Doa Khotmil Quran 30 Juz Lengkap, Dibaca Usai Khatam Al-Qur’an

Inilah bacaan Doa Khotmil Quran lengkap dalam bahasa Arab, Latin, beserta artinya.

Diterbitkan 08 Juli 2025, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Mengkhatamkan Al-Qur’an adalah salah satu pencapaian spiritual tertinggi bagi seorang Muslim. Tidak hanya menuntaskan bacaan 30 juz, tetapi juga menyempurnakan interaksi dengan wahyu Allah yang menjadi petunjuk hidup.

Setelah tuntas membaca, dianjurkan membaca doa khotmil quran. Ini merupakan rangkaian doa penuh pujian, permohonan ampun, harapan untuk istiqamah, serta pengharapan agar Al-Qur’an menjadi cahaya di dunia dan penolong di akhirat. Doa ini merupakan simbol kesadaran bahwa membaca Al-Qur’an bukan tujuan akhir, melainkan awal dari pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam Tafsir Al-Munir oleh Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili, menjelaskan bahwa khatam Al-Qur’an merupakan momen istimewa yang dianjurkan untuk ditutup dengan doa karena pada saat itulah hati sedang lembut dan dekat dengan Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa doa khotmil quran menjadi bagian penting dari adab dalam membaca Al-Qur’an, sebagai bentuk penghormatan dan permohonan agar ayat-ayat yang telah dibaca benar-benar membekas dan berbuah dalam tindakan nyata. 

Menurut Imam An-Nawawi dalam kitab klasiknya At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran, disunnahkan membaca doa setelah khatam. Alasannya, karena para salaf memuliakan momen tersebut dan menjadikannya waktu yang tepat untuk memohon berbagai kebaikan dunia dan akhirat.

Maka, membaca doa khotmil quran bukan hanya amalan rutin, tetapi sarana spiritual untuk meraih limpahan rahmat dan keutamaan. Doa khotmil quran menjadi penutup yang khusyuk dari sebuah perjalanan ibadah yang luhur, sekaligus pembuka harapan agar Al-Qur’an senantiasa hadir dalam lisan, pikiran, dan perilaku umat Islam. 

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Selasa (8/7/2025). 

Doa Khotmil Quran 

Berikut ini beberapa doa khotmil Quran yang dapat dilafalkan usai mengkhatamkan Al-Qur'an, yakni: 

Doa 1 

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ 

Arab Latin: Allhummarhamni bilquran. Waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allhumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aana-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu li hujatan ya rabbal 'alamin. 

Artinya: "Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. 

Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam." 

Doa 2 

اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا يَارَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّآ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَتُبْ عَلَيْنَا يَا مَوْلَانَآ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ. وَاهْدِنِيْ وَاهْدِنَا وَوَفِّقْنَا إِلَى الْحَقِّ وَإِلَى طَرِيْقٍ مُسْتَقِيْمٍ بِبَرَكَةِ خَتْمِ الْقُرْأٓنِ الْعَظِيْمِ. وَبِحُرْمَةِ حَبِيْبِكَ وَرَسُوْلِكَ الْكَرِيْمِ. وَاعْفُ عَنَّا يَاكَرِيْمُ وَاعْفُ عَنَّا يَارَحِيْمُ. وَاغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ يَآأَكْرَمَ اْلأَكْرَمِيْنَ وَيَآأَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ 

Arab Latin: Allaahumma rabbanaa ya rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas-samii'ul-'aliim. Wa tub 'alainaa yaa maulaanaa innaka antat-tawwaabur rahiim. 

Wahdinii wahdinaa wawaffiq ilal-haqqo wa ilaa thariiqim mustaqiim bi barakati khatmil quraanil 'adhiim. Wa bi hurmati habiibika wa rasuulikal-kariim. Wa-'fu 'annaa yaa kariimu wa-'fu 'annaa yaa rahiimu. Wa-ghfir lanaa dzunuubanaa bi fadl-lika wa karamika yaa arhamar rahimiin. 

Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami. Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah taubat kami, wahai Tuan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. 

