Liputan6.com, Jakarta Keterbatasan fisik, jarak, atau kondisi darurat seringkali menghalangi kita untuk melaksanakan shalat Idul Adha berjamaah di masjid atau lapangan. Namun, jangan khawatir, shalat id tetap bisa dilaksanakan dengan khusyuk di rumah.
Bagi Anda yang tetap ingin melaksanakan shalat Idul Adha tapi tidak bisa pergi ke masjid maupun ke lapangan, Anda tetap bisa melaksanakannya secara munfarid (sendiri) sesuai tuntunan mazhab Syafi'i, Kami akan membahas secara lengkap tata cara shalat Idul Adha sendiri di rumah, mulai dari niat hingga gerakan, dilengkapi dengan bacaan Arab, Latin, dan artinya.
Advertisement
Dengan memahami tata cara shalat Idul Adha sendiri di rumah, Anda tetap dapat merayakan hari raya kurban dengan penuh makna. Mari simak panduan lengkap berikut ini tentang hukum, waktu pelaksanaan, dan langkah-langkahnya, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (10/6/2025).
Hukum & Waktu Shalat Idul Adha Sendiri
Shalat Idul Adha memiliki hukum sunnah muakkad, yang berarti sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh seluruh umat Islam yang berakal, baligh, dan mampu. Idealnya, shalat ini dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka sebagai simbol persatuan umat.
Namun, jika ada halangan untuk melaksanakan shalat Idul Adha secara berjamaah, ulama sepakat bahwa shalat ini boleh dilakukan sendiri di rumah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Muzani dari Imam Syafi'i, bahwa jika ada halangan dalam pelaksanaan sholat Id, sebagian besar ulama memilih untuk melaksanakannya sendiri di rumah. Ulama Syafi'iyyah membolehkan shalat Id munfarid jika ada uzur.
Waktu pelaksanaan shalat Idul Adha dimulai sejak matahari setinggi tombak, yakni sekitar 20 menit setelah matahari terbit, hingga sebelum masuk waktu Zuhur pada tanggal 10 Dzulhijjah. Penting untuk diingat, jika waktu tersebut terlewat, shalat Idul Adha tidak perlu diqadha.
Dengan demikian, pastikan Anda melaksanakan shalat Idul Adha di rumah pada waktu yang tepat agar ibadah Anda sah dan bernilai pahala.
Advertisement
Persiapan Sebelum Shalat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3992315/original/063152400_1649689564-pexels-michael-burrows-7129609.jpg)
Sebelum melaksanakan tata cara shalat Idul Adha sendiri di rumah, ada beberapa sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan. Pertama, mandilah terlebih dahulu. Kedua, kenakanlah pakaian terbaik yang Anda miliki. Ketiga, gunakan wewangian agar ibadah semakin khusyuk.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca takbir sejak waktu Subuh hingga shalat Idul Adha dimulai. Mengumandangkan takbir akan menambah kekhusyukan dan mengingatkan kita akan kebesaran Allah SWT.
Adapun syarat sah shalat Idul Adha sama dengan shalat pada umumnya, yaitu suci dari hadas besar dan kecil, menutup aurat dengan benar, serta menghadap kiblat. Pastikan semua syarat ini terpenuhi sebelum Anda memulai shalat.
Dengan mempersiapkan diri secara lahir dan batin, diharapkan ibadah shalat Idul Adha yang Anda laksanakan di rumah dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.
Tata Cara Lengkap & Bacaan per Gerakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5167236/original/025939700_1742345959-pexels-gabby-k-5996991.jpg)
Berikut adalah panduan lengkap tata cara shalat Idul Adha sendiri di rumah, dilengkapi dengan bacaan di setiap gerakan:
A. Rakaat Pertama
1. Niat
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil adlḥâ rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta’ala."
2. Takbiratul Ihram
Mengangkat tangan sambil membaca: "Allāhu Akbar".
3. Doa Iftitah
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَبِذٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Allāhu akbar kabīrā, walḥamdu lillāhi kathīrā, wa subḥānallāhi bukratan wa aṣīlā. Wajjahtu wajhiya lilladhī faṭaras samāwāti wal-arḍa ḥanīfam muslimaw wa mā ana minal-mushrikīn. Inna ṣalātī wa nusukī wa maḥyāya wa mamātī lillāhi rabbil-‘ālamīn, lā sharīka lahū wa bidzālika umirtu wa ana minal-muslimīn.
4. 7x Takbir Tambahan
Di antara takbir membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subḥānallāhi wal-ḥamdu lillāhi wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.
Artinya: "Mahasuci Allah, segala puji bagi-Nya, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."
5. Baca Al-Fatihah & Surat Pendek
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (١) الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٢) الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (٣) مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (٤) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (٥) اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (٦) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ (٧)
Membaca Surat Al-A'la (dianjurkan) Membaca surat Al-A'la secara lengkap dari ayat 1-19.
