Liputan6.com, Jakarta Hari kiamat adalah peristiwa besar yang tak bisa dielakkan, sebuah titik akhir dari kehidupan dunia dan awal kehidupan akhirat. Dalam Al-Qur’an, banyak surah yang menggambarkan kedahsyatan hari tersebut, salah satunya adalah Surah Al-Infitar. Surah ini secara tegas menggambarkan betapa hancurnya tatanan alam semesta ketika kiamat tiba dan bagaimana seluruh amal manusia akan diperhitungkan dengan adil.
Surah Al-Infitar diturunkan di Mekah (Makkiyah), dan terdiri dari 19 ayat. Meski pendek, surah ini sarat makna dan mengandung pesan mendalam tentang tanggung jawab moral manusia, pencatatan amal oleh malaikat, serta penggambaran tentang nasib orang yang berbuat baik maupun durhaka. Kata “Al-Infitar” sendiri berasal dari kata “infatharat” yang berarti “terbelah,” merujuk pada fenomena langit yang terbelah sebagai salah satu tanda hari kiamat.
Dalam konteks kehidupan modern yang sering diliputi kelalaian, Surah Al-Infitar mengajak umat manusia untuk merenung dan kembali kepada fitrah. Peringatan yang disampaikan dalam surah ini bukan hanya untuk orang-orang terdahulu, tapi juga sangat relevan bagi siapa pun yang hidup hari ini. Berikut ulsan Liputan6.com, Jumat (4/7/2025).
Advertisement
Bacaan Surah Al-Infitar Ayat 1–19
اِذَا السَّمَاۤءُ انْفَطَرَتْ
Iżas-samā`unfaṭarat
Apabila langit terbelah.
وَاِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْۙ
Wa iżal-kawākibuntaṡarat
Dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
وَاِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْۙ
Wa iżal-biḥāru fujjirat
Dan apabila lautan dijadikan meluap,
وَاِذَا الْقُبُوْرُ بُعْثِرَتْۙ
Wa iżal-qubụru bu‘ṡirat
Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَاَخَّرَتْۗ
Alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat
(Maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(nya).
يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيْمِۙ
Yā ayyuhal-insānu mā garraka birabbikal-karīm
Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu terhadap Tuhanmu Yang Mahamulia?
الَّذِيْ خَلَقَكَ فَسَوّٰىكَ فَعَدَلَكَۙ
Allażī khalaqaka fa sawwāka fa ‘adalak
Yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
فِيْٓ اَيِّ صُوْرَةٍ مَّا شَاۤءَ رَكَّبَكَۗ
Fī ayyi ṣūratim mā syā`a rakkabak
Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُوْنَ بِالدِّيْنِۙ
Kallā bal tukażżibụna bid-dīn
Sekali-kali jangan begitu! Bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
وَاِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰفِظِيْنَۙ
Wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn
Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
كِرَامًا كَاتِبِيْنَۙ
Kirāman kātibīn
Yang mulia dan mencatat (amal perbuatanmu),
يَعْلَمُوْنَ مَا تَفْعَلُوْنَ
Ya‘lamụna mā taf‘alụn
Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙ
Innal-abrāra lafī na‘īm
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,
وَّاِنَّ الْفُجَّارَ لَفِيْ جَحِيْمٍ
Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm
Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ الدِّيْنِ
Yaṣlaunahā yaumad-dīn
Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَاۤىِٕبِيْنَۗ
Wa mā hum ‘anhā bigā`ibīn
Dan mereka tidak mungkin keluar dari neraka itu.
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۙ
Wa mā adrāka mā yaumud-dīn
Dan tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
ثُمَّ مَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۗ
Ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn
Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۗوَالْاَمْرُ يَوْمَىِٕذٍ لِّلّٰهِ
Yauma lā tamliku nafsul linafsin syaiā, wal-amru yaumaiżil lillāh
(Yaitu) pada hari ketika seseorang sama sekali tidak berdaya menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.