Berilah petunjuk kepadaku, serta berilah hidayah dan taufik kepada kami menuju jalan yang haq dan jalan yang lurus dengan perantara berkah khatam Al-Qur'an yang agung, juga dengan perantara kemuliaan kekasih dan utusan-Mu yang terhormat. 

Maafkan kami, wahai Yang Maha Pemurah; maafkan kami, wahai Yang Maha Penyayang. Ampuni dosa-dosa kami dengan perantara Keutamaan dan Kepemurahan-Mu, wahai Yang Maha Pemurah dari semua pemurah dan Maha Penyayang dari semua penyayang." 

Doa 3 

اَللّٰهُمَّ زَيِّنَّا بِزِيْنَةِ خَتْـمِ الْقُرْأٓنِ. وَأَكْرِمْنَا بِكَرَامَــةِ خَتْمِ الْقُرْأٓنِ. وَشَرِّفْنَا بِشَرَافَةِ خَتْمِ الْقُرْأٓنِ. وَأَلْبِسْنَا بِخِلْعَةِ خَتْمِ الْقُرْأٓنِ. وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْقُرْأٓنِ. وَعَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَآءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْأٓخِرَةِ بِحُرْمَةِ خَتْمِ الْقُرْأٓنِ. وَارْحَمْ جَمِيْعَ أُمَّةِ مُحَمَّـدٍ بِحُرْمَةِ خَتْمِ الْقُرْأٓنِ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلِ الْقُرْأٓنَ لَنَا فِي الدُّنْيَا قَرِيْنًا. وَفِي الْقَبْرِ مُوْنِسًا. وَفِي الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا. وَعَلَى الصِّرَاطِ نُوْرًا. وَإِلَى الْجَنَّةِ رَفِيْقًا. وَمِنَ النَّارِ سِتْرًا وَحِجَابًا. وَإِلَى الْخَيْرَاتِ كُلِّهَا دَلِيْلاً وَإِمَامًا. بِفَضْلِكَ وَجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ 

Arab Latin: Allâhumma zayyinnaa bi ziinati khatmil-qur'aan, wa akrimnaa bi karaamati khatmil-qur'aan, wa syarrifnaa bi syaraafati khatmil-qur'aan, wa albisnaa bi khil'ati khatmil-qur'aan, wa adkhilnaal-jannata ma'al-qur'aan, wa 'aafinaa min kulli balaa-id-dun-yaa wa 'adzaabil-aakhirah bi hurmati khatmil-qur'aan. 

Wa-rham jamii'a ummati muhammadin bi hurmati khatmil-qur'aan. Allaahumma-j'alil-qur'aana lanaa fid dun-yaa qariinaan, wa fil-qabri muunisaan, wa fil qiyaamati syafii'aan, wa 'alaash-shiraathi nuuraan, wa ilal-jannati rafiiqaan, wa minan-naari sitraan wa hijaabaan, wa ilal-khairaati kullihaa daliilaan wa imaamaan, wa bi fadl-lika wa juudika wa karamika yaa arhamar raahimiin. 

Artinya: "Ya Allah, hiasilah kami dengan hiasan khatam Al-Qur'an. Muliakanlah kami dengan kemuliaan khatam Al-Qur'an. Berilah kami kehormataan dengan kehormatan khatam Al-Qur’an. Berilah kami pakaian dengan pakaian khatam Al-Qur'an. Masukkan kami ke surga bersama Al-Qur’an. Lindungi kami dari setiap bala dunia dan siksa akhirat dengan perantara khatam Al-Qur'an. 

Dan berilah rahmat kepada seluruh umat Nabi Muhammad dengan perantara khatam Al-Qur'an. Ya Allah, jadikanlah Al-Qur'an sebagai teman kami di dunia, sebagai penyejuk di dalam kubur, sebagai syafaat di hari kiamat, sebagai cahaya di atas shirath, sebagai kawan menuju surga, sebagai pelindung dan pembatas dari neraka, sebagai bukti dan imam terhadap semua kebaikan. dengan perantara Keutamaan, Kedermawanan, dan Kepemurahan-Mu, wahai Yang Maha Penyayang dari semua penyayang." 

