Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Verifikasi UmurStop di Sini

Doa Berhubungan Suami Istri dalam Islam, Lengkap Adab dan Etikanya

Umat Muslim dianjurkan membaca doa berhubungan suami istri dalam Islam untuk memohon keberkahan, perlindungan dari setan, dan keturunan yang saleh.

Diterbitkan 02 Juli 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam pandangan Islam, hubungan suami istri adalah amalan yang halal dan bahkan bernilai ibadah jika disertai niat baik dan mengikuti metode yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Salah satu etika utama sebelum melakukan hubungan tersebut adalah membaca doa berhubungan, yang tujuannya agar terlindung dari gangguan setan dan semoga Allah SWT memberkahi pasangan serta keturunan yang dihasilkan. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas suami istri bukan hanya soal fisik, melainkan juga sarana spiritual dan dukungan kepada keberkahan keluarga

Dikutip dari Kitab Uqudul Jain karya Imam Nawawi al-Bantani al-Jawi, menjelaskan bahwa sebelum melakukan hubungan intim, dianjurkan membaca doa berhubungan, basmalah, dan takbir sebagai bentuk zikir dan pengharapan mendapatkan keturunan yang saleh serta terhindar dari gangguan syetan. 

Selain itu, penelitian dalam Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Hukum (2019) yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Kerinci, menegaskan bahwa selain doa berhubungan, sunnah lain seperti mandi bersih, salat sunnah, dan saling menjaga kenyamanan memainkan peran penting dalam menjaga keharmonisan dan spiritualitas rumah tangga. 

Oleh karena itu, mengamalkan doa berhubungan yang didahului dengan adab-adab seperti kesucian, kelembutan, dan niat yang ikhlas akan menjadikan hubungan suami istri lebih berkah, harmonis, dan mendekatkan pasangan kepada Allah. Islam mengingatkan bahwa adab batiniah dan lahiriah dalam interaksi intim adalah bagian dari mu’asyarah bil ma’ruf, yakni pergaulan yang baik penuh kasih sayang dan ketakwaan. 

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Rabu (2/7/2025).  

Doa Berhubungan Suami Istri dalam Islam 

Berikut ini terdapat beberapa bacaan doa berhubungan suami istri dalam Islam yang bisa anda amalkan, yakni: 

1. Doa Sebelum Berhubungan 

Sebelum berhubungan suami istri, dianjurkan untuk membaca doa di bawah agar dilindungi dari gangguan setan. Berikut ini bunyinya: 

بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا 

Arab Latin: Bismillah, allahumma jannibnaassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami." 

2. Doa Saat Mengeluarkan Air Mani 

Kemudian, ketika mengeluarkan air mani, suami dapat membaca doa di bawah ini. Doa tersebut dapat dibaca karena seorang Islam mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas penciptaan air mani. Berikut ini bunyinya: 

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا 

Arab Latin: Alhamdu lillaahi dzdzii khalaqa minal maa i basyaraa. 

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan manusia dari air mani." 

3. Doa Setelah Berhubungan 

Setelah berhubungan suami istri, diakhiri dengan membaca doa di bawah sebagai rasa syukur kepada Allah SWT. Doa ini juga mengingatkan pasangan suami istri bahwa Allah SWT adalah sumber kekuatan dan pertolongan. Berikut ini bunyinya: 

مَاشَاءَ اللَّهُ، لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ 

Arab Latin: Masya Allah, laa quwwata illa billah. 

Artinya: Maha suci Allah, tidak ada daya kecuali dengan pertolongan Allah. 

Selain itu, juga bisa membaca doa setelah berhubungan dengan lafadz: 

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا 

Arab Latin: Alhamdu lillaahi dzdzii khalaqa minal maa i basyaraa. 

Artinya: “Segala puji bagi Allah SWT yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).” 

Adab dan Etika Berhubungan Suami Istri 

1. Mandi dan Berwudhu 

Sebelum melakukan jimak, ada baiknya suami-istri mandi membersihkan badannya dan menggunakan wewangian. Dengan demikian hal itu akan menambah gairah seksual. Bau badan harus dihindari karena dapat menurunkan gairah seksual. 

