Kumpulan Doa Idul Fitri Lengkap: Amalan Penting di Hari Kemenangan Umat Muslim

Rayakan Hari Raya Idul Fitri dengan mengamalkan berbagai doa Idul Fitri yang dianjurkan, mulai dari salat hingga ucapan demi keberkahan dan ampunan.

Diterbitkan 18 Maret 2026, 20:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Idul Fitri merupakan momen istimewa bagi umat Muslim untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Di hari yang penuh berkah ini, doa Idul Fitri menjadi salah satu amalan penting yang dapat memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT. Membaca doa Idul Fitri tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga sarana untuk memohon ampunan dan keberkahan. Doa-doa ini mencakup berbagai amalan, mulai dari bacaan dalam salat Id, doa setelah salat, hingga ucapan selamat antar sesama Muslim.

Doa Idul Fitri secara umum merujuk pada berbagai bacaan dan permohonan yang diucapkan oleh umat Muslim selama perayaan Hari Raya Idul Fitri. Ini adalah ekspresi syukur, pengagungan kepada Allah SWT, serta permohonan ampunan dan keberkahan setelah menyelesaikan ibadah puasa Ramadan. Doa-doa ini dapat diamalkan dalam berbagai bentuk, mulai dari zikir takbir, doa setelah salat, hingga ucapan selamat yang mengandung doa.

Melansir dari buku Panduan Muslim Sehari-hari karya DR. KH. M. Hamdan Rasyid, MA., Saiful Hadi El-Sutha, dan Zainul Muhlisin (2016), salat Idul Fitri adalah salat sunah yang dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal setelah umat Islam menunaikan ibadah puasa Ramadan. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (18/3/2026).

Doa Setelah Imam Takbir dalam Salat Idul Fitri

Saat salat Idul Fitri, setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Al-Fatihah, terdapat takbir tambahan (takbir zawaid) di setiap rakaat. Di antara takbir-takbir tersebut, disunahkan untuk membaca zikir.

Bacaan zikir yang dianjurkan adalah:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Latin: Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah wallahu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”

Doa Hari Raya Idul Fitri (Ucapan)

Ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri yang paling umum dan dianjurkan, serta mengandung doa, adalah "Taqabbalallahu minna wa minkum". Ucapan ini memiliki riwayat dari para sahabat Rasulullah SAW.

Berikut adalah bacaan lengkap ucapan tersebut:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Latin: Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.

Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu, Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah). Setiap tahun semoga kamu semua senantiasa dalam kebaikan.”

Untuk balasan ucapan ini, dapat dibaca:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ

Latin: Taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya kariim.

Artinya: “Mudah-mudahan Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua, dan terimalah ya (Allah) yang Maha Mulia.”

Doa Setelah Salat Idul Fitri

Setelah melaksanakan salat Idul Fitri, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa memohon keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Doa ini dapat dibaca secara bersama-sama atau sendiri-sendiri, sebagai penutup ibadah di hari yang suci.

Berikut adalah doa yang bisa diamalkan:

اَللّهُمَّ أَعْطِنِي خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ، وَاْصرِفْ عَنِّي شَرَّهُ وَشَرَّ مَا فِيْهِ، اَللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي فِيْهِ كُلَّ خَيْرٍ وَاجْعَلْنِي بَارًّا فِيْهِ بِوَالِدَيَّ، وَاجْعَلْنِي يَا الله مِنْ عِبَادِكَ الْمغْفٌوْرِ لَهُمْ فِي هَذَا الْيَومِ الْمُبَارَكَ، اللهُمَّ ارْحَم ْمَوْتَنا وَمَوْتَى الْمُسْلِمِيْنَ، اللهم تَقَبَّلْ ِمنَّا الطَّاعَاتِ وَاغْفِر ْلَنَا الْخَطَايَا وَالسَّيِّئَاتَ

Latin: Allahumma a’thinii khaira hadzaalyaum wa khaira maa fiih, wa ashrif ‘annii syarrahu wa syarra maa fiih, allahummaktublii fiih kullu khairi waj’alnii barraan fiih biwalidayya, waj’alnii yaa Allah min ‘ibaadikal maghfuurlahum fii hadzaal yaumul mubaaraka, allahummarham mautanaa wa mautal muslimiin, allahumma taqabbal minnaatthaa’aat waghfir lanaal khathaa yaa wassayyi’aat.

Artinya: “Ya Allah berikanlah aku kebaikan dari hari ini, dan kebaikan dari setiap hal yang ada pada hari ini. Dan jauhkanlah aku dari kejelekan di hari ini dan kejelekan setiap sesuatu yang ada pada hari ini. Ya Allah catatlah pada hari ini setiap kebaikan dan jadikanlah kebaikan bagi kedua orang tuaku dan jadikanlah aku sebagai hamba-Mu yang Engkau ampuni pada hari yang berkah ini. Ya Allah ampunilah dosa para keluarga kami yang sudah meninggal dan seluruh kaum muslimin yang sudah meninggal. Ya Allah terimalah ketaatan kami dan ampunilah segala kesalahan dan keburukan yang telah kami perbuat.”

