Liputan6.com, Jakarta Doa agar rumah terhindar dari maling bisa dipanjatkan untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT. Selain melakukan ikhtiar dengan memasang sistem keamanan rumah, umat Islam juga diajarkan untuk memanjatkan doa agar rumah terhindar dari maling sebagai bentuk tawakal kepada Allah.
Memanjatkan doa kepada Allah adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW mengajarkan berbagai doa untuk melindungi diri dan keluarga dari segala bentuk kejahatan, termasuk pencurian dan tindak kriminal lainnya.
Melansir dari buku Pasti Terkabul karya Thoriq Anwar, terdapat doa khusus yang dapat diamalkan untuk memohon perlindungan Allah agar rumah dan harta benda terhindar dari pencurian. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (24/10/2025).
Advertisement
Doa Agar Rumah Terhindar Dari Maling
Dalam Islam, memohon perlindungan kepada Allah adalah bagian penting dari kehidupan seorang Muslim. Doa agar rumah terhindar dari maling merupakan salah satu bentuk permohonan perlindungan yang dapat diamalkan setiap hari untuk menjaga keamanan tempat tinggal dan keluarga.
Bacaan Arab: اللَّهُ لَطِيفٌ بِعِبَادِهِ اللَّهُ حَفِيظٌ، قَدِيمُ، أَزَلِيُّ، قَيُّوْمُ لَا يَنَامُ
Bacaan Latin: Allaahu lathiifum bi'ibaadih. Allaahu hafiizhun, qadiimun, azaliyyun, qayyuumun laa yanaam.
Terjemah: "Allah Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya. Allah Maha Penjaga, Maha Dahulu, Maha Azali, Maha Hidup, Maha Kekal, dan tidak pernah tidur."
Doa ini menegaskan sifat-sifat Allah sebagai Maha Penjaga (Al-Hafiizh) yang tidak pernah tidur dan senantiasa menjaga makhluk-Nya. Dengan mengamalkan doa ini secara rutin, terutama sebelum tidur atau saat meninggalkan rumah, seorang Muslim menunjukkan keyakinannya bahwa Allah adalah sebaik-baik penjaga.
Advertisement
Doa Perlindungan Dari Kejahatan dan Kezaliman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4779481/original/078495900_1710991316-muslim-women-using-misbaha-keep-track-counting-tasbih.jpg)
Selain doa khusus untuk mencegah pencurian, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa perlindungan yang lebih umum dari berbagai bentuk kejahatan. Doa ini diriwayatkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi, yang menunjukkan pentingnya memohon perlindungan Allah dari berbagai bentuk bahaya.
Bacaan Arab: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ
Bacaan Latin: Allahumma inni a-'udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala 'alayya.
Terjemah: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, janganlah sampai aku tersesat atau disesatkan (setan atau orang jahat), tergelincir atau digelincirkan orang lain, menganiaya atau dianiaya orang lain, dan berbuat bodoh atau dibodohi orang lain." (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Doa ini sangat komprehensif karena mencakup perlindungan dari berbagai bentuk kejahatan, baik yang kita lakukan maupun yang menimpa kita. Dalam konteks keamanan rumah, doa ini melindungi dari kemungkinan menjadi korban kezaliman seperti pencurian atau penipuan.
Doa Keselamatan Dari Segala Bahaya
Keselamatan adalah nikmat Allah yang sangat berharga dan perlu selalu dimohonkan. Doa keselamatan tidak hanya melindungi dari pencurian, tetapi juga dari berbagai bahaya dan musibah lain yang mungkin menimpa diri dan keluarga.
Menukil dari buku Doa-doa Rasulullah Sehari-hari dan Sepanjang Masa karya Luthfi Yansyah, berikut adalah doa keselamatan yang dapat diamalkan:
Bacaan Arab: رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Bacaan Latin: Rabbana la tu'akhizna in nasina au akhta'na, rabbana wa la tahmil alaina isran kama hamaltahu alal-lazina min qablina, rabbana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih(i), wafu anna, wagfir lana, warhamna, anta maulana fansurna alal qaumil-kafirin.
Terjemah: "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir."
Doa ini merupakan ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah yang memiliki keutamaan luar biasa. Dalam doa ini terkandung permohonan agar Allah tidak membebani hamba-Nya dengan ujian yang berat, termasuk terhindar dari tindak kriminal seperti pencurian. Doa ini juga menegaskan bahwa Allah adalah pelindung (Maula) yang akan menolong hamba-Nya yang memohon perlindungan dengan tulus.
Advertisement
Doa Selamat Dunia Akhirat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380436/original/025286300_1760424585-Wanita_muslim_berdoa_setelah_sholat__Pexels_.jpg)
Seorang Muslim tidak hanya memohon keselamatan di dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat. Doa selamat dunia akhirat mencakup permohonan kebaikan yang menyeluruh, termasuk perlindungan dari berbagai kejahatan dan musibah di dunia serta azab di akhirat.
Mengutip buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya Sulaiman bin Muhammad Bahri, berikut adalah doa-doa selamat dunia akhirat yang dapat diamalkan:
1. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
Bacaan Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Bacaan Latin: Rabbanaa aatinaa fiddunnyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqinaa 'adzaa ban naar.
Terjemah: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka."
2. Doa Agar Semua Urusan Berakhir Baik
Bacaan Arab: اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُوْرِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ حِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ
Bacaan Latin: Allaahumma ahsin 'aaqibatana fil umuuri kulliha wa ajirnaa min khiyid dunya wa'azaabil aakhirah.
Terjemah: "Ya Allah, jadikanlah semua perkara kami berakhir dengan baik, dan selamatkanlah kami dari menerima malu di dunia dan azab di akhirat."
3. Doa Terhindar Dari Orang Zalim
Bacaan Arab: رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّلِمِينَ
Bacaan Latin: Rabbanaa laa taj'alnaa ma'al qaumidhaalimiin.
Terjemah: "Ya Allah ya Tuhan kami, semoga Engkau tidak memasukkan kami semua kepada golongan orang-orang yang zalim."
Ketiga doa ini sangat penting untuk diamalkan karena mencakup permohonan kebaikan yang menyeluruh.
Ikhtiar Duniawi Mencegah Pencurian
Selain berdoa sebagai ikhtiar spiritual, Islam juga mengajarkan pentingnya melakukan usaha nyata untuk menjaga keamanan rumah. Doa dan ikhtiar harus berjalan berdampingan karena Islam adalah agama yang mengajarkan keseimbangan antara tawakal dan usaha.
Beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan untuk mencegah pencurian di rumah antara lain:
1. Memasang Sistem Keamanan
Instalasi CCTV, alarm, dan sistem keamanan modern lainnya dapat membantu memantau dan mencegah tindak pencurian. Teknologi keamanan saat ini sudah semakin terjangkau dan efektif.
2. Mengunci Pintu dan Jendela
Hal sederhana namun sangat penting adalah memastikan semua pintu dan jendela terkunci dengan baik, terutama saat meninggalkan rumah atau saat tidur malam.
3. Memasang Penerangan Yang Cukup
Pencuri cenderung menghindari tempat yang terang benderang. Memasang lampu taman atau lampu sensor gerak di area luar rumah dapat mencegah niat jahat pencuri.
4. Menjalin Hubungan Baik Dengan Tetangga
Membangun komunikasi yang baik dengan tetangga sangat penting untuk saling menjaga keamanan lingkungan. Tetangga yang peduli dapat membantu mengawasi rumah saat pemilik sedang bepergian.
5. Tidak Memamerkan Harta Benda
Hindari memamerkan barang-barang berharga atau kekayaan di media sosial atau secara terbuka karena hal ini dapat mengundang niat jahat orang lain.
6. Memasang Pagar dan Gerbang Yang Kokoh
Pagar dan gerbang yang kokoh menjadi penghalang fisik pertama bagi pencuri. Pastikan pagar cukup tinggi dan gerbang dilengkapi dengan kunci yang kuat.
Kombinasi antara doa dan usaha nyata inilah yang menjadi karakteristik seorang Muslim yang seimbang dalam menjalani kehidupan. Doa tanpa ikhtiar adalah bentuk kemalasan, sedangkan ikhtiar tanpa doa adalah bentuk kesombongan.
Advertisement
FAQ
1. Kapan waktu terbaik membaca doa agar rumah terhindar dari maling?
Waktu terbaik adalah sepertiga malam terakhir, sebelum tidur, atau saat akan meninggalkan rumah dalam keadaan berwudhu.
2. Apakah cukup hanya berdoa tanpa mengunci pintu rumah?
Tidak cukup, karena Islam mengajarkan untuk berikhtiar dengan menjaga keamanan rumah sambil berdoa dan bertawakal kepada Allah.
3. Berapa kali harus membaca doa agar rumah terhindar dari maling?
Tidak ada ketentuan pasti, namun sebaiknya dibaca secara rutin setiap hari dengan penuh keyakinan.
4. Apakah boleh berdoa dalam bahasa Indonesia?
Boleh, namun lebih utama membaca doa dalam bahasa Arab sesuai sunnah Rasulullah SAW, kemudian diikuti dengan doa dalam bahasa sendiri.
5. Apakah doa ini bisa melindungi dari semua jenis kejahatan?
Doa ini memohon perlindungan Allah dari pencurian dan kejahatan, namun harus disertai ikhtiar nyata dan tawakal kepada Allah.
6. Bagaimana jika rumah tetap kemalangan meskipun sudah berdoa?
Setiap kejadian adalah takdir Allah yang mengandung hikmah, dan doa tetap bernilai ibadah serta dapat mencegah musibah yang lebih besar.
7. Apakah doa ini boleh dibaca untuk rumah orang lain?
Sangat boleh dan dianjurkan untuk mendoakan kebaikan termasuk keamanan bagi rumah keluarga, tetangga, dan sesama Muslim.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4262146/original/085381500_1671090332-pexels-alena-darmel-8164382.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288984/original/089270000_1783373925-063_2284950359-Spanyol_vs_Portugl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261477/original/074496300_1671047490-AP22348710214768.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251091/original/011186900_1670306483-latihanspanyol2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259009/original/093710600_1781434062-gabriel_magalhaes_ismael_saibari_brasil_maroko_ap_matt_slocum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571224/original/046244000_1777611094-Bunga_Bekasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5108936/original/038146000_1737780538-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533838/original/065283400_1773785899-unnamed__99_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526361/original/041002800_1773118370-unnamed__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532738/original/060749200_1773671102-Inara_Rusli_0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527031/original/096301600_1773160324-IMG-20260310-WA0057.jpg)