Liputan6.com, Jakarta - Kapan waktu terbaik mengamalkan doa nabi yunus menjadi pertanyaan penting bagi umat Islam yang ingin meraih kemustajaban doa ini. Doa Nabi Yunus AS yang diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al-Anbiya' ayat 87 ini merupakan salah satu doa paling istimewa, karena jaminan kemustajaban bagi siapa pun yang membacanya dengan penuh keyakinan.
Keistimewaan doa ini tidak lepas dari kisah di baliknya, ketika Nabi Yunus AS berada dalam tiga lapis kegelapan: gelapnya malam, gelapnya lautan, dan gelapnya perut ikan paus. Dalam kondisi yang secara manusiawi mustahil untuk diselamatkan, beliau memanjatkan doa tauhid, tasbih, dan pengakuan dosa sebagai ibrah bagi seluruh umat manusia.
Terkait waktu pengamalan doa, Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar mengumpulkan berbagai doa dan dzikir yang diajarkan Rasulullah SAW, termasuk doa-doa yang dianjurkan pada waktu-waktu tertentu. Demikian pula Syekh 'Abdul Hamid Al-Makki dalam kitab Kanzun Najah was Surur memberikan panduan khusus tentang pengamalan doa Nabi Yunus pada malam Nisfu Sya'ban.
Advertisement
Memahami waktu-waktu terbaik mengamalkan doa Nabi Yunus menjadi ikhtiar memaksimalkan peluang pengabulan doa. Sebagaimana dijelaskan dalam Buku Himpunan Doa-Doa Penting (Kemenag Sultra), memilih waktu yang mustajab adalah salah satu syarat penting dalam berdoa agar cepat dikabulkan. Dengan mengetahui kapan waktu terbaik, seorang muslim dapat lebih khusyuk dan optimis dalam memanjatkan permohonan kepada Allah SWT.
Waktu-Waktu Terbaik Mengamalkan Doa Nabi Yunus
Berikut adalah penjelasan komprehensif mengenai waktu-waktu terbaik mengamalkan doa Nabi Yunus, berdasarkan Al-Qur'an, hadits, dan kitab-kitab para ulama:
1. Sebelum Salat Subuh dan Setelah Salat Isya
Doa Nabi Yunus sebaiknya dibaca setiap hari. Waktu terbaik membacanya adalah sebelum salat Subuh dan setelah salat Isya.
Doa Nabi Yunus dapat diamalkan berulang kali sebagai bentuk pantang menyerah dalam berdoa. Sebagian ulama juga menganjurkan membaca doa Nabi Yunus 40 kali setelah salat Subuh dan pada waktu-waktu mustajab lainnya. Ulama lainnya menganjurkan 100 kali.
Dalam sebuah hadits riwayat Imam Abu Nu'aim, Rasulullah SAW bersabda: "Demi Dzat yang menguasai jiwaku, sesungguhnya ada seorang hamba yang berdoa kepada Allah, tapi Allah sedang murka kepadanya, maka Allah tidak mengindahkan doanya. Kemudian ia berdoa kepada Allah (lagi), Allah tidak mengindahkan doanya (kembali). Kemudian ia berdoa kepada Allah (lagi), lalu Allah berkata kepada para malaikat-Nya: 'Hamba-Ku ini tidak mau berdoa kepada selain-Ku, maka Aku sungguh mengabulkan doanya.'"
Imam Abu Bakr al-Thurthusyi dalam kitab al-Du'â al-Ma'tsûrât wa Âdâbuhu menjelaskan bahwa ketekunan dalam berdoa adalah salah satu adab yang sangat dianjurkan. Membaca doa Nabi Yunus sebanyak 100 kali sebelum Subuh dan 100 kali setelah Isya adalah bentuk ketekunan dan kesungguhan seorang hamba dalam memohon kepada Allah.
2. Sepertiga Malam Terakhir
Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling utama untuk berdoa secara umum, termasuk doa Nabi Yunus. Ini adalah waktu di mana Allah SWT turun ke langit dunia dan menawarkan pengabulan doa kepada hamba-Nya.
Doa Nabi Yunus AS menjadi dzikir yang dirutinkan pada waktu sepertiga malam, sebagai bentuk seorang hamba menghidupkan setiap sepertiga malamnya dengan membaca ayat suci Al-Qur'an.
Rasulullah SAW bersabda: "Allah SWT turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri. Dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.'" (HR. Bukhari Muslim)
Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa sepertiga malam terakhir adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa karena pada saat itulah rahmat Allah turun dan pintu-pintu langit terbuka.
3. Setelah Salat Fardhu
Membaca doa Nabi Yunus setelah menunaikan salat fardhu adalah amalan yang sangat dianjurkan. Waktu setelah salat adalah salah satu waktu mustajab karena seorang hamba berada dalam keadaan suci dan baru saja menyelesaikan ibadah yang agung.
Dalam Buku Himpunan Doa-Doa Penting (Kemenag Sultra), disebutkan bahwa doa setelah salat fardhu termasuk doa yang tidak tertolak. Oleh karena itu, memperbanyak doa termasuk doa Nabi Yunus pada waktu ini sangat dianjurkan.
4. Malam Nisfu Sya'ban
Salah satu waktu yang paling istimewa untuk mengamalkan doa Nabi Yunus adalah pada malam Nisfu Sya'ban. Pada malam yang penuh berkah ini, Allah membuka pintu rahmat dan ampunan yang seluas-luasnya.
Dalam kitab Mardhatur Rahman fi A'mal wa Awrad Lailatin Nishfi Min Sya'ban, Syaikh Yahya Al-Darsi menyebutkan bahwa tradisi yang berkembang di masyarakat Muslim Nusantara biasanya membaca doa Nabi Yunus setelah Maghrib atau setelah rangkaian ibadah malam Nisfu Sya'ban seperti membaca Yasin dan zikir.
Jika seseorang tidak sempat membaca doa ini pada malam Nisfu Sya'ban, maka dianjurkan untuk membacanya pada keesokan harinya, yaitu pada hari Nisfu Sya'ban. Hal ini karena keutamaan hari Nisfu Sya'ban sama dengan keutamaan malamnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Al-Dailami dari Anas bin Malik.
Menurut Syekh 'Abdul Hamid Al-Makki dalam kitab Kanzun Najah was Surur, doa Nabi Yunus dianjurkan dibaca pada malam Nisfu Sya'ban sebanyak 2.375 kali.
5. Hari Jumat
Hari Jumat adalah hari yang istimewa dalam Islam, dan doa pada hari ini memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Doa Nabi Yunus dianjurkan diperbanyak pada hari Jumat.
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda tentang adanya satu waktu mustajab pada hari Jumat. Waktu-waktu mustajab di hari Jumat yaitu saat imam duduk di antara dua khutbah Jumat, setelah salat Ashar sampai matahari tenggelam, dan sepanjang hari Jumat.
6. Antara Azan dan Iqamah
Waktu antara azan dan iqamah adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Doa yang dipanjatkan pada waktu ini tidak akan ditolak. Rasulullah SAW bersabda: "Doa antara azan dan iqamat tidak akan ditolak." (HR. At-Tirmidzi)
7. Saat Turun Hujan
Ketika hujan turun, rahmat Allah turun bersama tetesan air hujan. Ini adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa, termasuk doa Nabi Yunus. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa doa pada saat turun hujan termasuk doa yang mustajab.
8. Saat Menghadapi Kesulitan atau Musibah
Ini adalah waktu yang paling utama dan paling sesuai dengan konteks asal doa ini diturunkan. Sebagaimana Nabi Yunus AS membaca doa ini ketika berada dalam kesulitan di perut ikan paus, umat Islam dianjurkan membacanya saat menghadapi kesulitan.
Rasulullah SAW bersabda: "Doa Dzun Nun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: 'Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin.' Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengan doa ini dalam suatu hajat melainkan Allah akan mengabulkan doanya." (HR. At-Tirmidzi)
9. Saat Melakukan Tawaf
Bagi mereka yang sedang melaksanakan ibadah haji atau umrah, membaca doa Nabi Yunus saat melakukan tawaf di sekitar Ka'bah sangat dianjurkan.
10. Kapan Saja dengan Jumlah Tertentu
Secara umum, doa Nabi Yunus dapat dibaca kapan saja. Namun, beberapa ulama menganjurkan pembacaan dengan jumlah tertentu:
• 40 kali setelah salat Subuh atau setelah salat wajib
• kali untuk memohon ampunan dosa (taubat)
• 100 kali dalam 1 malam selama 40 malam
Bacaan Lengkap Doa Nabi Yunus Arab, Latin dan Artinya
Arab: لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Latin: Lā ilāha illā anta, subḥānaka, innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
Asbabun Nuzul: Latar Belakang Turunnya Ayat
Kisah di balik doa ini bermula ketika Allah SWT mengutus Nabi Yunus AS untuk berdakwah kepada penduduk Kota Nineveh (Nainawi). Penduduk kota tersebut menyembah berhala dan menolak ajakannya.
Karena kecewa dan marah atas penolakan kaumnya, Nabi Yunus AS meninggalkan mereka tanpa izin dari Allah. Dalam perjalanan, beliau menaiki kapal yang kemudian diterjang badai dahsyat. Untuk meringankan beban kapal, dilakukan undian dan tiga kali berturut-turut nama Nabi Yunus AS yang keluar.
Nabi Yunus AS pun terjun ke laut dan ditelan oleh seekor ikan paus besar. Di dalam perut ikan itulah—dalam tiga lapis kegelapan: gelapnya malam, gelapnya lautan, dan gelapnya perut ikan—Nabi Yunus AS memanjatkan doa dengan penuh kerendahan hati.
Allah SWT kemudian berfirman dalam Surat Al-Anbiya' ayat 88: "Maka Kami kabulkan (doa)-nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman." (QS. Al-Anbiya' [21]: 88)
Ayat ini menegaskan bahwa pertolongan Allah tidak hanya diberikan kepada Nabi Yunus AS, tetapi juga kepada setiap orang beriman yang memohon kepada-Nya dengan penuh keikhlasan.
Kandungan Makna Doa Nabi Yunus
Doa Nabi Yunus AS yang singkat ini sarat dengan makna spiritual yang mendalam:
1. Tauhid (Pengesaan Allah)
Kalimat "Lā ilāha illā anta" (Tidak ada Tuhan selain Engkau) adalah bentuk tauhid atau pengesaan kepada Allah dari segala sesembahan lainnya. Ini adalah pengakuan bahwa hanya Allah-lah satu-satunya Zat yang berhak disembah dan dimintai pertolongan.
2. Tasbih (Pensucian Allah)
Kalimat "Subḥānaka" (Maha Suci Engkau) adalah bentuk penyucian Allah dari segala kekurangan, aib, dan kezaliman. Ini merupakan pengakuan akan kesucian dan kesempurnaan Allah di atas segala sesuatu.
3. Pengakuan Dosa dan Kehambaan
Kalimat "Innī kuntu minaẓ-ẓālimīn" (Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim) adalah bentuk pengakuan dosa dan kelemahan diri di hadapan Allah. Ini adalah kerendahan hati seorang hamba yang mengakui kesalahannya.
Menurut Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di, doa ini mengandung tauhid yang murni, penyucian Allah dari segala kekurangan, dan ekspresi kerendahan hati seorang hamba yang mengakui kesalahannya.
Hikmah Mengetahui Waktu Terbaik Mengamalkan Doa Nabi Yunus
1. Memaksimalkan Peluang Pengabulan Doa
Mengetahui waktu-waktu mustajab memungkinkan seorang muslim untuk berdoa pada saat-saat di mana Allah lebih mungkin mengabulkan permohonan. Sebagaimana dijelaskan dalam Buku Himpunan Doa-Doa Penting (Kemenag Sultra), memilih waktu yang tepat adalah salah satu syarat penting dalam berdoa.
2. Meningkatkan Kekhusyukan dan Kedekatan dengan Allah
Berdoa pada waktu-waktu istimewa seperti sepertiga malam atau hari Jumat membantu seorang hamba untuk lebih khusyuk dan merasakan kedekatan dengan Allah SWT. Suasana hening dan spiritual pada waktu-waktu tersebut memudahkan konsentrasi dalam berdoa.
3. Mendapatkan Keberkahan dan Perlindungan Khusus
Pada malam Nisfu Sya'ban, membaca doa Nabi Yunus dengan jumlah tertentu (2.375 kali) diyakini menjadi sebab keselamatan selama setahun dari semua marabahaya dan musibah. Ini adalah bentuk keberkahan khusus yang hanya diperoleh pada waktu tersebut.
4. Meneladani Sunnah dan Amalan Para Ulama
Mengetahui waktu-waktu terbaik mengamalkan doa Nabi Yunus memungkinkan seorang muslim untuk meneladani sunnah Rasulullah SAW dan mengikuti jejak para ulama saleh yang telah mengamalkannya. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap tradisi keilmuan Islam.
5. Membangun Kedisiplinan Spiritual
Dengan menjadwalkan pembacaan doa Nabi Yunus pada waktu-waktu tertentu—seperti 100 kali sebelum Subuh dan 100 kali setelah Isya—seorang muslim membangun kedisiplinan spiritual yang bermanfaat bagi kehidupannya secara keseluruhan.
Pertanyaan Seputar Doa Nabi Yunus
1. Apakah doa Nabi Yunus harus dibaca dengan jumlah tertentu?
Tidak ada ketentuan baku. Namun, para ulama menganjurkan berbagai jumlah: 100 kali sebelum Subuh dan setelah Isya (KH Nasaruddin Umar), 40 kali setelah salat Subuh, atau 2.375 kali pada malam Nisfu Sya'ban (Syekh 'Abdul Hamid Al-Makki). Yang terpenting adalah membaca dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.
2. Kapan waktu paling utama membaca doa Nabi Yunus?
Waktu paling utama adalah sepertiga malam terakhir, karena pada waktu inilah Allah turun ke langit dunia dan menawarkan pengabulan doa. Selain itu, sebelum salat Subuh (100 kali) dan malam Nisfu Sya'ban (2.375 kali) juga sangat dianjurkan.
3. Bolehkah membaca doa Nabi Yunus setelah salat Tahajud?
Sangat dianjurkan. Ustaz Adi Hidayat menyatakan bahwa doa Nabi Yunus AS menjadi dzikir yang dirutinkan pada waktu sepertiga malam, termasuk setelah salat Tahajud. Waktu sepertiga malam adalah waktu yang paling mustajab untuk berdoa.
4. Apakah doa Nabi Yunus hanya untuk orang yang sedang dalam kesulitan?
Tidak. Meskipun doa ini sangat dianjurkan saat menghadapi kesulitan, ia juga dapat dibaca untuk berbagai keperluan: memohon ampunan, meminta hajat tertentu, atau sebagai zikir harian untuk mendekatkan diri kepada Allah.
5. Bagaimana jika terlewat membaca doa Nabi Yunus pada malam Nisfu Sya'ban?
Jika seseorang terlewat membaca pada malam Nisfu Sya'ban, maka dianjurkan untuk membacanya pada keesokan harinya, yaitu pada hari Nisfu Sya'ban. Hal ini karena keutamaan hari Nisfu Sya'ban sama dengan keutamaan malamnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Al-Dailami.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346802/original/063133700_1757650216-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__68_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5362936/original/004760500_1758877364-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311589/original/001361600_1785409060-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4262146/original/085381500_1671090332-pexels-alena-darmel-8164382.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313540/original/037251000_1785651975-227883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313513/original/050064400_1785650005-1001518191.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312490/original/020019500_1785499012-HOjcvdebgAAnEp0.jpg)