Hatta Rajasa: Politisi Jadi Menteri Belum Tentu Tak Profesional

Banyak yang beranggapan, politisi yang menempati posisi menteri, kurang kompeten di bidangnya.

Diterbitkan 22 April 2014, 04:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Banyak yang beranggapan, politisi yang menempati posisi menteri, kurang kompeten di bidangnya. Menteri-menteri politisi itu dinilai cuma untuk menuntaskan jatah koalisi saat pilpres.

Hal inilah yang disebut-sebut Jokowi bakal dihilangkannya jika terpilih jadi presiden. Namun hal itu dibantah Menko Perekonomian sekaligus Ketum PAN Hatta Rajasa. Menurutnya, setiap menteri yang dipilih adalah orang yang profesional dan memiliki kemampuan.

"Jangan dibedakan, antara politik profesional," kata Hatta di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2014).

Menurutnya, anggapan demikian dapat membuat preseden buruk bagi politisi yang menempati posisi menteri. Hatta mengatakan, banyak pula politisi yang profesional.

"Seakan-akan kader politik tidak profesional. Non politisi ada juga yang tidak profesional, politisi ada juga yang tidak profesional. Tapi jangan dibedakan antara profesional dan politisi," lanjutnya.

Dirinya mengaku tidak tahu secara mendalam konsep kabinet profesional yang akan dibentuk PDIP. Sebab, sampai saat ini belum ada kesepakatan koalisi antara PAN dan PDIP.

"Saya belum tahu seperti apa. Tapi, semua menteri harus ahli dong, masa menteri nggak ahli," tutur Hatta.

Di sisi lain, Hatta juga menilai, ideologi partai kini sudah tak penting lagi untuk dijadikan bahan pertimbangan membentuk koalisi. Menurutnya yang penting adalah kebersamaan.

"Intinya semua parti jangan membedakan ideologi, tapi yang paling penting dibutuhkan kebersamaan besar karena tantangan yang dihadapi pemerintahan di 2014-2019 ini jauh lebih besar dari tahun ini atau ahun 2009 lalu," ujarnya.

"Saya yakin semua partai pasti ideloginya satu, pancasila. Sisi-sisi bagaimana membangun bangsa dan menghadapi tantangan bangsa kedepan itu yang harus dipikirkan," pungkas Hatta.

  • Politikus, mantan menteri kabinet Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua PAN, Calon Wakil Presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto.
    Politikus, mantan menteri kabinet Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua PAN, Calon Wakil Presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto.
    Hatta Rajasa
  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi