Nabi, pembacaan dilakukan secara berjamaah dengan diawali tawassul dan diakhiri doa panjang.