Doa Sehabis Rukuk Beserta Bacaan Sholat Lainnya: Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah

Sholat adalah ibadah fundamental, dan memahami doa sehabis rukuk serta bacaan sholat lainnya dapat meningkatkan kekhusyukan.

Diterbitkan 24 September 2025, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Doa sehabis rukuk merupakan salah satu bacaan penting dalam pelaksanaan sholat yang tidak boleh terlewatkan. Bacaan ini dibaca pada posisi i'tidal, yaitu saat tubuh berdiri tegak kembali setelah melakukan rukuk.

Memahami dan menghafal doa sehabis rukuk dengan baik akan membantu menyempurnakan ibadah sholat setiap muslim. Gerakan i'tidal ini memiliki bacaan khusus yang mengandung pujian dan kemuliaan kepada Allah SWT.

Mengutip dari buku Anak Rajin Salat oleh Hamidah Jauhary, doa sehabis rukuk atau doa i'tidal perlu dibaca dengan tidak terburu-buru ketika tubuh bangkit dari posisi rukuk. Bacaan ini terdiri dari dua bagian yang dibaca secara berurutan. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (24/9/2025).

Doa Sehabis Rukuk (I'tidal): Arab, Latin, dan Terjemah

  • Bagian Pertama - Saat Bangkit dari Rukuk

Arab: سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Latin: Sami'allahu liman hamidah

Artinya: "Allah mendengar orang yang memuji-Nya"

  • Bagian Kedua - Saat Berdiri Tegak

Arab: رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Latin: Rabbana lakal hamdu mil-ussamawati wa mil-ul-ardhi wa mil-u ma syi'ta min syai-in ba'du

Artinya: "Ya Allah Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu"

Kedua bacaan doa sehabis rukuk ini memiliki makna yang mendalam tentang pengagungan kepada Allah SWT. Bagian pertama menunjukkan keyakinan bahwa Allah mendengar setiap pujian hamba-Nya, sedangkan bagian kedua merupakan bentuk pujian yang luar biasa luas cakupannya.

Tata Cara Membaca Doa Sehabis Rukuk

Berikut adalah tata cara yang benar dalam membaca doa sehabis rukuk:

  1. Angkat badan dari posisi rukuk secara perlahan sambil mengucapkan "Sami'allahu liman hamidah"
  2. Berdiri tegak dengan sempurna dan kedua tangan di samping badan
  3. Ucapkan bacaan kedua "Rabbana lakal hamdu..." dengan khusyu'
  4. Tahan posisi berdiri tegak sejenak sebelum melanjutkan ke gerakan sujud
  5. Jangan terburu-buru dalam membaca doa agar makna dapat dihayati

Menurut hadits yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari, Rasulullah SAW selalu membaca doa i'tidal dengan tenang dan tidak tergesa-gesa. Hal ini menunjukkan pentingnya membaca doa sehabis rukuk dengan penuh penghayatan dan kekhusyukan.

Posisi tubuh saat membaca doa ini harus benar-benar tegak dan seimbang. Kedua kaki berdiri lurus, pandangan mata mengarah ke tempat sujud, dan hati fokus kepada Allah SWT. Sikap tubuh yang tepat akan membantu konsentrasi dalam beribadah.

Menurut Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, gerakan i'tidal dan bacaannya memiliki makna filosofis tentang keseimbangan hidup. Posisi berdiri tegak setelah membungkuk melambangkan kebangkitan setelah kerendahan hati. Ini mengajarkan bahwa kemuliaan sejati datang setelah seseorang merendahkan diri di hadapan Allah.

Bacaan Rukuk Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah

 

Sebelum membahas doa sehabis rukuk lebih lanjut, penting untuk mengetahui bacaan rukuk yang dibaca sebelumnya. Rukuk merupakan gerakan membungkuk dengan kedua telapak tangan menyentuh lutut.

Arab: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Latin: Subhana rabbiyal 'azhimi wabihamdih

Artinya: "Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung serta dengan memuji-Nya"

Bacaan rukuk ini dibaca minimal tiga kali dengan penuh kekhusyukan. Posisi rukuk yang benar adalah membungkuk hingga punggung sejajar dengan lantai, kedua tangan memegang lutut, dan pandangan mengarah ke bawah. Setelah rukuk sempurna, barulah dilakukan gerakan i'tidal dengan doa sehabis rukuk.