Advertisement
Tafsir Surah Al-Infitar
Menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah, surah ini adalah sebuah peringatan yang kuat terhadap manusia agar tidak larut dalam kelalaian duniawi. Tujuan utama dari turunnya Surah Al-Infitar adalah untuk menyadarkan manusia akan tanggung jawabnya di hadapan Allah SWT, serta pentingnya mengingat kemurahan dan keadilan Allah.
Beberapa poin penting kandungan surah ini menurut Tafsir Al-Mishbah:
- Hari kiamat digambarkan dengan kejadian alam semesta yang hancur total: langit terbelah, bintang berjatuhan, lautan meluap, dan kubur dibongkar.
- Setiap manusia akan mengetahui amal baik dan buruknya secara jelas.
- Malaikat pencatat amal (Kiraman Katibin) selalu mengawasi perbuatan manusia.
- Nasib manusia ditentukan oleh amalnya: yang berbuat baik akan masuk surga, dan yang durhaka akan diseret ke dalam neraka.
- Tidak ada yang bisa menolong pada hari pembalasan kecuali amal masing-masing individu.
- Seluruh kekuasaan pada hari itu berada di tangan Allah semata.
Asbabun Nuzul Surah Al-Infitar
Surah ini diturunkan berkenaan dengan Ubay bin Khalaf, seorang tokoh Quraisy yang dikenal sebagai penentang keras Rasulullah SAW dan pengingkar hari kebangkitan. Dalam Lubabun Nuqul dan riwayat Ibnu Abi Hatim dari Ikrimah, dijelaskan bahwa ayat ke-6 dan ke-7 turun sebagai teguran kepada Ubay yang mempertanyakan hari pembalasan dan memperolok Rasulullah SAW.
Surah ini juga merupakan bentuk pembelaan terhadap Nabi dan peringatan kepada mereka yang sombong terhadap kebenaran. Allah menegaskan bahwa manusia yang diciptakan dengan sempurna oleh-Nya tidak seharusnya durhaka kepada Tuhan Yang Mahamulia.
Advertisement
FAQ tentang Surah Al-Infitar
1. Apa arti dari kata “Al-Infitar”?
Infitar berarti “terbelah”, berasal dari ayat pertama surah ini. Menandakan kehancuran langit sebagai salah satu tanda kiamat.
2. Apa pesan utama dari Surah Al-Infitar?
Surah ini memberi peringatan keras tentang kiamat, tanggung jawab atas amal perbuatan, dan pengawasan malaikat pencatat amal.
3. Siapa yang menjadi latar belakang turunnya Surah Al-Infitar?
Ubay bin Khalaf, penentang Rasulullah SAW yang tidak percaya akan adanya hari kebangkitan.
4. Apa hubungan Surah Al-Infitar dengan kehidupan sehari-hari?
Surah ini mengajak manusia untuk hidup dengan kesadaran spiritual, menghindari maksiat, dan selalu mengingat Allah.
5. Mengapa surah ini diturunkan di Mekkah (Makkiyah)?
Karena fokusnya adalah pada dasar-dasar akidah seperti keimanan kepada kiamat dan pertanggungjawaban amal, tema utama surah-surah Makkiyah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5079888/original/077682500_1736153530-1735888731207_ciri-ciri-kiamat-kubra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3403886/original/091287400_1615978933-quran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260100/original/015804900_1781568479-000_B7869A8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263848/original/006023700_1782021745-000_B7RA6WF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263734/original/051420000_1781976439-063_2282511619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504503/original/041176000_1782425341-063_2283330296.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504502/original/063769000_1782425340-000_B8CR3CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263472/original/073317600_1781931669-AP26171138768328-Paraguay_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263981/original/061969400_1782040041-063_2282521575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2241544/original/039258100_1528334197-20180606-Muslim-Afghanistan-Berburu-Berkah-Lailatul-Qadar-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553186/original/075515900_1775911814-IMG-20260410-WA0016_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530858/original/024083900_1773495896-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_07.01.28__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519665/original/044511200_1772592972-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523352/original/069144700_1772804015-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_16.21.40__1_.jpeg)