Liputan6.com, Jakarta Dalam ajaran Islam, terdapat zikir hutang cepat lunas yang dapat diamalkan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memperoleh kemudahan dalam melunasi kewajiban finansial. Hutang sendiri merupakan beban yang sering menimbulkan kegelisahan dan tekanan batin bagi banyak orang.
Ketika seseorang terlilit hutang, selain berusaha mencari solusi nyata, berdoa dan berzikir menjadi amalan penting yang dianjurkan. Zikir hutang cepat lunas telah diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk pertolongan kepada umatnya yang menghadapi kesulitan ekonomi.
Melansir dari buku Panduan Lengkap Ibadah Sehari-hari oleh Ust. Syaifurrahman El-Fati, doa dan zikir untuk melunasi hutang merupakan bagian dari ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon jalan keluar dari kesulitan finansial. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (21/10/2025).
Advertisement
Zikir Hutang Cepat Lunas Beserta Doanya
Zikir hutang cepat lunas yang pertama adalah doa berlindung dari beban hutang yang diajarkan Rasulullah SAW. Doa ini sangat komprehensif karena tidak hanya memohon perlindungan dari hutang, tetapi juga dari berbagai kesulitan hidup lainnya.
Doa Pertama: Berlindung dari Beban Hutang
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Latin: Allahumma inni a'udhu bika min al-hammi wal-hazani, wa a'udhu bika min al-'ajzi wal-kasal, wa a'udhu bika min al-jubni wal-bukhli, wa a'udhu bika min ghalabatid-dayni, wa qahrir-rijal.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari rasa takut dan kebakhilan, dan aku berlindung kepada-Mu dari beban hutang dan kezaliman manusia."
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380436/original/025286300_1760424585-Wanita_muslim_berdoa_setelah_sholat__Pexels_.jpg)
Doa Kedua: Memohon Kemudahan Melunasi Hutang
Arab: اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاءُ وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا تُعْطِيهِمَا مَن تَشَاءُ وَتَمْنَعُ مِنْهُمَا مَن تَشَاءُ ارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَن رَحْمَةِ مَن سِوَاكَ
Latin: Allahumma maalikal mulki tu'til mulka man tasyaa' wa tunzi'ul mulka mimman tasyaa' wa tu'izzu man tasyaa' wa tudzillu man tasyaa', biyadikal khair. Innaka 'ala kulli syai'in qadir. Rahmaanad-dunya wa al-aakhirati wa rahimahuma, tu'tiihima man tasyaa' wa tamna'u minhuma man tasyaa'. Irhamnii rahmatan taghninii bihaa 'an rahmati man siwak.
Artinya: "Ya Allah, Pemilik kerajaan, Engkau memberikan kerajaan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari siapa yang Engkau kehendaki, Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki, di tangan-Mu lah segala kebaikan, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Wahai Maha Pemurah di dunia dan di akhirat, dan Maha Pengasih di antara keduanya. Engkau memberikan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau menahan dari siapa yang Engkau kehendaki. Rahmatilah aku dengan rahmat yang membuatku tidak membutuhkan rahmat selain dari Rahmat-Mu."
Doa Ketiga: Meminta Kecukupan Rezeki
Melansir dari buku Kumpulan Doa Pembuka Rezeki oleh Ust. Fayumi Al-Maliki, doa berikut dapat diamalkan untuk memohon kemudahan dalam membayar hutang:
Arab: اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin: Allahumma akfini bihalalika 'an haramik wa aghnini bifadlika 'amma siwak.
Artinya: "Ya Allah, cukupilah aku dengan rezeki halal-Mu dari yang haram-Mu dan cukupilah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."
Melansir dari buku Hisnul Muslim (Benteng Muslim), mengamalkan doa-doa tersebut secara rutin setiap hari, terutama setelah shalat fardhu, dapat mendatangkan keberkahan rezeki dan memudahkan seseorang dalam melunasi hutang.
Advertisement
Keutamaan Membayar Hutang dalam Islam
Islam sangat menekankan pentingnya menunaikan hutang sebagai kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap muslim. Hutang bukan hanya persoalan duniawi, tetapi juga memiliki dimensi ukhrawi yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Rasulullah SAW sangat serius dalam mengingatkan umatnya tentang bahaya hutang yang tidak dilunasi. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW pernah menunda shalat jenazah seorang sahabat yang meninggal dunia karena masih memiliki hutang yang belum dilunasi. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya melunasi hutang dalam pandangan Islam, bahkan setelah seseorang meninggal dunia.
Membayar hutang merupakan cerminan dari akhlak mulia seorang muslim yang menjaga amanah dan kepercayaan. Orang yang berusaha melunasi hutangnya dengan niat tulus akan mendapat pertolongan dari Allah SWT. Sebaliknya, mereka yang memiliki kemampuan namun menunda-nunda pembayaran hutang termasuk dalam kategori orang yang zalim menurut ajaran Islam.