2. Membaca Doa Sebelum Berhubungan 

Membaca doa berhubungan sebelum melakukan hubungan intim sangat dianjurkan agar terhindar dari gangguan setan, terutama pada keturunan yang mungkin lahir dari hubungan tersebut. Rasulullah SAW bersabda: 

"Jika salah seorang di antara kalian hendak menggauli istrinya, hendaklah ia membaca doa. Jika ditakdirkan dari hubungan itu seorang anak, maka anak itu tidak akan diganggu setan selamanya." (HR. Bukhari, no. 141, dan Muslim, no. 1434) 

3. Lakukan dengan Lemah Lembut dan Tidak Tergesa-Gesa 

Islam menganjurkan suami untuk memperlakukan istrinya dengan penuh kasih sayang dan kelembutan, tidak terburu-buru, serta memperhatikan kenyamanan dan kesiapan pasangannya. Rasulullah SAW bersabda: 

“Janganlah salah seorang di antara kalian mendatangi istrinya seperti binatang, hendaklah ada pendahuluan seperti ciuman dan kata-kata.” (HR. Ad-Dailami dan Abu Ya'la, sanad hasan) 

4. Tidak Berpakaian yang Menutup Tubuh 

Di antara etika jimak antara suami dan istri lainnya adalah suami tidak menyetubuhi istrinya dalam kondisi berpakaian. Suami sebaiknya melepas semua pakaian, tetapi tidak harus telanjang bulat dan hendaknya mereka menutupi tubuh dengan selimut. 

5. Tidak Menggauli di Waktu yang Dilarang 

Islam melarang hubungan suami istri saat istri sedang haid atau nifas. Hubungan tetap halal, tapi ada waktu-waktu yang dilarang untuk menjaga kesehatan dan kesucian. Sebagaimana dalam surat Al-Baqarah ayat 222, yang artinya: 

“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: ‘Itu adalah sesuatu yang kotor.’ Maka jauhilah wanita di waktu haid dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci” (QS. Al-Baqarah: 222) 

6. Mandi Janabah Setelahnya 

Setelah selesai berhubungan, wajib mandi janabah (mandi besar) agar kembali dalam keadaan suci dan boleh melaksanakan ibadah seperti shalat atau membaca Al-Qur’an. Allah SWT berfirman: 

“Dan jika kalian junub, maka bersucilah (mandilah).” (QS. Al-Maidah: 6) 

7. Diperbolehkan Bermain dan Bercumbu 

Hubungan suami istri tidak harus selalu penetratif. Dalam Islam, bermain-main dan bercumbu termasuk bentuk kasih sayang yang dianjurkan. ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: 

"Rasulullah SAW biasa mencium dan bercumbu dengan salah satu istrinya lalu beliau mandi dan shalat." (HR. Bukhari no. 192 dan Muslim no. 303) 

8. Tak Boleh Berhubungan Lewat Dubur 

Dubur bukanlah tempat yang baik untuk berhubungan suami istri, melainkan tempat pembuangan kotoran. Rasulullah SAW melarang umatnya melakukan hubungan dengan pasangan sahnya melalui dubur, sebagaimana hadis berikut: 

Dari Abi Hurairah Radhiallahu'anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wasallam bersabda, "Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya." (HR Ahmad, Abu Daud dan An Nasai)  

QnA Seputar Doa Berhubungan Suami Istri 

Q: Apa tujuan membaca doa sebelum berhubungan suami istri? 

A: Tujuan utamanya adalah memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan setan, serta agar hubungan tersebut membawa berkah dan keturunan yang dijauhkan dari pengaruh buruk. 

Q: Apa hukum membaca doa sebelum berhubungan suami istri? 

A: Hukumnya sunnah muakkadah (sangat dianjurkan). Rasulullah SAW mencontohkan hal ini sebagai bagian dari adab sebelum melakukan hubungan intim. 

Q: Apa manfaat membaca doa berhubungan menurut hadis? 

A: Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa jika pasangan membaca doa sebelum berhubungan, lalu dikaruniai anak dari hubungan tersebut, maka anak itu tidak akan diganggu oleh setan selamanya. 

Q: Apakah doa berhubungan harus dibaca keras-keras? 

A: Tidak. Doa dapat dibaca dalam hati atau dengan suara pelan. Yang terpenting adalah niat yang ikhlas dan menyebut nama Allah sebelum memulai hubungan. 

Q: Bagaimana jika lupa membaca doa berhubungan? 

A: Tidak berdosa, karena doa ini bukan syarat sah hubungan suami istri. Namun, keutamaannya akan terlewatkan. Karena itu, sebaiknya dibiasakan agar tidak lupa. 

Q: Apakah ada doa setelah berhubungan suami istri? 

A: Tidak ada doa khusus dari Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan secara spesifik setelah berhubungan. Namun, dianjurkan untuk segera mandi junub dan berdzikir atau beristighfar. 

Q: Apakah doa berhubungan bisa diamalkan oleh semua pasangan yang sah secara syariat? 

A: Ya. Doa ini berlaku untuk semua pasangan Muslim yang sah menurut hukum Islam, sebagai bentuk sunnah dalam menjaga hubungan rumah tangga yang islami. 

Q: Apakah doa ini berlaku setiap kali berhubungan? 

A: Ya, sangat dianjurkan untuk dibaca setiap kali akan melakukan hubungan suami istri, bukan hanya saat mengharap keturunan, tetapi juga sebagai perlindungan dari setan.