Bacaan Sujud dan Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan SujudArab: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Latin: Subhana rabbiyal a'la wabihamdih

Artinya: "Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi serta dengan memuji-Nya"

Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud

Arab: رَبِّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْزُقْنِى وَارْفَعْنِى

Latin: Rabbighfirli warhamnii wajburnii warzuqnii warfa'nii

Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekuranganku, berilah rezeki kepadaku, dan angkatlah derajatku"

 

Bacaan Takhiyat Awal dan Akhir

Takhiyat Awal

Arab: اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ اَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Latin: At-tahiyyatul mubarakatush shalawaatuth thayyibatulillahi. Assalamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh. Assalamu 'alaina wa 'ala 'ibadillahish-shalihin. Asyhadu an la ilaha illallahu wa asyhadu anna Muhammadan rasulullah

Artinya: "Segala kehormatan, keberkahan, dan kebaikan hanyalah milik Allah. Keselamatan, rahmat, dan berkah semoga tercurah atasmu wahai Nabi. Keselamatan juga atas kami dan seluruh hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah"

Takhiyat Akhir

Takhiyat akhir merupakan kelanjutan dari takhiyat awal dengan tambahan shalawat dan doa. Bacaan ini dibaca pada duduk terakhir dalam sholat sebelum salam. Sama seperti doa sehabis rukuk, takhiyat akhir juga memiliki adab dan tata cara tersendiri dalam membacanya.

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad kama shallaita 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim innaka hamidun majid

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia"

Kesalahan Umum dalam Membaca Doa Sehabis Rukuk

Beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam membaca doa sehabis rukuk perlu dihindari agar ibadah menjadi lebih sempurna:

  • Membaca terlalu cepat tanpa menghayati makna bacaan
  • Posisi tubuh kurang tegak saat membaca doa i'tidal
  • Melewatkan salah satu bagian dari dua bacaan doa sehabis rukuk
  • Tidak menjeda antara bacaan pertama dan kedua
  • Langsung berpindah ke sujud tanpa menyelesaikan bacaan dengan sempurna
  • Salah dalam pelafalan huruf-huruf Arab yang memiliki makharaj berbeda

Menurut panduan dari Islamic Society of North America (ISNA), kesalahan dalam bacaan sholat termasuk doa sehabis rukuk dapat diminimalisir dengan latihan rutin dan bimbingan yang tepat. Penting untuk mempelajari bacaan dengan guru yang kompeten agar pelafalan dan maknanya dapat dipahami dengan benar.

Untuk menghindari kesalahan, disarankan berlatih membaca doa sehabis rukuk di luar waktu sholat. Hal ini membantu menghafalkan bacaan dengan baik sehingga saat sholat dapat fokus pada penghayatan makna dan kekhusyukan.

Pentingnya Memahami Makna Bacaan Sholat

Memahami makna setiap bacaan dalam sholat sangat penting untuk mencapai kekhusyukan dan meningkatkan kualitas ibadah. Tanpa pemahaman, sholat bisa menjadi rutinitas fisik tanpa makna yang mendalam. Menurut berbagai sumber, memahami arti bacaan dalam sholat sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas ibadah kita.

Dengan memahami arti bacaan, hati dan pikiran akan lebih terhubung kepada Allah. Sholat tidak lagi terasa sebagai kewajiban semata, melainkan menjadi momen spiritual yang menguatkan jiwa. Pemahaman ini juga membantu umat Islam meresapi pesan-pesan agama secara maksimal dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan Sang Pencipta.

Arti bacaan dalam sholat merujuk pada makna dan maksud dari setiap lafaz yang kita ucapkan selama menunaikan sholat, mulai dari takbiratul ihram hingga salam. Oleh karena itu, meluangkan waktu untuk mempelajari terjemahan dan tafsir setiap bacaan adalah investasi spiritual yang sangat berharga. Ini akan membantu kita menghayati setiap doa sehabis rukuk dan bacaan lainnya.

FAQ

1. Apa itu doa sehabis rukuk? Doa sehabis rukuk adalah bacaan yang dibaca saat i'tidal atau berdiri tegak setelah rukuk dalam sholat.

2. Berapa kali doa sehabis rukuk dibaca? Doa sehabis rukuk dibaca satu kali dalam setiap rakaat sholat setelah melakukan rukuk.

3. Bolehkah melewatkan doa sehabis rukuk? Doa sehabis rukuk termasuk sunnah muakkad yang sangat dianjurkan untuk diamalkan agar sholat lebih sempurna.

4. Apa akibat jika salah membaca doa sehabis rukuk? Kesalahan dalam bacaan tidak membatalkan sholat, namun mengurangi kesempurnaan ibadah.

5. Kapan waktu yang tepat membaca doa sehabis rukuk? Doa sehabis rukuk dibaca saat bangkit dari rukuk hingga berdiri tegak sempurna sebelum sujud.

6. Apakah doa sehabis rukuk wajib atau sunnah? Doa sehabis rukuk termasuk dalam kategori sunnah muakkad yang sangat dianjurkan dalam sholat.

7. Bagaimana jika lupa membaca doa sehabis rukuk? Jika lupa, sholat tetap sah namun disarankan untuk sujud sahwi di akhir sholat sebagai penyempurna.