6. Rukuk, I‘tidal, Sujud
Melakukan rukuk dengan membaca tasbih:
سُبْحَانَ رَبِّي الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
"Subhâna rabbiyal 'azhîmi wa bihamdih."
Kemudian I'tidal dengan membaca:
رَبَّنَا لَك الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْت مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
"Rabbanâ lakal hamdu mil'as samâwâti wa mil'al ardhi wa mil'a mâ syi'ta min syay'in ba'du."
Dilanjutkan dengan sujud sambil membaca:
سُبْحَانَ رَبِّي الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
"Subhâna rabbiyal a'lâ wa bihamdih."
Duduk di antara dua sujud
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي
"Rabbighfir lî, warhamnî, wajburnî, warfa'nî, warzuqnî, wahdinî, wa 'âfinî, wa'fu 'annî."
Sujud kedua dan berdiri untuk rakaat kedua
B. Rakaat Kedua
1. 5x Takbir Tambahan
Bacaan antar takbir sama dengan rakaat pertama.
2. Baca Al-Fatihah & Surat Pendek
Membaca Surat Al-Fatihah secara lengkap.
Membaca Surat Al-Ghasyiyah (dianjurkan)
Membaca Surat Al-Ghasyiyah secara lengkap dari ayat 1-26.
3. Rukuk, Sujud, Tasyahud Akhir
Melakukan rukuk dengan membaca tasbih, I'tidal, dan sujud seperti pada rakaat pertama.
4. Tasyahud Akhir
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ، السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ...
"At-tahiyyâtul mubârakâtush shalawâtuth thayyibâtu lillâh..."
5. Salam
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
As-salāmu ‘alaikum wa raḥmatullāh.
Advertisement
Catatan Penting
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990637/original/031213000_1730716646-tata-cara-sholat-hajat.jpg)
Perlu diingat, dalam tata cara shalat Idul Adha sendiri di rumah, tidak ada kewajiban untuk melaksanakan khutbah setelah shalat, berbeda dengan shalat berjamaah di masjid atau lapangan.
Namun, sebagai tambahan, Anda tetap dianjurkan untuk mendengarkan khutbah secara online atau membaca doa-doa setelah shalat. Hal ini bertujuan untuk menambah ilmu dan memperdalam makna dari ibadah yang telah Anda lakukan.
Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat melaksanakan shalat Idul Adha sendiri adalah menambah jumlah takbir dari yang seharusnya, atau melaksanakan shalat setelah waktu Zuhur tiba. Hal ini dapat menyebabkan shalat menjadi tidak sah.
Oleh karena itu, pastikan Anda memahami dengan baik tata cara shalat Idul Adha sendiri di rumah agar ibadah Anda sah dan diterima oleh Allah SWT.
Shalat Idul Adha sendiri di rumah tetap bernilai pahala jika dilakukan sesuai tuntunan. Persiapkan diri sejak pagi, ikuti panduan di atas, dan rahmat Allah menyertai ibadahmu!
FAQ Seputar Shalat Idul Adha Sendiri
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar pelaksanaan shalat Idul Adha sendiri:
Q: Apakah shalat Idul Adha sendiri sah?
A: Sah menurut mazhab Syafi‘i, Malik, dan Hanbali jika ada uzur (sakit, hujan, dll).
Q: Bolehkah wanita haid mengikuti?
A: Tidak wajib, tapi boleh mendengarkan takbir atau berzikir.
Q: Bagaimana jika lupa jumlah takbir?
A: Lanjutkan shalat, dan lakukan sujud sahwi sebelum salam.
Q: Apa yang dibaca setelah shalat?
A: Dianjurkan baca tasbih, tahmid, dan doa khusus Idul Adha.
Q: Bolehkah shalat Id di rumah tanpa uzur?
A: Makruh jika mampu ke masjid, kecuali kondisi darurat.
Dengan memahami tata cara shalat idul adha sendiri di rumah, ibadahmu tetap khusyuk meski dalam kesederhanaan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051591/original/000650000_1657289366-IMG_20220526_150737_149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2707768/original/015139900_1547813879-sholat_jamak.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571890/original/029692900_1782526551-000_B8H338Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571665/original/074668100_1782526250-063_2283504461.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260726/original/045162900_1781650279-Mohammad_Mohebi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260101/original/022902800_1781568480-063_2281783911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7831469/original/012176400_1780651630-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_13.01.18__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7239408/original/049205600_1780024133-5808621281987571588.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675134/original/082353600_1780469988-1000336312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7517869/original/075662500_1780290249-Cara_Menghilangkan_Bau_Daging_di_Freezer_Usai_Idul_Adha.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7516880/original/051039500_1780289122-Untitled3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7239877/original/052325600_1780024780-17674852802150296434.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7147268/original/077510400_1779935388-5.jpg)