Hutang yang tidak dilunasi dapat menjadi penghalang masuknya seseorang ke surga, sehingga sangat penting bagi setiap muslim untuk berusaha keras melunasi kewajibannya. Oleh karena itu, selain mengamalkan zikir hutang cepat lunas, seseorang juga harus disertai dengan ikhtiar nyata untuk mencari rezeki halal dan mengelola keuangan dengan bijak.
Amalan Lain Agar Hutang Cepat Lunas
Selain mengamalkan zikir hutang cepat lunas, Islam mengajarkan beberapa cara praktis untuk membantu melunasi hutang. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Memperbanyak Istighfar
Istighfar atau meminta ampun kepada Allah merupakan salah satu kunci pembuka rezeki. Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesempitan dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
2. Mengeluarkan Sedekah
Meskipun dalam kondisi terlilit hutang, mengeluarkan sedekah dapat menjadi jalan pembuka rezeki. Sedekah tidak harus dalam jumlah besar, tetapi yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam memberikannya. Allah akan mengganti apa yang telah disedekahkan dengan berlipat ganda.
3. Menjaga Shalat Dhuha
Shalat Dhuha merupakan shalat sunnah yang sangat dianjurkan untuk mendatangkan rezeki. Dengan rutin melaksanakan shalat Dhuha, seseorang akan mendapat keberkahan dalam mencari nafkah dan dimudahkan dalam urusan keuangan termasuk melunasi hutang.
4. Membaca Surat Al-Waqiah
Membaca surat Al-Waqiah setiap malam dipercaya dapat menjauhkan dari kemiskinan dan kesulitan ekonomi. Banyak ulama yang menganjurkan membaca surat ini sebagai bagian dari ikhtiar spiritual dalam mencari rezeki.
5. Silaturahmi
Memperbanyak silaturahmi dengan keluarga dan teman dapat membuka pintu rezeki yang tidak terduga. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.
6. Bekerja Keras dan Profesional
Ikhtiar duniawi berupa bekerja keras, mencari pekerjaan tambahan, atau meningkatkan keterampilan sangat penting dilakukan. Islam mengajarkan bahwa tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah, artinya berusaha untuk tidak bergantung pada orang lain.
7. Mengelola Keuangan dengan Bijak
Membuat perencanaan keuangan yang matang, memisahkan kebutuhan dan keinginan, serta memprioritaskan pembayaran hutang adalah langkah praktis yang harus dilakukan. Disiplin dalam mengelola keuangan akan membantu mempercepat pelunasan hutang.
Advertisement
FAQ
1. Apakah zikir hutang cepat lunas harus dibaca setiap hari?
Dianjurkan untuk membaca zikir hutang cepat lunas secara rutin setiap hari agar mendapat keberkahan dan pertolongan Allah SWT dalam melunasi hutang.
2. Kapan waktu terbaik mengamalkan zikir hutang cepat lunas?
Waktu terbaik adalah pada sepertiga malam terakhir, setelah shalat fardhu, atau pada waktu-waktu mustajab lainnya seperti hari Jumat menjelang maghrib.
3. Berapa kali sebaiknya membaca zikir untuk melunasi hutang?
Tidak ada ketentuan pasti, namun disarankan membacanya dengan konsisten dan penuh keyakinan, bisa diulang 3x, 7x, atau sesuai kemampuan.
4. Apakah boleh berhutang untuk kebutuhan konsumtif?
Islam tidak menganjurkan berhutang untuk kebutuhan konsumtif atau gaya hidup, hutang sebaiknya hanya untuk kebutuhan mendesak atau investasi produktif.
5. Bagaimana jika sudah berusaha maksimal namun hutang belum lunas?
Terus berikhtiar, berdoa, dan bersabar karena Allah mengetahui kesungguhan usaha kita dan akan memberikan jalan keluar pada waktu yang tepat.
6. Apakah hutang yang belum dibayar dapat menghalangi masuk surga?
Ya, menurut hadits Rasulullah SAW, hutang yang belum dilunasi dapat menjadi penghalang, sehingga sangat penting untuk berusaha melunasinya.
7. Selain berdoa, apa yang harus dilakukan untuk melunasi hutang?
Harus disertai dengan ikhtiar nyata seperti bekerja keras, mencari rezeki halal, mengelola keuangan dengan bijak, dan memprioritaskan pembayaran hutang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4779481/original/078495900_1710991316-muslim-women-using-misbaha-keep-track-counting-tasbih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288984/original/089270000_1783373925-063_2284950359-Spanyol_vs_Portugl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261477/original/074496300_1671047490-AP22348710214768.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251091/original/011186900_1670306483-latihanspanyol2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259009/original/093710600_1781434062-gabriel_magalhaes_ismael_saibari_brasil_maroko_ap_matt_slocum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4083445/original/054251000_1657339567-Wukuf-Haji-Arafah-AP-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530877/original/007825800_1773498341-Pesta_Raya_Ramadan_0.jpg)