Liputan6.com, Jakarta - Papua merupakan provinsi yang paling Timur, tapi sebagai bagian dari Indonesia, wilayah tersebut pembangunannya berbeda jauh dengan wilayah yang dekat Ibukota. Agar tak ada diskriminasi yang dirasakan warga Papua, PKB mengusulkan kementerian baru untuk mengurus Papua.
"PKB mengusulkan Kementerian Percepatan Pembangunan Papua. Dulu ada percepatan pembangunan Indonesia Timur, tapi tidak optimal," jelas Ketua DPP PKB Marwan Jafar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/9/2014).
Kementerian Percepatan Pembangunan di Papua itu nantinya akan menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Dana itu pun jumlahnya tak sedikit.
"Dana Otsus lebih dari Rp 8 triliun, maka baiknya dikelola kementerian. Dana ini sudah melebihi kementerian lain," ungkapnya.
Marwan menjelaskan, dana tersebut jauh di atas kementerian lainnya, seperti Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebesar Rp 4,7 triliun, Kementerian Perumahan Rakyat Rp 7,2 triliun, Kementerian UKM dan Koperasi Rp 1 triliun, dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal Rp 1,2 triliun.
Dengan dana di atas beberapa kementerian itu, seharusnya percepatan pembangunan di Papua akan terealisasi dengan baik. Dibentuk kementerian juga untuk mengawasi dana dikelola dengan baik.
"Kalau ini dilakukan dengan baik, bisa dihindari kebocoran-kebocoran dana otsus itu. Selama ini banyak kebocoran. Dana digelontorkan tapi masyarakat Papua gini-gini saja," tandas Marwan.
PKB Usul Pembentukan Kementerian Percepatan Pembangunan Papua
Kementerian Percepatan Pembangunan di Papua itu nantinya akan menggunakan Dana Otonomi Khusus. Dana itu pun jumlahnya tak sedikit.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/653876/original/marwan%20PKB.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)