Doa-doa Idul Fitri Lainnya

Selain doa-doa utama yang telah disebutkan, terdapat beberapa doa lain yang dapat diamalkan untuk menyempurnakan ibadah di Hari Raya Idul Fitri. Amalan ini memperkaya pengalaman spiritual dan meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.

a. Takbir Idul Fitri

Takbir Idul Fitri adalah salah satu ibadah yang disyariatkan sebagai tanda syukur setelah menyempurnakan ibadah puasa Ramadan. Takbir mulai dikumandangkan setelah matahari terbenam pada malam Idul Fitri hingga sebelum pelaksanaan salat Id.

اللّهُ أَكْبَرُ، اللّهُ أَكْبَرُ، اللّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللّهُ وَاللّهُ أَكْبَرُ، اللّهُ أَكْبَرُ وَلِلّهِ الْحَمْدُ.

Latin: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaaha Illallah, Wallahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahil Hamd.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah.”

b. Doa Niat Salat Idul Fitri

Niat salat Idul Fitri diucapkan dalam hati, namun melafalkannya juga disunahkan untuk mempertegas maksud ibadah. Niat ini menjadi fondasi sahnya pelaksanaan salat Id.

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak'atayni mustaqbilal qiblati adā'an ma'mūman lillāhi ta'ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

c. Doa Menyambut Idul Fitri

Doa ini dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadan dan permohonan keberkahan di hari raya. Doa ini juga mengandung harapan agar segala amal ibadah diterima.

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ عِيْدًا مَبَارَكًا عَلَيْنَا وَعَلَى جَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَاجْعَلْنَا مِنَ العَائِدِيْنَ وَالفَائِزِيْنَ.

Latin: Allāhummaj'alhu 'īdan mubārakan 'alainā wa 'alā jamī'il-muslimīn. Allāhumma taqabbal minnā ṣiyāmanā wa qiyāmanā waj'alnā minal-'āidīna wal-fāizīn.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hari ini sebagai hari raya yang penuh berkah bagi kami dan seluruh umat Muslim. Ya Allah, terimalah puasa dan ibadah kami, serta jadikan kami termasuk orang-orang yang kembali dalam keadaan suci dan termasuk orang-orang yang beruntung.”

d. Doa Memohon Ampunan dan Keberkahan di Hari Idul Fitri

Hari raya Idul Fitri juga merupakan waktu yang tepat untuk memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. Doa ini mencerminkan kerendahan hati dan pengakuan akan dosa-dosa.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُسْلِمِينَ أَجْمَعِينَ.

Latin: Allahummaghfir li wa liwalidayya wa lil-muslimina ajma'in.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh kaum Muslimin.”

e. Doa Menyambung Silaturahmi

Saat bersilaturahmi, umat Muslim dapat membaca doa ini untuk memohon keberkahan bagi orang yang dikunjungi. Doa ini juga mempererat tali persaudaraan dan kasih sayang.

Allaahumma baarik lahum fiimaa rozaqtahum, waghfir lahum, warhamhum.

Latin: Allaahumma baarik lahum fiimaa rozaqtahum, waghfir lahum, warhamhum.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah apa yang Engkau rezekikan kepada mereka, ampunilah mereka, dan rahmatilah mereka.”

FAQ

  1. Kapan waktu yang tepat untuk membaca doa Idul Fitri? Doa Idul Fitri dapat dibaca mulai dari takbiran malam Idul Fitri, saat salat Id, dan sepanjang hari raya.
  2. Apakah wajib membaca doa setelah salat Idul Fitri? Membaca doa setelah salat Idul Fitri hukumnya sunah dan sangat dianjurkan untuk mendapat keberkahan.
  3. Bolehkah membaca doa Idul Fitri dalam bahasa Indonesia? Boleh, namun lebih utama membaca dalam bahasa Arab sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW.
  4. Berapa kali takbir dibaca dalam salat Idul Fitri? Takbir dibaca 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua selain takbiratul ihram.
  5. Apa perbedaan doa Idul Fitri dan Idul Adha? Inti doanya sama memohon keberkahan, namun konteks Idul Fitri lebih ke kemenangan setelah puasa sedangkan Idul Adha terkait qurban.
  6. Bagaimana jika lupa membaca doa saat takbir imam? Tidak masalah, doa tersebut hukumnya sunah dan bisa diganti dengan dzikir lainnya.
  7. Apakah ada doa khusus untuk anak-anak saat Idul Fitri? Anak-anak dapat diajarkan doa sederhana seperti "Taqabbalallahu minna wa minkum" yang mudah diingat.