Doa 4 

اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا بِكُلِّ حَرْفٍ مِنَ الْقُرْأٓنِ حَلاَوَةً. وَبِكُلِّ كَلِمَةٍ كَرَامَةً. وَبِكُلِّ أٓيَةٍ سَعَادَةً. وَبِكُلِّ سُوْرَةٍ سَلاَمَةً. وَبِكُلِّ جُزْءٍ جَزَآءً. وصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ أَجْمَعِيْنَ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ. اَللّٰهُمَّ انْصُرْ سُلْطَانَنَا سُلْطَانَ الْمُسْلِمِيْنَ. وَانْصُرْ وُزَرَآءَهُ وَوُكَلآءَهُ وَعَسَاكِرَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. وَاكْتُبِ السَّلاَمَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْنَ وَالْمُقِيْمِيْنَ. فِيْ بَرِّكَ وَبَحْرِكَ مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّـدٍ أَجْمَعِيْنَ 

Arab Latin: Allaahummar-zuqnaa bi kulli harfin minal-qur'aani halaawah, wa bikulli kalimatin karaamah, wa bikulli aayatin sa'aadah, wa bikulli suuratin salaamah, wa bikulli juz-in jazaa-aan, wa shallallahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa aalihi ajma'iin at-thayyibiin att-thaahiriin. 

Allâhumma-nshur sulthaananaa sulthaanal muslimiin wa-nshur wuzaraa-ahu wa 'asaakirahu ilaa yamid diin, wa-ktubis salaamata wal 'aafiyata 'alainaa wa 'alaal hujjaaji wal ghuzaati wal musaafiriina wal muqiimiina fî barrika wa bahrika min ummati uhammadin ajma'iin. 

Artinya: "Ya Allah, berikanlah kami hasil manis dengan perantara setiap huruf dalam Al-Qur'an, berikanlah kemuliaan dengan perantara setiap kata dalam Al-Qur'an, berikanlah kebahagiaan dengan perantara setiap ayat dalam Al-Qur'an, berilah keselamatan dengan perantara setiap surat dalam Al-Qur'an, dan berilah balasan dengan perantara setiap juz dalam Al-Qur'an. 

Semoga Allah melimpahkan rahmat ta'dhim kepada Nabi Muhammad beserta keluarganya yang suci lagi bersih. Ya Allah, berilah pertolongan kepada pemimpin kami, yakni pemimpin kaum muslimin. Berilah pertolongan kepada menteri-menteri, wakil-wakil, dan tentara-tentara muslim hingga hari akhir. 

Dan tetapkanlah keselamatan dan kesehatan kepada kami dan kepada orang-orang yang beribadah haji, kepada orang-orang yang berjihad (di jalan Allah), kepada para musafir, dan kepada seluruh umat Nabi Muhammad yang tinggal di darat maupun di laut-Mu." 

Keutamaan Berdoa Saat Mengkhatamkan Al-Qur’an 

Bagi umat Muslim yang telah mengkhatamkan Al-Qur’an dianjurkan untuk berdoa bersama keluarga dan kerabat. Hal ini agar mendapatkan limpahan rahmat dan karunia Allah SWT lewat keberkahan khatam Al-Quran. Beberapa keutamaan berdoa saat khatam Al-Qur’an adalah sebagai berikut: 

1. Didoakan oleh Malaikat dan Para Hamba Shalih 

Diriwayatkan dalam atsar dari Anas bin Malik (radiallahu ‘anhu), bahwa: 

“Ketika seseorang mengkhatamkan Al-Qur’an, 60 ribu malaikat akan mendoakannya.” (HR. Ad-Darimi dalam Sunan-nya) 

Meski sanadnya masih diperdebatkan, banyak ulama tafsir dan ahli ibadah tetap menyampaikan bahwa saat khatam Al-Qur’an adalah momen langit terbuka dan doa-doa menjadi lebih dekat dengan ijabah, terlebih jika dibarengi dengan ketulusan dan kekhusyukan. 

2. Puncak Syukur dan Ketaatan 

Membaca doa khotmil Qur’an adalah ekspresi rasa syukur yang tinggi karena telah diberi kekuatan oleh Allah untuk menyelesaikan bacaan seluruh Al-Qur’an. Karena itu, doa setelah khatam bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghambaan dan kerendahan hati di hadapan Allah SWT.

