Liputan6.com, Mataram - Sebuah plang atau petunjuk arah terpampang di jalanan Taman Udayana Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Plang tersebut bertuliskan, 'Tempat Wisata TGH Ahmat Tretetet'. Siapapun yang melihat plang tersebut pasti penasaran dan bertanya siapa TGH Ahmat Tretetet dan bagaimana bentuk tempat wisata tersebut.
Setelah berkeliling dari gang ke gang, ternyata tempat wisata yang dimaksud adalah makam seorang ulama bernama Syekh Tuan Guru Haji (TGH) Ahmat Tretetet. Makam tersebut terletak di pemakaman umum Karang Mas, Dusun Karang Kelok, Kota Mataram, Lombok, NTB, seperti penelusuran Liputan6.com pada 16 Juni 2015 dan dituliskan Kamis (18/6/2015).
Suasana sepi dan sunyi menyelimuti makam tersebut. Tampak dari luar, sebuah bangunan biru berbentuk rumah berdiri tegak di tengah-tengan makam. Bangunan tersebut memiliki 4 jendela dan satu pintu berwarna kuning emas.
Di bagian samping bangunan tersebut, terdapat sebuah papan putih bertuliskan 'Makam DT Assyaekh TGH Ahmat Tretetet Bin TGH Umar Kelayu Lotim, Wafat pada hari Kamis 19-12-1985 M/7 Rabiul Akhir 1406 H.'
Bangunan tersebut dikelilingi tembok setinggi 1 meter, sementara di bagian halaman depan terdapat beberapa kuburan tua. Sayang, suasana bagian dalam bangunan itu tidak bisa terlihat karena dalam keadaan tertutup dan terkunci.
Seorang perempuan tua yang tengah duduk di depan pintu gerbang makam menjelaskan, di dalam bangunan tersebut terdapat makam Syekh Ahmad dan sebuah foto miliknya yang terpampang di dinding makam.
Tak jauh dari sana, berdiri sebuah rumah milik Haji Fauzi, kepala lingkungan yang bertugas menjaga dan mengawasi makam. Menurut Fauzi, dia tidak mengenal persis siapa sosok Syekh Ahmat Tretetet itu. Namun dari berbagai sumber yang di dapat, diketahui bahwa Syekh Ahmat adalah seorang ulama.
"Beliau adalah ulama dan orang soleh. Beliau selalu membantu orang-orang yang membutuhkan. Beliau juga sangat akrab sama anak-anak dan ramah dengan siapapun," tutur Fauzi saat ditemui Liputan6.com di kediamannya di Mataram.
Fauzi menjelaskan, nama asli Syekh TGH Ahmat Tretetet adalah Syekh Ahmat, sedangkan nama 'Tretetet' adalah julukan. Konon, setiap kali dia berbicara selalu mengeluarkan kata 'tret tet tet'. "Karena itulah beliau disebut dengan nama Syekh Ahmat Tretetet," tutur Fauzi. Â
Selain itu, sambung Fauzi, dalam kehidupan sehari-hari Syekh Ahmat Tretetet dikenal sebagai orang yang ramah dan diakui memiliki ilmu dan karomah. Kebiasaannya adalah meminta sedekah kepada orang-orang yang mampu untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
Jika permintaannya ditolak, maka harta orang tersebut tidak berkah dan kadang menjadi bala bagi pemiliknya.
Konon, sebuah desa dilanda kebakaran hebat karena warganya tidak memberikan sedekah kepada sang Syekh. "Beliau dipercaya memiliki karomah, karena itu hampir dari seluruh penjuru Lombok bahkan dari Pulau Jawa sering datang berziarah ke makam Syekh Ahmat Tretetet ini," ujar Fauzi.
Â
Menurut warga setempat, setiap hari apalagi menjelang Ramadan dan Lebaran, ratusan peziarah datang ke makam Syekh Ahmat Tretetet. Banyak peziarah yang bermalam di makam tersebut untuk berdzikir dan berdoa semalam suntuk hingga pagi. (Sun/Ndy)
Â
Kisah Desa Hangus Terbakar dan Karomah Syekh Ahmat Tretetet
Setiap hari, apalagi menjelang Lebaran, ratusan peziarah datang ke makam Syekh Ahmat Tretetet berharap dapat karomah.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/904029/original/018858600_1434599355-makam_TGH_Ahmat_Tretetet.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
- Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
- Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361803/original/099544000_1790748121-Cek_fakta_Bantuan_sembako.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539434/original/056891000_1774600557-SPPI_koperasi_desa_merah_putih.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262967/original/037733000_1781854981-publikasi_1781853751_6a34ee37ba05e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309617/original/031426800_1785232355-eb73f19f-57fc-4f3f-a6d4-06cf9d046625.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8547170/original/093737600_1782489095-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_21.04.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2208427/original/036977300_1525940688-20180504-Ramai-Ramai-Umrah-Sambut-Ramadan-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4794498/original/094041800_1712230691-20240404-Harga_Bahan_Pangan_Naik-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5454884/original/058290100_1766579884-Menhub_Dudy_Purwagandhi-24_Desember_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1736918/original/048236900_1507776245-planning-hero-720x240.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551639/original/014519400_1775732129-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026c.jpeg)