Dalam buku Tafsir Al-Munir oleh Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili menjelaskan bahwa doa khotmil Qur’an adalah bentuk syukur sekaligus komitmen untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup, bukan sekadar bacaan yang ditinggalkan setelah khatam. 

3. Membuka Pintu Ampunan dan Rahmat 

Doa setelah khatam Al-Qur’an biasanya mencakup permohonan ampunan, kebaikan hidup, perlindungan dari fitnah dunia, hingga syafaat Al-Qur’an kelak di akhirat. Momen tersebut adalah saat yang sangat cocok untuk memohon rahmat dan ampunan karena kita baru saja menyelesaikan bacaan kitab suci yang penuh keberkahan. 

Bahkan dalam banyak riwayat salaf, para ulama seperti Imam Mujahid, Imam Ahmad bin Hanbal, dan Ibnu Katsir senantiasa memperpanjang doa saat khatam, dan bahkan mengulanginya dalam majelis ilmu agar orang lain pun mendapatkan bagian dari keberkahan tersebut. 

QnA Seputar Doa Khotmil Quran 

Q: Apa itu doa khotmil Quran? 

A: Doa khotmil Quran adalah doa yang dibaca setelah seseorang menyelesaikan bacaan 30 juz Al-Qur’an. Doa ini berisi pujian kepada Allah SWT, shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, permohonan rahmat, perlindungan dari fitnah, dan harapan agar Al-Qur’an menjadi syafaat di akhirat. 

Q: Apakah membaca doa khotmil Quran itu dianjurkan dalam Islam? 

A: Ya, sangat dianjurkan. Para ulama salaf seperti Imam Nawawi, Imam Mujahid, dan Imam Ahmad bin Hanbal menganjurkan pembacaan doa setelah khatam Al-Qur’an sebagai bentuk adab, rasa syukur, dan momentum untuk memperbanyak permohonan kepada Allah. 

Q: Kapan waktu terbaik membaca doa khotmil Quran? 

A: Doa khotmil Quran dibaca setelah menyelesaikan bacaan juz ke-30, bisa dibaca langsung saat itu juga atau pada waktu yang dekat. Jika khataman dilakukan dalam acara bersama, doa biasanya dipimpin oleh imam atau yang ditunjuk khusus untuk membacanya. 

Q: Apakah doa khotmil Quran harus dalam bahasa Arab? 

A: Tidak harus. Meskipun banyak versi doa khotmil Quran yang ditulis dalam bahasa Arab, seseorang boleh berdoa dengan bahasa yang ia pahami. Yang penting adalah isi doanya mencerminkan permohonan yang baik dan disampaikan dengan tulus. 

Q: Apakah doa khotmil Quran bisa dibaca bersama-sama? 

A: Ya. Dalam banyak tradisi keagamaan dan pesantren, doa ini dibaca bersama setelah khataman, baik secara langsung maupun secara berjamaah dalam acara tasyakuran, sebagai bentuk rasa syukur dan sarana mempererat silaturahmi dalam ibadah. 

Q: Apakah khataman harus selesai 30 juz oleh satu orang untuk bisa membaca doa khotmil Quran? 

A: Tidak harus. Bisa juga dilakukan secara berjamaah (misalnya 30 orang membaca masing-masing 1 juz). Setelah semua juz selesai dibaca, tetap disyariatkan membaca doa khotmil Quran sebagai penutup. 

Q: Apakah membaca doa khotmil Quran memiliki pahala khusus? 

A: Ya. Karena selain bernilai dzikir dan doa, momen khatam Al-Qur’an adalah waktu yang sangat utama. Doa yang dibaca pada saat itu diiringi oleh kehadiran para malaikat dan limpahan rahmat Allah, sebagaimana disebut dalam banyak atsar. 

Q: Bolehkah membaca doa khotmil Quran untuk mendoakan orang lain? 

A: Sangat boleh. Bahkan sangat dianjurkan untuk menyertakan doa bagi orang tua, keluarga, guru, umat Islam, bahkan orang-orang yang telah meninggal. Momen ini bisa menjadi sarana berbagi keberkahan dari bacaan Al-Qur’an kepada banyak pihak.